
Radit membukakan pintu untuk lala namun lala hanya terdiam ia melihat pemandangan yang sangat tidak enak, radit melihat wajah lala sangat bingung kenapa lala melihat nya seperti itu dan radit mempersilakan lala untuk masuk.
"Silahkan masuk bu lala. "Ucap radit sudah membukakan pintu.
"Khmmm. "Lala hanya berdehem.
Radit sangat bingung dengan respon lala, dan ia pun melihat gio bersama gisha sedang berciuman dan radit langsung repleks menutup mata lala.
"Jangan liat. "Ucap radit yang menutup mata lala.
"Udah keliatan dari tadi juga. "Ucap lala dan melepaskan tangan radit.
"Hmmm ini kantor apa tempat orang pacaran yah. "Ucap lala sambil masuk.
Gisha langsung melepaskan gio dari hadapan nya dan langsung melihat ke arah sumber suara, radit hanya bisa terdiam saja karena ia pun kaget apa yang di lihat tadi.
"Eh la ko eluh ada di sini? "Tanya gisha.
"Kalian punya hubungan apa? "Tanya lala yang mengintrogasi gisha.
"Heh itu anu. "Ucap gisha yang terbata-bata.
"Jelaskan ini semua."Ucap radit.
"Apa yang harus di jelaskan kalian berdua kan sudah liat dengan jelas. "Ucap gio dengan santai.
"Jadi kalian berdua pacaran. "Ucap lala dan radit barengan.
"Suttt jangan kenceng -kenceng ngomong nya. "Ucap gisha yang menutup mulut lala.
"Oh pantes aja eluh aga berubah sikap nya ternyata. "Ucap lala.
"Bukan gitu la gue belum sempet aja cerita sama eluh. "Ucap gisha yang menyesali.
"Sesibuk-sibuk nya gue, gue selalu nyempetin ko. "Ucap lala.
"Sudah -sudah jangan ribut di sini, kalian berdua mau ngapain ke ruangan saya mana engga ketuk pintu dulu maen masuk-masuk aja. "Ucap gio.
"Biasa nya juga eluh engga masalah gue engga ketuk pintu dulu."Ucap radit.
"Kita ngomong di luar saja kalau di sini takut ada karyawan lain yang menguping. "Ucap gio.
Mereka keluar dari ruangan gio, mereka bertiga berjalan beriringan padahal belum waktunya jam makan siang namun gio, radit dan gisha memilih untuk keluar dari kantor.
__ADS_1
Mereka akan pergi ke restoran gio bersama gisha sedangan radit bersama lala, tak lama kemudian mereka sudah sampai di restoran tersebut mereka sudah menemukan meja.
"Pokok nya gue minta ke jelasan soal ini. "Ucap lala.
"Kenapa kalian berdua merahasiakan hubungan kalian berdua?"Tanya radit.
"Okeh gue jawab pertanyaan eluh."Ucap gio.
"Jadi gini sebenarnya gue mau ngomong sama eluh cuman eluh tau gue sangat sibuk jadi gue lupa ngasih tau eluh, dan satu lagi gisha tidak mau hubungan ini di publis.Ucap gio menjelas kan.
"Kenapa engga mau di publis. "Ucap lala.
"Ya kalau gue sih mau -mau aja di publis biar engga ada ke salah pahaman nanti nya. "Ucap gio.
"Jadi gini la gue belum siap di publis nanti apa kata temen kantor yang lain nya. "Ucap gisha.
"Syukur lah kalian udah jadian jadi gue engga terlalu repot lah. "Ucap radit sangat senang.
"Sekarang sahabat gue engga jomblo lagi yah. "Ucap lala.
"Udah mending kita makan dulu aja. "Ucap gio.
Mereka sudah memesan makan nya mereka, dan makanan mereka pun sudah datang setelah mereka menghabiskan makanan nya radit baru sadar dengan ke datangan lala akan menbicarakan soal proyek nya namun di tunda gara-gara tadi.
"Oh iya saya sampe lupa, lain kali aja deh sekarang kita menikmati kebahagiaan pak gio sama ibu gisha. "Ucap lala sambil tersenyum.
"Apaan sih lala kebahagiaan apa lagi. "Ucap gisha.
"Iya bahagia dong kan sekarang udah punya gandengan. "Ucap lala.
"Yaudah kita bicarakan di sini saja."Ucap gio.
"Mau membicarakan gimana file nya aja ketinggal di ruangan pak gio. "Ucap lala.
"Sangking sock nya kita jadi lupa sama kerjaan. "Ucap radit.
"Yasudah nanti saya periksa file nya, lain kali nanti ibu ke kantor saya lagi."Ucap gio.
"Hey jangan panggil saya ibu saya belum jadi ibu-ibu panggil aja lala. "Ucap lala yang kesal karena di panggil ibu.
Semua hanya tersenyum melihat lala kesal, setelah mereka mengobrol mereka berempat memutuskan untuk kembali lagi ke kantor apa lagi lala ia sudah lama berada di luar jadi ia haru buru-buru kembali lagi ke kantor.
"Oh ya saya duluan yah soalnya lumayan lama di luar kantor. "Ucap lala.
__ADS_1
"Kita bareng saja keluar nya, lagi pula kami juga sudah mau kembali lagi ko ke kantor. "Ucap gio.
"Baik kalau begitu. "Ucap lala.
Mereka berempat pun keluar dari restoran mereka berjalan ke arah luar, lala berpamitan kepada gio, gisha dan radit.
"Saya duluan yah. "Ucap lala.
"Hati-hati ya la. "Ucap gisha kepada lala.
"Okeh tenang aja."Ucap lala.
"Mari pak saya duluan. "Ucap lala kepada gio dan gisha.
"Mari. "Ucap radit.
Gio hanya tersenyum saja, lala sudah masuk ke dalam mobil nya dan ia pun meninggal kan gisha, gio dan radit, gio mengajak gisha untuk masuk ke dalam mobil dan radit baru ingat bahwa dia tidak membawa mobil nya.
"Ayo be masuk. "Ucap gio ke gisha.
"Oh iya. "Ucap gisha.
"Hey tungguin gue."Ucap radit.
"Ada apa lagi sih dit, ayo kita balik ke kantor. "Ucap gio.
"Gue ikut kalian yah, gue engga bawa mobil. "Ucap radit.
"Yaelah lu ngerusak suasana aja. "Ucap gio.
"Biarin. "Ucap radit dan langsung masuk ke dalam mobil.
Gio menyetir di samping gio ada gisha dan di jok belakang ada radit, gio sangat pelan sekali menyetir nya sampai radit geregetan mana gio selalu menatap gisha sambil memegang tangan gisha, radit di dalam mobil kaya nyamuk saja dan akhirnya mereka pun sudah sampai di kantor.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen🙏☺**
__ADS_1