
Gisha dan gio menghampiri lala dan radit yang sedang duduk di tepi danau mereka sangat asik sekali mengobrol dan gio pun berbicara.
"Seru sekali ngobrol nya. "Ucap gio.
"Iya ya sampai engga ngajak kita berdua. "Ucap gisha.
"Eh kalian berdua dari mana saja? "Tanya radit.
"Iya kalian pada ke mana sih pas kita ke sini malah engga ada ."Ucap lala.
"Nyari kalian berdua lah yang engga balik-balik. "Ucap gio.
"Eh tau nya lagi asik berduaan. "Ucap gisha.
"Apaan sih orang gue pas ke sini loh udah engga ada. "Ucap lala.
"Lagian loh itu ke kamar mandi apa ke mana sih lama banget. "Ucap gisha.
"Ya kan gue engga tau di sini toilet nya di mana gue nyari toliet engga ketemu-ketemu. "Ucap lala.
"Udah -udah jangan ribut mulu nih kalian berdua minum dulu pasti aus kan. "Ucap radit dan memberikan air ke gisha dan gio.
Gio dan gisha mengambil air dari tangan radit, mereka duduk kembali sambil menatap ke arah danau. Tak lama kemudian lala mengajak gisha untuk pulang karena hari pun sudah mulai petang.
"Sha pulang yuk."Ajak lala ke gisha.
"Ayo lagi pula kita udah lama di sini. "Ucap gisha.
"Baru juga jam berapa sha. "Ucap radit.
"Kita dari pagi loh di sini. "Ucap gisha.
"Yaudah kita pulang aja lagi pula cuaca nya sudah mulai mendung. "Ucap gio.
__ADS_1
"Yaudah ayo. "Ucap radit.
Mereka ber empat naik ke atas dan menaiki sepeda nya mereka ber empat mengayuh sepeda nya, tak lama kemudian mereka sudah berada di depan taman gisha dan lala pun pamit pulang mereka akan mengoes sepeda sampai rumah.
"Kita duluan yah. "Ucap gisha dan lala berbarengan.
"Yakin kalian mau bawa sepeda kalian? ."Tanya radit.
"Iya yakin. "Jawab lala.
"Emang engga cape lumayan loh. "Ucap radit.
"Engga ko dit, lagi pula deket ini ko. "Ucap gisha.
Tiba-tiba gio pun berbicara.
"Bareng aja sama kita. "Ucap gio yang mengajak gisha dan lala untuk bareng.
"Dari sini ke rumah kamu memakan banyak waktu apa lagi naik sepeda. "Ucap gio.
"Ya engga apa-apa pak lagi pula saya naik sepeda bukan jalan kaki. "Ucap gisha.
"Hari sudah mendung yang ada kalian berdua kehujanan kalau naik sepeda. "Ucap gio.
"Bener tuh kata gio, mending ikut kita aja nih liat awan sudah menghitam. "Ucap radit.
"Tapi ia sih kalau kita naik sepeda yang ada kehujanan sha. "Ucap lala.
"Yaudah iya. "Ucap gisha.
Dan akhirnya gisha pun mau ikut dengan gio dan radit mereka berdua memasukan sepeda lipat nya ke bagasi mobil, dan saat masuk ke mobil radit langsung masuk di bagian belakang di susul oleh lala.
"La geser dong. "Ucap gisha ke lala.
__ADS_1
"Mau geser gimana. "Ucap lala.
"Sha di depan aja yah, saya pengen di belakang. "Ucap radit.
"Iya. "Ucap gisha sambil tersenyum.
Gisha pun masuk ke dalam mobil ia duduk di depan bersama gio, biasanya yang nyetri radit sekarang gantian gio yang menyetir. Saat gio masuk ia heran tumben gisha yang duduk di sebelah nya dan gio pun berkata kepada radit.
"Dit tumben loh engga di depan. "Ucap gio.
"Engga ah gue pengen di belakang aja. "Ucap radit.
"Kaya nya ada yang engga mau duduk di sebelah saya pak radit, mending pak radit pindah aja ke depan. "Ucap gisha.
"Engga ko. "Ucap gio.
"Tuh sha dia bilang engga ko jadi lah duduk di situ aja yah,dan satu lagi jangan banyak ngomong kapan berangkat nya. "Ucap radit.
"Ko luh yang ngantur yah. "Ucap gio.
"Ayo kita berangkat. "Ucap radit.
Gio menyalahkan mobil nya lalu maju saat di perjalanan radit hanya diam saja begitu pun dengan lala karena mereka berdua kurang akrab juga, sedang kan gisha ia sangat menikmati perjalanan saat satu putaran dari taman tadi gisha menujuk ke arah kompleks gisha ia memberitahukan gio untuk masuk ke dalam.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**
__ADS_1