
Di dalam mobil.
Gisha fokus mengendarai mobilnya di sepanjang jalan mereka berdua hanya terdiam saja, gio melihat ada toko baju ia ingin beli baju untuk pergi ke kantor masa gio ke kantor dengan baju yang lesu.
"Berhenti di sebrang sana. "Ucap gio kepada gisha.
"Mau ngapain berhenti ?"Tanya gisha.
"Di sana ada toko baju saya ingin beli baju dulu. "Jawab gio.
"Pak bisa nanti engga ngurusin yang engga penting sekarang kita udah ke siangan ke kantor nya. "Ucap gisha.
"Ya penting lah itu menurut saya, jadi kita harus berhenti di toko itu. "Ucap gio.
"Terserah bapak aja. "Ucap gisha.
Dan gisha pun ngebut bawa mobil nya ia melewati toko tadi dan gio pun mengomel karena tidak berhenti di toko tersebut.
"Kenapa engga berhenti kan tadi saya bilang saya mau beli baju dulu. "Ucap gio.
"Buang-buang waktu saja."Jawab gisha yang fokus mengendarai.
"Itu kan kantor saya jadi terserah saya mau datang jam berapa pun. "Ucap gio.
"Denger ya pak ia itu perusahaan bapak dan bapak juga kan yang bikin peraturan terus bapak juga yang ngelanggar peraturan itu. "Ucap gisha.
"Ya tapi kan terserah saya dong. "Ucap gio.
"Kalau bapak masih pengen beli baju turun saja pak dari mobil saya. "Ucap gisha.
"Kamu ya berani sama saya. "Ucap gio.
"Saya hanya mengikutin peraturan dari kantor jadi saya harus tepat waktu. Ucap gisha.
"Yaudah jalan. "Ucap gio.
"Engga jadi turun. "Ucap gisha sambil tersenyum.
"Engga. "Jawab gio.
Gisha kembali lagi menyetir setelah berdebat dengan gio, dan mereka pun telah sampai di kantor. Gisha memarkirkan mobilnya gio turun dari mobil gisha dan gisha pun turun dari mobil nya ,gisha berjalan di depan gio dan gio malah menarik tangan gisha.
"Jalan nya bisa pelan engga sih. "Ucap gio dan menarik tangan gisha.
"Maaf ya pak saya harus cepat -cepat ke dalam. "Ucap gisha karena dia tidak mau semua karyawan tau kalau gio datang bersama dia.
"Ngapain cepat-cepat juga ,kenapa kamu kaya ada yang di umpetin. "Ucap gio melirik gisha.
"Okeh saya engga mau ya pak nanti malah karyawan yang lain kira yang engga-engga. "Ucap gisha.
"Santai aja kali lagi pula kamu kan sekretaris saya jadi wajar lah kalau datang berbarengan juga. "Ucap gio.
"Tapi pak. "Ucap gisha.
__ADS_1
Gio malah berjalan di depan gisha, mereka masuk ke dalam kantor dan benar apa yang di bilang gisha semua karyawan pada ngeliatin gisha dan gio biasa nya kalau mereka berjalan beriringan pasti ada aja karyawan lain bukan hanya gisha dan gio saja, Dan ada salah satu karyawan yang menyapa gio .
"Selamat pagi pak. "Ucap karyawan gio.
"Pagi. "Jawab gio dan tersenyum.
Setelah gio menyapa karyawan nya gio pergi ke ruangan nya begitupun dengan gisha, saat keluar dari lift gisha langsung ke ruangan nya.
Di Ruangan Gio.
Gio masuk ke ruangan nya ia duduk di sofa karena ia merasa tidak nyaman dengan baju nya, ia pun menelepon radit untuk ke ruangan nya.
"Hallo bro ke ruangan gue sekarang penting. "Ucap gio di sebrang telepon.
"Gue baru aja mulai kerja loh udah ganggu gue aja. "Ucap radit.
"Penting cepet ke sini. "Ucap gio.
"Okeh gue ke ruangan loh sekarang. "Ucap radit.
Setelah menutup telepon dari gio,radit langsung ke ruangan gio ia berjalan terburu -buru karena tadi kata gio penting tanpa mengetuk pintu ruangan nya radit langsung masuk saja ke dalam.
"Ada hal penting apa?. "Tanya radit.
"Duduk dulu sini. "Ucap gio.
"Ia ada hal penting apa. "Ucap radit.
"Loh tolong beliin gue kemeja sama zas sama celana nya dong bawa ke sini. "Ucap gio.
"Liat aja penampilan gue hari ini. "Ucap gio.
"Haha tumben banget loh pake baju yang kemarin lagi,Mana baju nya kusut lagi. "Ucap radit sambil tertawa.
"Puas loh ngetawain gue, cepat beliin gue baju. "Ucap gio.
"Okeh gue chat salah satu toko baju biar langsung kirim ke sini. "Ucap radit.
"Jangan lama. "Ucap gio.
"Iya iya, ngomong -ngomong ko loh bisa kaya gini sih?. "Tanya radit.
"Biasa gue ke bar waktu malam. "Jawab gio dengan santai.
"Jangan bilang loh minum sampai lupa waktu dan loh nginep di bar itu yah. "Ucap radit yang langsung menuduh.
"Iya gue minum terlalu banyak tapi mohon maaf gue engga tidur di bar itu ya. "Ucap gio.
"Terus loh tidur di mana, kenapa loh engga telepon gue. "Ucap radit.
"Lah mana gue inget mau telepon loh. "Ucap gio.
"Terus. "Ucap radit.
__ADS_1
"Gue nginep di hotel sama si gisha. "Ucap gio.
"Apa! Loh bilang apa tadi. "Ucap radit yang kaget.
"Iya gue tidur di hotel sama gisha."Ucap gio.
"Engga salah denger gue, ko bisa si gisha ada di sana. "Ucap radit penasaran.
"Gue juga engga tau, tiba-tiba gue usah sama dia aja. "Ucap gio.
"Emang loh engga nanya sama si gisha. "Ucap radit.
"Engga. "Ucap gio.
Saat radit akan bertanya lagi ke gio tiba-tiba ada yang mengetuk pintu ruangan gio.
"Tok tok tok.. "Gisha mengetuk pintu.
"Masuk. "Ucap gio.
"Permisi pak ini ada seseorang yang mau menemui bapak katanya ini ada pesanan baju. "Ucap gisha.
"Suruh masuk saja. "Ucap gio.
"Baik pak. "Ucap gisha.
"Silahkan masuk mas. "Ucap gisha kepada mas yang mabawa baju.
"Makasih ya mba. "Ucap mas tersebut.
"Iya sama-sama. "Ucap gisha.
Gisha keluar lagi karena ia hanya mengantarkan mas nya saja, mas yang membawa baju pun masuk ke dalam.
"Ini pak pesanan nya mau taro di mana. "Ucap mas tersebut.
"Taro di situ aja mas. "Ucap gio yang menujuk ke arah sofa.
"Baik pak, kalau begitu saya permisi ya pak. "Ucap mas nya.
"Iya. "Ucap gio.
Mas kurir nya pun keluar dari ruangan gio ia kembali lagi ke bawah untuk pulang, sedangkan gisha yang fokus dengan kerjaan nya biar pun ia bingung dengan tingkah laku bos nya itu.
.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**