
Sesampai nya di kantor gisha langsung memarkir kan sepeda motor nya lalu masuk ke dalam gedung, saat gisha mau ke ruangan nya ada salah satu teman kantor gisha menyapa nya.
"Eh gisha tumben jam gini baru datang?"Tanya teman gisha.
"Hehe iya nih gue ke siangan bangun nya. "Jawab gisha.
"Tumben banget loh biasa nya juga engga kaya gitu. "Ucap teman gisha.
"Biasa gue tidur nya ke malaman. "Ucap gisha.
"Oh gitu. "Ucap teman gisha.
"Eh gue mau nanya?"Tanya gisha kepada temannya itu.
"Nanya apaan luh. "Jawab teman nya.
"Pak gio udah datang belum. "Ucap gisha.
"Kaya nya sih belum tapi engga tau juga sih soalnya gue engga liat. "Ucap teman gisha.
"Lah terus luh mau ke ruangan siapa?"Tanya gisha.
"Ke ruangan pak radit lah. "Ucap teman nya.
"Di kira gue luh mau ke ruangan pak gio. "Ucap gisha.
"Engga lah. "
Mereka pun tiba di lantai atas yaitu ruangan gisha, radit dan gio, gisha langsung ke ruangan nya yang dan menaruh tas nya sedangkan teman nya malah ngajak gisha mengobrol kembali.
"Eh sha kira-kira pak gio ke mana ya tumben loh jam segini belum ke kantor?"Tanya rena teman sekantor gisha.
"Ya mana gue tau ren kan gue bukan baby sister nya. "Ucap gisha.
__ADS_1
"Kan loh sekertaris nya ya kali loh engga tau. "Ucap rena.
"Iya gue sekertaris nya tapi kan gue engga 24 jam sama dia kan. "Ucap gisha sambil menyalahkan komputer nya.
"Iya juga sih, tapi gue ko ada yang aneh ya loh sama pak gio. "Ucap rena.
"Aneh gimana maksudnya. "ucap gisha sambil meminum teh yang ada di meja nya.
"Ya aneh aja loh sama pak gio ko bisa barengan gini ya ke kantor nya pada siang. "Ucap rena.
"Uhuk uhuk. "Gisha tersedak minuman.
"Pelan-pelan dong sha kalau minum. "Ucap rena sambil menepuk pugung gisha.
"Ini juga udah pelan-pelan minum nya, pertanyaan loh aja ya bikin gue kaget. "Ucap gisha.
"Ya abis nya loh sama pak gio samaan mulu perasaan. "Ucap rena.
"Loh engga balik ke ruangan loh. "Gisha mengalih kan pembicaraan.
"Bukan nya pak radit udah ada di ruangan nya yah. "Ucap gisha.
"Masa sih. "Jawab rena.
Tiba -tiba datang gio di saat gisha dan rena sedang mengobrol gio pun berjalan ke arah ruangan nya, ia memasang tatapan yang seperti biasanya.
"Selamat pagi. "Ucap rena.
"Pagi. "Jawab gio sambil melirik gisha,dan langsung ke ruangan nya.
Rena pun terheran dengan sikap gio yang kaya gitu biasanya dia akan menegur kalau ada karyan yang ngobrol di jam kerja.
"Sha pak gio ke pentok apaan ya pagi ini tumben dia engga ngomelin kita. "Ucap rena terhadap gisha.
__ADS_1
"Mungkin ke pentok pintu kali ren jadi kaya gitu. "Ucap gisha sambil tersenyum.
"Hahah bisa jadi tuh coba aja tiap hari kaya gitu adem kan liat nya, terus wajah tampan nya makin keliatan. "Ucap rena.
"heheh tampan dari mana nya. "Ucap gisha sambil tersenyum kecil.
"Gue tinggal dulu ya gue mau ke ruangan pak gio, eh salah maksud gue ke ruangan pak radit. "Ucap rena.
"Haha loh kenapa bisa salah sebut gitu. "Ucap gisha.
"Gara-gara liat ketampana pak gio nih gue jadi salah sebut kan. "Ucap rena.
"Ada-ada aja loh. "Ucap gisha.
"Yaudah gue tinggal dulu ya. "Ucap rena.
"Iya "
Rena pergi ke ruangan radit sedang kan gisha mengerjakan pekerjaan nya kembali, tiba - tiba gisha pun kesal dengan tingkah gio yang begitu saja.
"Ko dia seperti itu ya tadi melirik gue kaya yang aneh gitu,apa dia ingat kejadian waktu malam itu ya tapi kalau inget seharus nya dia minta maaf dong sama gue. "Batin gisha.
"Ah ko gue jadi mikirin kaya gitu mulu sih, fokus dong gisha jangan mikirin waktu ke jadian malan mulu, dia aja biasa aja kan ke loh. "Gisha pun gelisah.
Tiba -Tiba datang gio ke ruangan gisha, gisha malah tidak tau ada gio di ruangan nya ia malah fokus ke dokumen dan komputer nya tanpa melihat sekeliling dia.
.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏**