
Yang punya pohon mangga pun keluar dan meneriaki mereka berempat, gisha pun langsung berlari dengan jurus adalan nya.
"Hey kalian mencuri mangga saya. "Ucap yang punya pohon mangga.
Mereka berempat terus berlari, lala sudah cape sekali berlari dari tadi mereka pun sudah jauh dari rumah yang tadi, gio, radit, lala dan gisha terengah-engah karena mereka sudah berlari lumayan jauh.
"Ah cape banget. "Ucap lala ia masih duduk dan selonjoran.
"Iya nih cape banget,mending lari beberapa putaran deh dari pada di teriakin maling. "Ucap radit.
"Sayang kamu engga apa-apa kan tadi kamu lari kenceng banget tau, kita bertiga aja kalah sama kamu lari nya. "Ucap gio yang menanyakan kondisi istri nya.
"Aku baik -baik saja ko, bayi dalam perut aku juga engga apa-apa. "Ucap gisha sambil mengusap perut nya yang masih rata.
"Lah gimana dia engga jago lari, orang dari dulu andalan banget untuk. "Ucap lala namun mulut lala di bekam sama gisha.
"Untuk apa? "Tanya gio.
"Untuk mengupas mangga ini. "Jawab gisha.
"Mau ngupas pakai apa? di sini engga pisau. "Ucap radit.
"Kita kupas di rumah aja lah. "Ucap gio.
"Tapi aku pengen nya sekarang. "Ucap gisha.
"Nanti ya sayang sabar, mending kita cari minum dulu aus banget nih gara-gara tadi. "Ucap gio.
"Iya nih engga kesian apa sama gue. "Ucap lala.
"Yaudah deh iya kita cari minum dulu. "Ucap gisha.
Mereka pun berjalan lagi untuk mencari sebuah mini market, selang beberapa menit mereka pun menemukan mini market dan mereka masuk ke dalam untuk mencari minum yang segar. Sedangkan lala dan gisha lagi duduk di luar, gio dan radit masuk ke dalam untuk mengambil minuman.
"Sha lain kali kalau loh, ngidam jangan kaya gini lah cape tau. "Ucap lala ia masih kelihatan lelah.
"Hehe ya namanya juga ngidam la, ya mau gimana lagi. "Ucap gisha.
"Mana itu mangga curian lagi, gue takut anak loh gimana-gimana. "Ucap lala.
"Jangan sampe lah, paling anak gue aga bar-bar. "Ucap gisha sambil tertawa.
"Haha kaya emak nya, yah. "Ucap lala.
Gio dan radit keluar dari mini market mereka berdua memberikan minum kepada wanita nya.
"Ini sayang minum nya. "Ucap radit ke lala.
"Makasih sayang. "Ucap lala.
"Kalian pada ngobrolin apa sih,kaya nya lucu banget tadi. "Ucap gio sambil menyodorkan minum ke gisha.
"Makasih sayang. "Ucap gisha ia mengambil minum di tangan gio.
__ADS_1
"Ngobrolin biasa lah. "Jawab lala.
"Kita masih mau di sini apa mau langsung pulang. "Ucap radit.
"Bentar dulu deh, masih cape nih. "Ucap gisha.
Akhirnya mereka bersantai dulu di sana, setelah beberapa lama di sana akhirnya mereka pun memutuskan untuk pulang, Mereka berempat berjalan menuju ke rumah.
Tak lama kemudian mereka berempat sudah sampai di rumah gio, mama ana sedang menyirami tanaman nya di depan sedang kan pak gunawan sedang membaca koran di teras.
"Eh kalian sudah pulang ternyata."Ucap bu ana ke empat pasangan itu.
"Iya mah. "Ucap gio.
"Sha kamu bawa apa itu? "Tanya bu ana ke mantu nya.
"Buah mangga mah. "Jawab gisha.
"Oh kamu beli di mana, ko beli cuman satu sih. "Ucap bu ana.
"Ya ampun gio kamu tuh ya, tau istri lagi hamil masa di beli kan buah mangga hanya satu kaya yang engga mampu aja. "Ucap pak gunawan.
"Itu buka beli mah tapi itu hasil. "Ucap gio namun kaki nya di tendang oleh gisha.
"Aww sakit yang. "Ucap gio.
"Itu tadi di dekat kamu ada semut loh. "Ucap gisha.
"Iya sha masa orang lagi ngidam cuman di beli kan satu mana cukup. "Ucap bu ana.
"Mah, pah. Gio bisa beli bahkan mampu untuk membeli pohonnya juga tapi, gisha minta nya malah yang aneh. "Ucap gio.
"Aneh apa nya orang gisha minta mangga ya engga aneh lah. "Ucap bu ana.
"Gisha itu pengen mangga tapi yang dari pohon plus bukan minta atau pun beli dia pengen nya nyuri. "Ucap gio.
"Apa! ko bisa. "Ucap bu ana.
"Iya mah, hehe pengen nya kaya gitu. "Ucap gisha sambil tersenyum dan malu.
"Tu yang jadi korban nya diam saja dari tadi. "Ucap gio menujuk ke arah radit dan lala dari tadi mereka hanya melihat mereka berbicara.
"Apa benar itu dit? "Tanya pak gunawan.
"Iya pak itu benar. "Ucap radit.
"Yaudah engga apa-apa yang penting kalian engga ketauan kan. "Ucap bu ana.
"Sial nya ketaun mah."Ucap gisha biasa nya kalau gisha nyuri tuh jarang ketahuan.
"Terus kalian engga apa-apa kan, apa kalian di gebukin apa gimana. "Ucap bu ana khawatir.
"Engga apa -apa kita kan lari sekencang-kencang nya. "Ucap gio.
__ADS_1
Plak
Gio di pukul oleh bu ana saat mendengar mereka berlari kencang, karena bu ana khawatir dengan janin yang ada di dalam perut gisha.
"Awww sakit mah, kenapa mukul gio sih. "Ucap gio sambil meringis ke sakitan.
"Ya kamu kenapa ngebiarin gisha malah lari nanti kalau gimana -gimana. "Ucap bu ana.
"Ya kalau engga lari nanti ketauan dong mah. "Ucap gio dengan polos.
"Ya ampun mah anak kamu ini yah, di perusahan dia sangat pintar kenapa soal kaya gini jadi kurang pintar. "Ucap pak gunawan.
"Tau nih anak aneh banget, kan kalian bisa bilang ke yang punya bahwa istri kamu lagi ngidam. "Ucap bu ana.
Semua nya terdiam karena waktu tadi mereka tidak kefikiran tentang kondisi gisha,mereka malah fokus terhadap mangga dan yang punya nya.
"Tapi gisha engga kenapa -kenapa ko mah. "Ucap gio.
"Iya mah gisha engga apa-apa ko, malah tadi gisha seneng. "Ucap gisha yang membela suami nya.
Radit dan lala merasa tidak enak juga dan dari tadi juga mereka masih setia menonton drama keluarga gio di sana, radit dan lala pun pamit untuk pulang.
"Om, tante aku pamit ya pulang. "Ucap radit dengan sopan.
"Buru-buru amat dit, belum aja kita ngobrol bareng udah lama. "Ucap pak gunawan.
"Lain kali aja om. "Ucap radit.
"Maaf ya gara-gara ini kalian berdua di anggurin. "Ucap bu ana.
"Engga apa-apa ko tante. "Ucap lala.
"Sha gue balik dulu yah. "Ucap lala ke gisha.
"Iya la hati-hati ya, maaf tadi gue ngerepotin eluh sama radit. "Ucap gisha ia pun tidak enak ke sahabat nya itu.
"Santai aja lagi pula gue sama eluh kan udah biasa, tapi engga tau deh kalau radit hehe. "Ucap lala
"Sekali lagi makasih yah. "Ucap gisha.
"Iya sama -sama gue balik ya. "Ucap lala.
Setelah radit dan lala berpamitan mereka pun masuk ke dalam mobil untuk pulang, gio masuk duluan di susul oleh gisha di belakang begitu pun bu ana dan pak gunawan mereka pun masuk ke dalam rumah.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺**
__ADS_1