
Gio sudah berada di kantor ia berjalan menuju ke arah ruangan nya di saat gio akan ke ruangan nya gio melihat radit yang sedang mengobrol dengan gisha, dan radit pun menyapa gio namun gio memasang wajah sedikit kesal.
"Hey bro. "Ucap radit.
"Hey. "Ucap gio.
"Pagi pak. "Ucap gisha.
"Pagi. "Jawab gio.
Gio yang sudah menjawab salam dari gisha dan radit langsung ke ruangan nya tanpa basa basi lagi, radit sedikit heran dengan tingkah laku gio namun radit akan mengobrol bersama gisha terlebih dahulu karena penting.
"Oh ya sha kamu besok harus siap -siap ya. "Ucap radit kepada gisha.
"Siap -siap ke mana pak? "Tanya gisha yang bingung.
"Besok kamu di jadwal kan untuk pergi bersama kita ke luar negri. "Ucap radit.
"Keluar negri pak! mau apa. "Ucap gisha.
"Ada beberapa yang harus kita urus di sana. "Ucap radit.
"Oh gitu,baik pak nanti akan saya siap kan keperluan buat dokumen nya. "Ucap gisha.
"Kita di sana bukan ngebahas kerjaan ko sha jadi santai aja. "Ucap radit.
"Terus apa dong. "Ucap gisha.
"Itu mah urusan saya jangan lupa kamu bawa baju nya jangan yang formal ya baju yang biasa aja. "Ucap radit.
"Ko gitu pak? "Tanya gisha.
__ADS_1
"Karena acaranya nya santai ko sha."Jawab radit.
"Baik pak kalau begitu. "Ucap gisha.
"Eh saya lupa satu lagi kamu bawa gaun ya. "Ucap radit.
"Buat apa pak?"Tanya gisha.
"Bawa aja, saya pergi ke ruangan gio dulu. "Ucap radit sambil berjalan ke arah ruangan gio.
Radit meninggalkan gisha padahal gisha belum menjawab omongan radit tadi namun radit malah ninggalin gisha,Radit masuk ke ruangan gue seperti biasa ia masuk tanpa mengtuk pintu ia main masuk saja.
"Ngapain loh ke ruangan gue. "Ucap gio ketus.
"Masih pagi tuh muka udah di tekuk aja. "Ucap radit.
"Engga ko. "Ucap gio.
"Engga kenapa-kenapa. "Ucap gio.
"Gue tadi ngobrol sama si gisha masalah kerjaan ko dan gue juga nitip beberapa dokumen. "Ucap radit.
"Lah ngapain loh laporan sama gue kan itu masalah kerjaan juga. "Ucap gio.
"Yaelah masih aja ngelak loh cemburu kan liat gue ngobrol sama si gisha pagi-pagi. "Ucap radit.
"Idih cemburu apaan gue, udah deh jangan bahas kaya gitu gue mau ngomong nih sama loh. "Ucap gio.
"Mau ngomong apaan loh?"Tanya radit.
"Besok luh sama gue keluar negri ya. "Ucap gio.
__ADS_1
"Mau ngapain ke luar negri perasaan gue lagi engga ada projek deh di sana. "Ucap radit.
"Ya emang engga sih, gue di suruh hadir ke acara temen bokap gue. "Ucap gio.
"Ya kali luh sama gue yang ada luh itu datang sama cewek. "Ucap radit.
"Kan luh di suruh sama bokap gue juga untuk ikut ke sana ya mana bisa gue sama cewek ke sana. "Ucap gio.
"Okeh nanti gue jadwalin dulu. "Ucap radit.
"So sibuk amat loh. "Ucap gio.
"Kan gue bukan loh. "Ucap radit.
"Tinggalin dulu aja kali kerjaannya, toh luh disuruh ikut sama bokap gue. "Ucap gio.
"Okeh, gue balik ke ruangan gue lagi ya bay. "Ucap radit.
"Hmm ya. "Ucap gio sambil mengehelaskan nafas nya.
Radit keluar dari rungan gio ia kembali lagi ke runagan nya, gio sedikit lega tadi karena radit menjelaskan apa yang di lihat gio. Gio itu tidak sadar bahwa ia mengagumi gisha entah dari segi kerjaan mau pun dari segi fisik nya gio itu terlalu gengsi untuk mengakui nya sampai-sampai sahabat nya harus turun tangan untuk menyatukan mereka.
.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**