Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 240


__ADS_3

Gio mengambil kunci mobilnya dari tangan supir keluarga nya dan ia pun berkata kepada supir tersebut.


"Mana kunci saya. "Ucap gio kepada supir nya.


"Ini den, emang engga mau di antar saja sama saya. "Ucap supir keluarga gio.


"Engga usah mang biar aku aja yang nyupir sendiri. "Ucap gio.


"Yasudah kalau mau aden kaya gitu."Ucap supir keluarga gio.


"Iya mang saya duluan yah. "Ucap gio yang tidak biasanya.


"Iya den hati-hati di jalan. "Ucap mang ujang supir pribadi keluarga nya.


Gio sudah keluar dari gerbang rumah nya dan ia pun berjalan ke arah kantor nya.


Di Rumah Gisha.


Gisha sudah selesai sarapan nya ia sudah pamit ke ibu nya juga dan ia pun berangkat dengan kendaraan nya ,di sepanjang jalan gisha sangat menikmati perjalanan nya di kantor. Tak lama kemudian gisha sudah sampai di kantor, gisha sudah turun dari mobil nya ia pun berjalan ke arah gendung kantor saat gisha berjalan rena menyapa gisha.


"Hay gisha. "Ucap rena.


"Hay tumben udah ada di kantor aja. "Ucap gisha.


"Oh iya dong masa sih gue telat mulu kalau telat mulu yang ada gajih gue di potong dong. "Ucap rena.


"Hmm iya juga sih. "Ucap gisha.


"Kaya nya loh sibuk banget ya waktu kemarin-kemarin? "Tanya rena kepada gisha.


"Ya biasa lah ren, nama nya juga kerjaan. "Jawab gisha.


"Iya sih sama gue juga. "Ucap rena.


Saat gisha dan rena sudah berada di depan lift tiba-tiba ada gio di belakang gisha dan rena, saat rena sudah menekan tombol lift dan lift pun terbuka gisha dan rena masuk ke dalam dan di susul oleh gio.


"Pagi pak. "Ucap rena dan gisha berbarengan karena kaget bisa ada gio di situ dan satu lift pula.


"Pagi juga. "Jawab gio tersenyum manis.


Di dalam lift mereka bertiga hanya diam saja, rena hanya menarik tangan gisha sambil berbicara pelan kepada gisha biar gio tak mendengar nya.


"Mimpi apaan gue semalam ko bisa satu lift gini sama pak gio. "Ucap rena dengan nada pelan kepada gisha.


"Mimpi ketiban duren loh. "Ucap gisha.


"Yaelah eluh mah. "Ucap rena.


"Jangan banyak ngomong luh nanti pak gio denger lagi. "Ucap gisha.


"Biarin lah, ah ganteng banget sih. "Ucap rena sambil tersenyum melihat gio yang ada di hadapannya.


"Lah ini anak kenapa lagi, tuh bentar lagi luh turun. "Ucap gisha yang mengingatkan rena karena bentar lagi sampai di ruang nya.


"Yah padahal gue masih mau memandang pak gio. "Ucap rena.


Ting suara lift pun berbunyi dan itu tanda bahwa sudah berada di lantai yang tadi sudah pencet oleh rena, dan akhirnya rena pun keluar dari lift tersebut.


"Permisi pak saya duluan yah. "Ucap rena kepada gio.

__ADS_1


"Oh iya silahkan. "Jawab gio dan tersenyum.


"Sha saya duluan yah. "Ucap rena kepada gisha.


"Iya ren. "Ucap gisha.


Rena sudah keluar dari lift tersebut di dalam lift tinggal ada gisha dan gio saja, gio pun mengomel kepada gisha karena waktu pagi ia tidak mendapatkan pesan dari gisha.


"Tadi ke mana aja pas di rumah ko engga ngirim pesan sih?. "Tanya gio yang berdiri di hadapan gisha.


"Emang harus yah setiap pagi mengirim pesan. "Jawab gisha.


"Ya harus seengganya ucapin selamat pagi ke. "Ucap gio.


"Yaudah sekarang aja yah selamat pagi bapak gio yang super duper nyebelin. "Ucap gisha.


"Ko gitu sih ngucapin nya. "Ucap gio.


"Terus mau kaya gimana? "Tanya gisha.


"Apakah harus saya ajarin. "Ucap gio yang menggoda gisha.


"Apaan sih pak ini di kantor loh. "Ucap gisha.


"Kalau sekali lagi bilang pak saya cium kamu. "Ucap gio yang terus mendekati gisha.


"Iya iya engga deh cukup tadi aja, tapi kan ini masih daerah kantor jadi maklumi yah. "Ucap gisha.


"Okeh tapi kalau di luar kantor awas aja bilang kaya gitu. "Ucap gio.


"Iya engga bakalan ko. "Ucap gisha.


Ting suara lift berbunyi itu tandanya mereka sudah berada di lantai atas dan lift pun terbuka, gisha menginjak kaki gio biar ia tidak berhadapan dengan gisha karena pasti bakalan ada saja yang melihat mereka. Gisha dan gio keluar dari lift gio berajalan sambil menahan sakit di kaki nya gio sangat kesal karena gisha mengijak kaki nya.


"Awas aja kamu nanti. "Ucap gio di belakang gisha.


"Apa!"Ucap gisha.


Gio langsung ke ruangan nya begitu pun dengan gisha ia pergi ke ruangan nya, setelah mereka berdua di ruangan nya masing-masing gisha sudah memulai pekerjaan nya. Radit baru saja datang ke kantor dan ia pun menyapa gisha.


"Selamat pagi sha."Ucap radit kepada gisha.


"Pagi pak radit. "Jawab gisha sambil tersenyum.


"Rajin banget udah ada di sini aja. "Ucap radit.


"Iya harus lah pak apa lagi kerjaan numpuk kaya gini. "Ucap gisha.


"Iya juga sih, oh ya gio udah datang belum? "Tanya radit kepada gisha.


"Udah pak tadi datang nya hampir bareng sama saya. "Jawab gisha.


"Tumben pagi-pagi udah di kantor aja tuh anak. "Ucap radit .


"Kenapa pak mau menemui pak gio?. "Tanya gisha.


"Hehe engga deh, nanti kalau nemuin dia yang ada saya lagi yang kena omel. "Ucap radit.


"Iya juga sih pak. "Ucap gisha sambil tersenyum.

__ADS_1


"Saya keruangan dulu yah. "Ucap radit.


"Iya pak. "Jawab gisha.


Radit berjalan menuju ke ruangan nya, saat sudah di ruang nya radit langsung mengerjakan pekerjaan nya. Saat gisha sedang bekerja tiba-tiba telepon pun berdering.


"Kring kring kring... "Telepon berdering.


"Hallo selamat pagi dengan saya gisha ada yang bisa saya bantu. "Ucap gisha yang sudah mengakat telepon.


"Keruangan saya sekarang. "Ucap gio.


"Ada perlu apa yah pak?"Tanya gisha yang sedang fokus ke komputer nya.


"Bawakan dokumen yang dari kantor cabang buat saya. "Ucap gio.


"Baik pak sebentar. "Ucap gisha.


"Iya cepetan. "Ucap gio.


"Nut nut. "Gio menutup telepon nya.


Gio sudah menutup telepon nya,gisha langsung mencari dokumen tersebut setelah gisha sudah menemukan dokumen tersebut ia pun pergi ke ruangan gio.


"Tok tok tok. "Gisha mengetuk pintu,sambil membuka sedikit pintu nya.


"Masuk. "Ucap gio.


Gisha masuk ke dalam dan membawakan dokumen yang di minta oleh gio.


"Ini pak dokumen yang di minta bapak tadi. "Ucap gisha.


"Sini. "Ucap gio yang mengambil dokumen nya lalu malah memeluk gisha.


"Lepasin engga ini tuh lagi di kantor tau. "Ucap gisha.


"Ya engga apa-apa ini kantor saya ini, ya saya bebas dong mau ngelakuin apa aja. "Ucap gio yang memeluk erat gisha.


"Jangan gitu dong bukan nya kamu udah janji kan ke aku. "Ucap gisha.


"Sekali ini aja masa engga boleh sih peluk pacar sendiri. "Ucap gio.


"Masalah nya takut ada yang liat kan. "Ucap gisha.


"Ya engga apa-apa. "Ucap gio.


Gio masih memeluk gisha entah kenapa baru saja kemarin saja engga ketemu berasa kangen terus, radit keluar dari ruang nya sambil membawa beberapa dokumen yang akan di berikan kepada gio namun radit akan menyuruh gisha untuk mengantarkan nya gio.Saat radit berada di ruangan gisha malah gishanya tidak ada di rungan nya.


.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺🙏**

__ADS_1


__ADS_2