Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 157


__ADS_3

Di Dalam Mobil Lala.


Lala membuka ponsel nya ia akan mengirim pesan ke gisha ia akan menanyakan keberadaan gisha.


"Lu di mana? "Tanya lala Di pesan nya.


Namun tidak ada balasan juga dari gisha lala pun menelepon gisha.


"Lama banget sih angakat telepon gue. "Lala pun ngoceh sendiri karena tidak Di angkat telepon nya.


Tiba -tiba telepon lala pun di angkat sama gisha.


"Hallo. "Ucap gisha di sebrang telepon.


"Lu di mana? "Tanya lala disebrang telepon.


"Gue lagi di cafe nih. "Ucap gisha.


"Sama siapa lu?,eh gue ke kantor lu tapi lu nya udah pulang duluan tumben banget. "Ucap lala.


"Lu ngapain ke kantor gue tumben lu engga bilang ke gue kalau lu mau ke kantor. "Ucap gisha.


"Niat nya sih bikin lu kejutan gitu eh malah gue yang kena kejutan nya. "Ucap lala.


"Makanya lain kali bilang dulu kalau mau jemput gue kan lu egga sia-sia datang ke situ. "Uncap gisha.


"Iya sorry,pertanyaan gue tadi belum lu jawab?"Tanya lala.


"Nanya apaan emang lu. "Ucap gisha.


"Lu di cafe sama siapa parah lu egga ngajak gue. "Ucap lala dengan nada kesal.


"Gue sama bos gue. "Ucap gisha.


"Tumben banget bos lu, lagi ada kerjaan bukan? "Tanya lala.


"Engga ada kerjaan cuman dia ajak ngajak gue ke sini. "Ucap gisha.


"Oh gitu terus lu ngobrol sama gue bos lu di kacangin. "Ucap lala.


"Dia juga lagi ke toilet dulu. "Ucap gisha.


"Oh gitu. "Ucap lala.


"Udah dulu ya la nanti di lanjut lagi ngobrol nya udah ada bos gue tuh. "Ucap gisha.


"Okeh gue ke rumah lu ya."Ucap lala .

__ADS_1


"Iya ke rumah aja. "Ucap gisha.


"Okeh bye. "Ucap lala.


"Bye ."Ucap gisha sambil menutup telepon nya.


Di Cafe.


Gio berjalan ke arah tempat duduk mereka karena gio sudah dari toilet gio menatap gisha dan sekitar tempat duduk nya Ia sedang mencari seseorang ternyata.


"Bapak lagi mencari siapa ya? "Tanya gisha ke gio.


"Engga ko. "Jawab gio sambil duduk.


"Oh ya pak ada apa ya kita ke sini. "Ucap gisha.


"Hmm sebenarnya saya mau ngomong ini ke kamu. "Ucap gio aga ragu tapi ia harus melakukan ini.


"Mau ngomong apa ya. "Ucap gisha.


"Jadi gini. "Namun gio sangat ragu untuk minta bantuan ke gisha.


"Iya pak apa. "Ucap gisha.


"Okeh baik, mau egga jadi fatner saya ke acara besar perusahaan kita. "Ucap gio.


"Apa pak?"Tanya gisha karena ia juga baru tau kalau perusahan keluarga gio suka mengadakan pesta.


"Terus apa hubungan nya sama saya. "Ucap gisha dengan polos nya.


"Kamu ikuti aja kata saya. "Gio saking kesal nya dengan jawaban gisha.


"Hmm tapi pak kenapa harus saya kan banyak wanita lain. "Ucap gisha.


"Terserah kamu aja ya ."Ucap gio lalu meninggal kan gisha.


"Lah gue malah di tinggal lagi dia yang ngajak ke sini dia yang ninggalin dasar. "Ucap gisha karena kesal di tinggalin.


Gisha masih duduk di cafe itu sedangkan gio sudah pergi dari cafe tersebut ia meninggal kan gisha begitu saja, Tiba-tiba datang lah radit ia memang sengajang datang aga Lama ke cafe nya.


"Eh sha lagi ngapain kamu di sini? "Tanya radit ke gisha.


"Eh pak radit biasa pak pengen ke sini aja. "Jawab gisha.


"Ko sendirian aja biasa nya suka sama teman nya? "Tanya radit.


"Sebenar nya sih tadi sama pak gio tapi pak gio nya pulang duluan. "Ucap gisha.

__ADS_1


"Apa! Pulang duluan. "Ucap radit sedikit terkejut.


"Iya pak,Oh ya pak saya mau nanya?"Tanya gisha ke radit.


"Mau nanya apa sha. "Jawab gisha.


"Emang perusahan kita sering datang ya ke Perusahan A. "Ucap gisha.


"Iya sha itu udah terbiasa tahun ke tahun namun sekarang gio harus datang dengan pasangan Karena setiap ia datang pasti dengan kedua orang tuanya terus. "Ucap radit.


"Oh gitu tapi kan pak kalau bohong ke orang tua engga boleh. "Ucap gisha.


"Emang gio bilang apa tadi? "Tanya radit ke gisha.


"Minta tolong buat datang ke acara itu sama dia. "Jawab gisha.


"Terus gisha jawab apa. "Ucap radit.


"Ya gisha jawab aja gini kenapa harus saya kan banyak cewek di luar sana. "Ucap gisha.


"Jadi gini sha, bla bla bla. "Radit pun menjelaskan.


"Oh gitu ya pak. "Ucap gisha.


"Iya sha jadi fikirin dulu ya,tapi saya harap kamu mau. "Ucap radit.


"Yaudah deh pak saya fikirin dulu. "Ucap gisha.


"Iya sha. "


"Udah gelap aja nih, pak saya pulang duluan ya. "Ucap gisha.


"Mau di antar sha sama saya. "Radit menawarkan tumpangan.


"Engga usah deh pak. "Ucap gisha.


"Oh iya hati-hati sha. "


"Iya pak. "


Gisha meninggal kan radit di cafe tersebut gisha berjalan ke arah depan cafe ia pun sudah memesan taxi online gisha masuk ke taxi Dan pulang.


.


.


.

__ADS_1


**Happy Reading πŸ€—πŸ€—


Jangan lupa vote, like and comment β˜ΊπŸ™**


__ADS_2