Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 309


__ADS_3

Di dalam mobil radit dan lala pun mengobrol mereka berdua mengobrol kan gisha, karena menurut radit gisha itu lucu ngidam nya masa ngidam pengen nyuri buah mangga orang.


"Gisha itu lucu yah plus bar-bar sekali. "Ucap radit.


"Dari dulu juga kaya gitu si gisha mah, dari jaman kuliah aja udah kaya gitu. "Ucap lala.


"Lah masa keliatan nya gisha itu aga kalem menurut aku. "Ucap radit.


"Itu cuman depan nya aja belakang nya beuh, aku juga sebagai sahabat nya baru tau haha. "Ucap lala sambil tertawa.


"Tapi iya sih yang di katakan kamu tadi, waktu gisha permata kerja di perusahaan gio aja dia yang paling galak di banding gio. "Ucap radit mengenang masa lalu.


"Oh yang itu,iya aku tau sampai tiap hari dia curhat tenang gio, sampai bosen aku denger nya juga. "Ucap lala.


"Pada akhirnya mereka jadi jodoh juga yah. "Ucap radit.


"Iya yang awal nya selalu berantem terus, eh malah jodoh dan satu lagi gisha beruntung mempunyai mertua kaya pak gunawan dan bu ana mereka sangat baik. "Ucap lala.


"Pak gunawan dan bu ana memang baik mereka berdua tidak membeda kan kasta dengan siapa pun, menurut mereka berdua semua sama saja. "Ucap radit.


"Iya yah engga kaya orang tua aku selalu saja memandang kasta. "Ucap lala dengan lirih.


"Engga gitu yang maksud aku. "Ucap radit yang tidak enak.


"Engga apa -apa ko emang kenyataan nya kaya gitu. "Ucap lala.


"Maaf yah. "Ucap radit.


"Minta maaf buat apa? "Tanya lala.


"Buat perkataan aku tadi. "Ucap radit.


"Udah lah engga usah di bahas, mending kita bahas masa depan kita aja gimana. "Ucap lala yang mengalih kan pembicaraan.


"Emang mau masa depan sama aku? "Tanya radit.


"Ya mau lah siapa sih yang engga mau sama orang kaya kamu. "Ucap lala.


"Hehe, kita makan yuk kamu pasti laper kan. "Ucap radit.


"Ayo mau makan apa. "Ucap lala.


"Makan apa aja yang penting sama kamu. "Ucap radit aga gombal.


"Ihh dasar gombal. "Ucap lala.


Mereka pun ke suatu tempat untuk mengisi perut mereka karena sudah lapar, tak lama kemudian lala dan radit mampir di sebuah makanan kaki lima mereka akan makan di sana.


Di rumah gio


Gisha sudah mandi karena tadi ia sudah lari jadi gisha memutuskan untuk mandi, gio baru masuk ke kamar nya.


"Udah segar aja kamu sayang. "Ucap gio.


"Iya dong aku kan habis mandi tadi. "Ucap gisha.

__ADS_1


"Eh kenapa mandi nya engga nungguin aku sih. "Ucap gio.


"Engga ah,aku udah gerah banget jadi mandi duluan. "Ucap gisha.


"Padahal pengen mandi bareng. "Ucap gio.


"Lain kali aja aku lagi engga mood. "Ucap gisha.


"Ishhh ayang mah. "Ucap gio ia pun memeluk gisha.


"Ikhhh kamu mandi dulu gih bau tau belum mandi. "Ucap gisha.


"Yaudah iya aku mandi. "Ucap gio.


Gio melepaskan pelukan nya lalu pergi ke kamar mandi, gisha kembali menyisir rambut nya dan memakai sedikit make up. Tak lama kemudian gio keluar dari kamar mandi ia hanya menggunakan haduk yang melilit di pinggang nya, Dengan rambut yang basah.


"Sudah mandi nya? "Tanya gisha.


"Iya sudah. "Ucap gio.


Gisha mengambil kan baju santai untuk gio dan mengahampiri nya.


"Nih sayang baju nya, mau pake baju dulu apa mau di keringin dulu rambut nya. "Ucap gisha.


"Keringin dulu rambut aku yang. "Ucap gio.


"Yaudah sini. "Ucap gisha.


Gisha mengambil handuk kecil dan mengeringkan rambut gio dengan kedua tangan nya, gio memeluk tubuh gisha sambil mencium perut gisha sambil berbicara.


"Pengen buah mangga muda papah. "Ucap gisha yang menirukan suara nya seperti anak kecil.


"Anak kecil engga boleh makan buah mangga muda, itu asem. "Ucap gio.


"Hahah ada-ada aja kamu, udah nih udah kering rambut nya. "Ucap gisha.


"Yaudah aku ganti baju dulu. "Ucap gio.


Gio pun ganti baju terlebih dahulu, gisha keluar dari kamar nya ia pengen buah mangga yang waktu pagi hasil curian nya. Gisha turun dari kamar dan menuju ke dapur, di dapur ada bu ana yang sedang bikin kue bersama astiten rumah tangga nya.


"Lagi bikin apa mah? "Tanya gisha.


"Ini sayang mamah lagi bikin kue untuk cemilan aja. "Jawab bu ana.


"Oh gitu, oh ya bi buah mangga gisha tadi mana? "Tanya gisha ke astiten rumah tangga nya.


"Ada non mau di kupas sama bibi. "Ucap bi inah.


"Engga usah bi biar gisha aja yang ngupas, kan bibi lagi bantuin mamah. "Ucap gisha.


"Engga apa-apa sha biar bi inah aja yang ngupas buah mangga nya. "Ucap bu ana.


"Engga usah mah, gisha juga bisa ko cuman ngupas doang mah gampil. "Ucap gisha.


"Yaudah kalau gitu mah. "Ucap bu ana.

__ADS_1


"Mah aku ke depan dulu yah, pengen makan buah mangga nya di sana aja. "Ucap gisha.


"Yaudah iya sayang. "Ucap bu ana.


Gisha pun pergi ke depan untuk menikmati buah mangga tadi ia membawa buah mangga dan tempat nya, gio mencari gisha di kamar namun tidak ada wanita itu di kamar nya .Gio turun dari kamar dan menuju ke dapur pasti gisha ada di sana.


"Sayang kamu di mana. "Ucap gio.


"Nyari siapa kamu? "Tanya bu ana.


"Nyari istri aku lah mah, mau nyari siapa lagi masa mau nyari bi inah. "Ucap gio.


"Hah den gio bisa aja nih. "Ucap bi inah.


"Kamu tuh yah emang suka becanda mulu. "Ucap bu ana.


"Ikhh mamah aku tuh serius di mana istir aku? "Tanya gio.


"Lagi di depan tuh, sambil menikmati buah mangga. "Ucap bu ana.


"Yuadah deh aku ke sana ah. "Ucap gio dan gio pun meninggal kan mamah nya dan bi inah.


"Dasar, sama istrinya di tinggal dikit aja udah nyariin. "Ucap bu ana.


"Saking cinta nya kali bu, den gio jadi pengen nempel terus. "Ucap bi inah.


"Iya kali yah, tapi saya bersyukur sih bi. "Ucap bu ana.


"Iya bu. "Ucap bi inah.


Gio sudah berada di depan ia pun melihat gisha sedang duduk sambil makan buah mangga muda yang tadi mereka curi, Gisha begitu menikmati buah mangga tersebut lalu gio duduk di samping gisha.


"Sayang engga asem emang itu buah nya? "Tanya gio.


"Engga yang malah enak tau ."Jawab gisha.


"Kamu mau. "Ucap gisha sambil menyodorkan potongan buah mangga tersebut.


"Engga ah keliatan nya juga asem. "Ucap gio.


"Coba dulu geh, ayo yang cobain dulu. "Ucap gisha yang memaksa gio untuk nyobain buah tersebut.


"Yaudah sini aku cobain. "Ucap gio.


Gisha pun menyuapi potongan mangga ke dalam mulut gio, saat gio mengunyah nyah gio tidak tahan dengan rasa asem buah mangga tersebut.Kenapa gisha bilang enak padahal itu asem sekali gio pun melepehkan buah mangga tersebut karena ia tidak tahan dengan rasa asem nya.


.


.


.


**Happy Reading🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺**

__ADS_1


__ADS_2