
Gisha masih berada di rumah gio ia masih melihat -liat konsep pernikahan nya, gisha pun ngemil karena dari tadi ia belum dapat ide. Tak lama kemudian gio pulang dari kantor karena ia tau bahwa gisha akan ke rumah nya dan gio pun bergegas untuk ke rumah.
"Eh anak mamah tumben sudah pulang. "Ucap ibu ana.
"Udah engga ada kerjaan mah jadi pulang deh. "Ucap gio.
"Kebetulan nih mamah sama gisha lagi melihat -liat konsep pernikahan, cuman gisha nya bingung mau konsep kaya gimana. "Ucap ibu ana ke gio.
"Ya kalau itu sih terserah mamah dan gisha aja mau nya kaya gimana aku mah ngikut aja deh. "Ucap gio.
"Yaudah kalau gitu mah, mending kalian berdua pilih -pilih gaun nya deh nih mamah punya rekomendasi. "Ucap ibu ana.
"Kenapa engga kita langsung pesan aja mah, kalau engga kita langsung aja ke butik nya. "Ucap gio.
"Ide bagus tuh sayang, yaudah kalian berdua ke butik nya aja yah. "Ucap ibu ana.
"Mamah engga ikut sama kita. "Ucap gisha.
"Engga deh sayang mamah kan harus nentuin konsep belum mamah juga ada kerjaan yang lain. "Ucap ibu ana ke menantu nya itu.
"Tapi mah. "Ucap gisha.
"Udah yah sayang kalian berdua aja yah ke sana. "Ucap ibu ana.
"Iya mah, ayo sayang kita pergi takut nya nanti kena macet di jalanan. "Ucap gio.
"Yaudah mah kalau gitu kita pamit yah. "Ucap gisha.
"Iya sayang. "Ucap ibu ana.
Gisha dan gio pun pergi mereka menaiki kendaraan nya, di sepanjang jalan gisha hanya terdiam saja gio pun merasa aneh dengan tingkah laku calon nya itu kadang suka bawel banget kada kaya gini nih suka diam tiba-tiba.
"Sayang kamu kenapa sih diem aja dari tadi. "Ucap gio ke gisha.
"Engga kenapa -kenapa ko. "Ucap gisha.
"Kaya yang engga senang gitu tau engga. "Ucap gio.
"Apa sih sayang engga juga ko. "Ucap gisha.
"Heumm iya deh kalau engga mah. "Ucap gio.
Gio pun tidak mau berdebat dengan gisha makanya ia mengalah saja, tak lama kemudian mereka sudah berada di butik langganan keluarga gio ia pun masuk ke dalam dan di sambut oleh pegawai butik tersebut.
"Selamat siang pak, bu. Selamat datang di butik kami. "Ucap pegawai perempuan.
"Siang. "Ucap gio, dan gisha hanya tersenyum.
"Mau cari apa pak? "Tanya pegawai.
__ADS_1
"Saya mau cari gaun pernikahan yang bagus. "Ucap gio.
"Mari pak bu ikut dengan saya. "Ucap pegawai dan mengarah kan ke tempat apa yang di mau oleh si pelanggan tersebut.
Gio dan gisha mengikuti pegawai tersebut dan mereka sudah berada di tempat di mana gaun -gaun mewah ada di di sana.
"Silahkan bu pak mau yang mana boleh di pilih dulu. "Ucap pegawai.
"Baik saya akan pilih yang cocok dulu. "Ucap gio.
"Ini mah bagus semua sayang. "Ucap gisha.
"Kita pilih -pilih dulu siapa tau kamu nemu yang cocok. "Ucap gio.
"Iya deh, tapi menurut aku sih bagus semua. "Ucap gisha.
"Sana gih pilih dulu, kalau mau udah nemu jangan lupa di pakai dulu terus liatin deh ke aku. "Ucap gio.
"Iyah siap. "Ucap gisha.
Gisha pun memilih-milih gaun nya begitu pun dengan gio ia pun ikut memilih karena takut nya selera gisha dan gio berada, gisha sudah mendapat kan satu gaun namun berbeda dengan gio ia sudah banyak mendapatkan gaun yang ia pilih.
"Sayang coba dulu deh gaun yang ini. "Ucap gio sambil memberikan beberapa gaun ke gisha.
"Sayang yang bener aja dong, masa sebanyak ini. "Ucap gisha.
"Sana coba dulu. "Ucap gio.
Gisha masuk ke dalam baju ganti setelah ganti gisha memperlihatkan kan baju nya ke gio.
"Gimana yang bagus engga. "Ucap gisha ke gio.
"Heumm kurang sayang, ganti lagi gih. "Ucap gio.
Dan gisha pun ganti lagi setelah gisha ganti lagi dan memperlihatkan lagi namun jawaban gio masih sama dengan jawab nya yang tadi, dan gisha pun kesal karena ia pun cape bulak balik terus namun tidak menemukan gaun yang cocok .
"Kamu mah dari tadi engga cocok mulu, aku cape tau gunta -ganti terus. "Ucap gisha.
"Ya gimana lagi dong orang engga ada yang cocok, terus menurut aku engga ada yang bagus. "Ucap gio.
"Udah lah terserah kamu. "Ucap gisha yang sudah kesal.
"Mohon maaf pak kami juga bisa merekomendasi kan gaun apa yang bapak ingin kan. "Ucap pegawai.
"Boleh kalau gitu. "Ucap gio saat gisha mencoba satu lagi gaun yang belum ia coba.
Gio mengikuti pegawai butik tersebut dan pegawai nya pun membawa kan sebuah gaun yang elegan gio pun langsung terpesona dengan gaun tersebut.
"Ini pak gaun yang di maksud tadi. "Ucap pegawai butik.
__ADS_1
"Boleh deh mba, bawa yah ke depan. "Ucap gio.
"Baik pak. "Ucap pegawai butik.
Gio kembali lagi ke tempat duduk nya dan gisha keluar dari tempat ganti baju dan memperlihatkan nya ke gio,namun gio masih belum juga cocok.
"Ini udah baju yang terakhir sayang, terus aku harus coba lagi gitu. "Ucap gisha.
"Coba pake baju yang ini. "Ucap gio dan memberikan gaun yang di pilih nya.
"Okeh ini yang terakhir yah kalau kamu masih bilang engga cocok kita pulang. "Ucap gisha yang sudah kesal.
"Iya sayang coba dulu gih. "Ucap gio.
"Iyah. "Ucap gisha.
Gisha pun masuk ke dalam dan mengganti pakainya lagi, setelah menunggu lama akhirnya gisha pun keluar dengan gaun tersebut, gio langsung terpesona saat melihat gisha keluar dari tempat tersebut dan memakai baju yang di pilih nya tadi.
"Gimana yang ini bagus engga. "Ucap gisha ke gio.
namun gio masih melamun karena melihat gisha memakai gaun tersebut.
"Hello,gimana ini udah cocok kan. "Ucap gisha.
"Iya cocok, langsung aja angkut gaun nya. "Ucap gio.
"Akhirnya dari tadi ke ah. "Ucap gisha.
"Yaudah aku ganti lagi yah. "Ucap gisha.
"Sebentar dong. "Ucap gio.
Dan gio pun memotret gisha, ckrek. suara kamera.
"Ikahhhh. "Ucap gisha.
"Udah sana ganti. "Ucap gio.
Gisha pun pergi ke tempat ganti lagi dan ia pun membuka baju tersebut dan memakai baju nya kembali, gisha keluar dari tempat ganti dan memberikan gaun tersebut ke pegawai butik, tak perlu memakan waktu lagi gio pun langsung membayar nya setelah dari butik mereka pun pulang.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**