Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 232


__ADS_3

Lala kembali lagi ke kamar nya ia duduk di kasur sambil melihat drakor bersama gisha, bibi pun datang ke kamar lala dan mengetuk pintu kamar lala.


"Tok tok.. "Bibi mengetuk pintu kamar lala.


"Masuk aja bi pintu nya engga di kunci ko. "Ucap lala.


"Permisi non ini minumana sama cemilan nya non. "Ucap bibi.


"Taro di meja aja bi. "Ucap lala.


"Iya non. "Ucap bibi dan menaruh nya di meja.


"Non ada yang bisa bibi ambilkan lagi untuk non? "Tanya bibi.


"Engga ada bi, makasih yah bi. "Ucap lala.


"Iya non sama-sama bibi kembali kebelakang ya. "Ucap bibi.


"Iya bi. "Ucap lala.


Bibi keluar dari kamar lala ia kembali lagi ke belakang karena masih ada sedikit pekerjaan, gisha sedang fokus nonton drakor bersama lala tiba-tiba ponsel gisha pun berdering.


"La ponsel luh tuh bunyi terus bukan nya angkat ada yang telepon juga. "Ucap gisha sambil makan cemilan dan fokus ke layar laptop.


"Ponsel gue engga bunyi tau, ponsel loh kali coba cek. "Ucap lala.


"Masa iya sih, siapa lagi yang telepon malam gini. "Ucap gisha.


"Iya itu bunyi ponsel loh, suara ponsel gue bukan kaya gitu. "Ucap lala.


"Eh iya hp gue yang bunyi, siapa lagi yang telepon ganggu gue aja lagi nonton. "Ucap gisha.


Dan gisha pun mengangkat telepon nya dan berbicara.


"Hallo ada apa yah pak telepon malam-malam kaya gini. "Ucap gisha karena yang menelepon ada nomor gio.


"Mohon maaf mba ini siapa nya mas yang punya ponsel ini ya? "Tanya seseorang yang ada di televisi itu.


"Saya teman nya mas. "Jawab gisha.


"Bisa engga mba nya ke sini ini teman nya sedang mabuk berat jadi ia tidak bisa pulang sedangkan bar kita bentar lagi akan tutup mba. "Ucap seseorang itu kepada gisha.


"Emang dia engga sama teman nya di situ mas. "Ucap gisha.


"Engga mba dia hanya sendiri saja di sini makanya saya telepon mba karena panggilan terakhir nya nomor mba. "Ucap seseorang itu.


"Baik mas saya akan ke sana sekarang serlok aja ya mas. "Ucap gisha.

__ADS_1


"Iya mba. "Ucap mas tersebut.


Gisha menutup telepon nya dan ia berajak dari tempat tidur dan langsung mengganti pakainya, lala bingung kenapa gisha begitu sangat gelisah dan buru-buru kaya gitu dan lala pun bertanya kepada gisha.


"Loh mau ke mana ko ganti baju?. "Tanya lala ke gisha.


"Gue mau ke bar. "Jawab gisha yang asal.


"Eh loh mau ngapain ke bar jam segini buset deh ini anak kerasukan dari mana. "Ucap lala.


"Gue mau jemput si gio, nanti gue cerita deh kalau udah kelar urusan gue okeh. "Ucap gisha dan mengambil kunci mobil nya.


"Gue ikut ya. "Ucap lala.


"Engga usah la ini urusan gue, gue berangkat dulu ya. "Ucap gisha.


"Yaudah loh hati-hati yah. "Ucap lala.


Gisha turun daru kamar lala ia keluar dari rumah lala, gisha langsung menaiki mobil nya dan menyetir dengan sangat cepat gisha. Dan tiba lah gisha di sebuah bar tersebut ia masuk ke dalam ternyata bar tersebut sudah sangat sepi sekali karena sudah larut malam juga.


"Permisi mas mana ya teman saya? "Tanya gisha ke salah satu pegawai bar tersebut.


"Itu mba teman mba nya. "Ucap pegawai tersebut sambil mengantarkan gisha ke arah gio.


"Yaelah ini orang kenapa bisa kaya gini coba. "Ucap gisha dalam hatinya sambil melihat gio yang tepar.


"Boleh mba, mau minta tolong apa. "Ucap pegawai bar.


"Tolong bantu saya mebawa teman saya ke mobil ya mas. "Ucap gisha.


"Oh iya mba boleh. "Ucap pegawai tersebut.


Gisha dan pegawai bar tersebut memapah gio untuk berjalan ke mobil gisha, mereka berdua memopong gio sampai ke mobil gio sudah berada di mobil gisha dan gisha mengucapkan terimakasih kepada pegawai tersebut dan memberikan nya sedikit uang tip buat dia.


"Mas makasih ya sudah bantu saya. "Ucap gisha.


"Iya mba sama-sama. "Ucap pagawai tersebut.


Gisha menyetir mobil di sepanjang jalan gisha kebingungan dia akan membawa gio ke mana gisha akan menelepon radit namun tidak mungkin karena sudah larut malam gini takut mengganggu radit sedang istirahat, dan gisha memutuskan untuk berhenti dahulu dia akan berfikir akan membawa gio ke mana.


"Ini orang bener-bener nyusahin gue banget dah. "Ucap gisha.


"Ayo dong sha berfikir bawa ini orang ke mana, apa ke apartemen nya aja yah tapi gue kan engga tau apartemen nya di mana. "Gisha ngomong sendiri tiba-tiba gisha mempunyai ide.


"Ahah gue punya ide gue bawa ke hotel aja dah dari pada ribet ye kan. "Ucap gisha.


Dan gisha pun bergegas mencari hotel buat gio beristirahat karena dia tidak tau mau membawa dia ke mana lagi mana mungkin ia membawa ke rumahnya atau pun ke rumah lala, Tak jauh dari tempat ia berhenti tadi ia sudah menemukan hotel nya dan ia pun langsung memesan kamar untuk gio dan dia.

__ADS_1


"Selamat malam selamat datang di hotel kami. "Ucap resepsionis hotel.


"Selamat malam, oh ya mba saya mau pesan kamar. "Ucap gisha.


"Untuk berapa orang mba. "Ucap pegawai hotel.


"Dua orang mba, tapi dua kamar ya mba. "Ucap gisha.


"Baik mba saya cek dulu ya kamar nya. "Ucap pegawai hotel.


"Iya mba. "Ucap gisha.


"Mohon maaf mba di sini tinggal ada satu kamar saja apakah mba ingin memesan nya . "Ucap pegawai hotel.


"Khmm engga jadi deh mba kalau ada hanya satu kamar mah saya cari hotel yang lain saja"Ucap gisha.


"Mohon maaf ya mba kalau lancang biar pun mba cari ke hotel lain pun pasti penuh mba apa lagi udah larut malam kaya gini. "Ucap pegawai hotel.


"Bentar ya mba saya fikir dulu. "Ucap gisha.


"Iya mba. "Ucap pegawai hotel.


Gisha berfikir sejenak sambil melihat gio yang tepar di sofa hotel dan gisha pun memutuskan untuk memesan hotel tersebut, gisha kembali ke resepsionis.


"Perimsi mba. "Ucap gisha.


"Iya mba. "Ucap resepsionis.


"Saya jadi deh memesan kamar nya. "Ucap gisha.


"Baik mba kalau gitu saya urus dulu ya mba. "Ucap resepsionis.


"Iya mba. "Ucap gisha.


Sang resepsionis pun mencata dan menyiapkan kamar untuk gisha dan gio saat sudah ada transaki bersama gisha akhirnya gisha mendapatkan kunci kamar nya.


.


.


.


.


**Happy ReadingšŸ¤—šŸ¤—


Jangan lupa vote like and comenā˜ŗšŸ™**

__ADS_1


__ADS_2