
Radit menengok ke belakang dan melihat gisha setelah radit sudah melihat gisha radit kembali lagi ke hadapan gio dan radit pun membuyar kan lihatan gio.
"Hello serius banget loh ngeliatin apaan sih. "Ucap radit.
"Engga gue engga ngeliatin apa-apa. "Ucap gio.
"Lama bener yah makanan gue. "Ucap radit.
"Ya sabar aja kali dit mungkin masih di masak. "Ucap gio yang tidak biasanya.
"Tumben loh ngomong kaya gitu. "Ucap radit.
"Salah mulu dah jadi gue. "Ucap gio.
"Haha engga ko, eh itu gisha yah. "Ucap radit.
"Iya. "Ucap gio.
"Gue samperin ah. "Ucap radit.
"Loh mau ngapain nyamperin mereka?."Tanya gio.
"Mau ikut gabung lah, engga enak makan cuman berduaan aja mending rame-rame kan. "Ucap radit.
"Eh tapi. "Ucap gio.
"Ah lama luh mah. "Ucap radit.
Radit berajak dari tempat duduk nya ia menghampiri gisha dan teman yang lain nya.
"Hay boleh gabung engga. "Ucap radit kepada gisha dan teman nya.
"Hmmm boleh ko pak. "Jawab rena.
"Engga apa-apa nih saya sama pak gio ikut gabung? "Tanya radit.
"Iya pak engga apa-apa ko. "Jawab rena.
"Makasih yah udah di bolehin gabung. "Ucap radit.
"Iya sama-sama pak. "Ucap rena.
Radit dan gio duduk di meja gisha dan kedua teman gisha, tak lama kemudian makanan pun datang setelah makanan sudah di sajihan mereka pun makan bersama.
Setelah mereka semua telah selesai makan rena berpamitan karena jam masuk kantor sudah menujukan jadi rena,gisha dan dara pamit duluan.
"Pak kami bertiga duluan yah soalnya sudah mulai jam kerja lagi. "Ucap rena.
"Oh iya silahkan. "Ucap radit.
"Permisi yah pak maaf kami duluan. "Ucap rena.
"Iya silahkan, oh ya engga usah di bayar ini sama saya aja nanti di bayar nya sekalian. "Ucap radit.
"Engga usah repot-repot pak biar kami aja. "Ucap gisha.
"Engga apa-apa sha masa sih yang bayar cewek kan seharus nya cowok. "Ucap radit.
"Tapi pak. "Saat gisha akan ngomong namun omongan gisha terpotong oleh rena.
__ADS_1
"Kalau gitu makasih banyak yah pak atas traktiran nya. "Ucap rena.
"Iya sama-sama. "Ucap radit.
"Kalau gitu kami bertiga mau balik ke kantor. "Ucap rena.
"Iya silahkan. "Ucap radit.
Saat mereka bertiga akan berjalan tiba-tiba gio malah memanggil gisha.
"Gisha. "Panggil gio.
"Iya pak ada apa? "Tanya gisha yang berbalik badan karena gio memanggil nya.
"Hmm Saya minta jadwal saya nanti. "Ucap gio sepontan.
"Baik pak nanti saya akan siap kan. "Ucap gisha.
"Iya saya tunggu di ruangan. "Ucap gio.
"Baik kalau begitu saya permisi. "Ucap gisha.
"Iyah. "Ucap gio.
Gisha kembali berjalan lagi bersama reka dan dara saat mereka bertiga keluar dari tempat makan tersebut rena pun merasa heran kenapa bos nya itu mau makan di tempat yang biasa karyawan makan di situ, biasanya kan seorang bos besar jarang mau makan di tempat kaya giti.
"Oh ya sha ko gue heran yah sama pak gio dan pak radit?. "Tanya rena.
"Heran kenapa. "Ucap gisha.
"Masa sih orang seperti pak gio dan pak radit mau makan di tempat makan kaya kita ini. "Ucap rena.
"Ya engga tau mungkin lagi pengen aja kali. "Ucap gisha.
"Hahah iya bener sering -sering aja kali yah biar kita engga tekor. "Ucap rena.
"Bener tuh kan lumayan. "Ucap dara.
"Heh engga enak lah masa mau di trakir terus. "Ucap gisha.
"Tapi ko aku aga aneh yah. "Ucap dara.
"Aneh kenapa?. "Tanya rena dan gisha kepada dara.
"Yah aneh aja kenapa pak gio dan pak radit mau gabung sama kita. "Ucap dara.
"Hmmm mungkin karena. "Ucap gisha yang menggantung.
"Ya elah masa sih eluh engga tau dar. "Ucap rena.
"Engga tau apaan. "Ucap dara.
Gisha hanya bisa terdiam dan bengong saja saat rena ngomong kaya gitu, padahal ia belum cerita sama siapa pun termasuk sahabatnya lala.
"Kan di situ ada gisha terus kan gisha sekertaris nya ya wajar mereka berdua mau gabung sama kita juga yah kan sha. "Ucap rena.
"Iya ath bener kata rena. "Ucap gisha.
"Iya sih bener. "Ucap dara.
__ADS_1
"Udah jangan ngobrol mulu kita masuk yuk. "Ucap gisha.
Mereka bertiga masuk ke gedung saat sudah berada di dalam gedung mereka pun masuk ke ruangan nya masing-masing.
Di Tempat Makan.
Gio dan radit masih di sana mereka masih bersantai, namun gio beranjak dari duduk nya karena ia masih ada kerjaan.
"Loh mau ke mana?. "Tanya radit.
"Ya mau balik ke kantor lah masa mau di sini terus. "Ucap gio.
"Ini yang bayar siapa?. "Tanya radit.
"Ya eluh lah kan eluh tadi yang mau bilang traktir mereka. "Ucap gio.
"Hehe gue engga bawa dompet gio, eluh aja yah yang bayar. "Ucap radit.
"Kebiasaan loh tuh, bilang aja loh emang engga ada duit. "Ucap gio.
"Enak aja, cepetan bayar kata nya mau balik ke kantor. "Ucap radit yang sudah berdiri.
"Ini anak bener-bener yah. "Ucap gio.
Gio berjalan ke arah kasir untuk membayar makanan tersebut, saat sudah semua di bayar mereka berdua kembali lagi ke kantor.
Gio dan radit sudah berada di ruangan nya masing -masing,radit sibuk dengan kerjanya begitupun dengan gio. Tak terasa jam pun sudah menujukan ke arah pulang semua karyawan sudah bersiap-siap akan pulang,gio keluar dari ruangan nya dan menuju ke ruangan gisha.
"Sudah mau pulang?. "Tanya gio.
"Iya ini mau beres-beres dulu. "Jawab gisha yang sedang merapihkan meja nya.
"Pulang bareng yuk. "Ajak gio.
"Saya bawa mobil sendiri pak. "Tolak gisha.
"Ya engga apa-apa yang penting saya anterin kamu. "Ucap gio.
"Iya terserah. "Ucap gisha.
"Udah kan ayo pulang. "Ucap gio.
"Duluan aja nanti saya ke bawah. "Ucap gisha.
"Aku mau nya juga bareng sama kamu. "Ucap gio.
"Nanti giman kalau ada yang curiga?"Tanya gisha.
"Engga bakalan lah ayo. "Ucap gio dan menarik tangan gisha.
Mereka berdua sudah berada di depan lift gio memecat tombol nya tak lama kemudian lift pun terbuka,Gio dan gisha masuk ke dalam lift di dalam lift hanya ada gio dan gisha mereka berdua masih pegangan tangan. Saat gio akan merangkul gisha tiba-tiba ada yang masuk ke dalam dan gio pun tidak jadi merangkul gisha.
.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**