Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 163


__ADS_3

Gisha telah sampai di depan ruangan gio ia pun menarik napas terlebih dahulu karena gisha tau pasti akan kena omel gio lagi.


"Tok tok. "Gisha mengetuk pintu.


"Masuk. "Ucap gio di dalam.


Gisha pun masuk ke dalam dan menghampiri gio.


"Ada yang bisa saya bantu pak. "Ucap gisha.


"Ini periksa dokumen yang ada di meja saya. "Ucap gio.


"Baik pak ada yang bisa saya bantu lagi. "Ucap gisha biar engga bulak balik ke ruangan gio.


"Oh ya satu lagi saya mau bicara. "Ucap gio.


"Bicara soal apa ya pak? "Tanya gisha.


"Hmm. "Gio melirik ke arah radit namun radit masih saja diam di situ.


"Soal jadwal bapak?"Tanya gisha sekali lagi.


"Khmmmm. "Gio pun berdhem sambil melirik radit.


Radit pun sadar bahwa gio ingin ngobrol berdua dengan gisha ia pun langsung berdiri dan pamit untuk ke ruangan nya.


"Oh ia gue lupa gue masih ada kerjaan, gue ke ruangan gue dulu ya gio. "Ucap radit sambil berdiri.


"Iya. "Ucap gio.


"Okeh permisi duluan ya. "Ucap radit lalu meninggal kan ruangan itu.


Radit keluar dari ruangan gio ia berjalan menuju keluar sesampai nya di luar ia pun heran kepada gio kenapa dia di suruh keluar padahal dia juga tau apa yang akan di katakan oleh gio kepada gisha.


Di Ruangan Gio.

__ADS_1


Di ruangan tersebut tinggal ada gio dan gisha mereka berdua masih sibuk gio masih sibuk dengan ponsel nya karena masalah pekerjaan, sedangkan gisha sibuk dengan fikiran nya sambil menata dokumen yang akan di bawa ke ruangan nya.


"Hmm. "Gio mengeluarkan suara nya ia telah selesai dengan ponsel nya.


"Siap -siap deh gue kena omel atau pun apa deh. "Batin gisha.


"Saya boleh minta tolong sama kamu. "Ucap gio dengan nada datar nya.


"Minta tolong apa ya pak."Ucap gisha sedikit terkejut karena seorang gio meminta tolong kepada dia, namun wajar sih kan saya sekertaris nya juga.


"Minggu depan ada acara besar perusahaan, jadi saya di suruh untuk menyiapkan nya. "Ucap gio.


"Oh itu ya pak tenang pak akan saya bantu ko apa lagi menyangkut dengan perusahaan kita. "Ucap gisha dengan enteng nya.


"Yakin kamu kamu. "Ucap gio meyakin kan gisha.


"Ia pak saya yakin, nanti saya buatin tema nya. "Ucap gisha dengan polos nya.


"Yasudah kalau kamu yakin, dan satu lagi kamu bisa dansa tidak? "Tanya gio.


"Okeh kalau gitu,nanti habis pulang kerja jangan langsung pulang kamu tunggu saya. "Uncap gio.


"Baik pak, kalau gitu saya permisi pak untuk kembali berkerja. "Ucap gisha.


"Iya silahkan. "Ucap gio, namun gio masih bingung kenapa gisha maen iya-iya aja yah.


Gisha keluar dari ruangan gio sambil membawa beberapa dokumen yang akan di cek sama gisha, gisha berjalan menuju ruangan nya sesampai nya di ruangan gisha langsung mengerjakan pekerjaan nya.


Gio masih heran dengan gisha kenapa ia tidak berdebat biasa nya ia suka berdebat terlebih dahulu karena ia heran dengan tingkah gisha ia pun menelepon radit.


"Kring -Kring. "Suara telepon di ruangan radit.


"Hallo. "Radit menjawab telepon tersebut.


"Eh dit gue rasa ada yang aneh sama si gisha. "Ucap gio to The poin.

__ADS_1


"Ya ampun kirain gue siapa yang telepon pake nomor kantor, ternyata lu. "Ucap radit di sebrang telepon.


"Ya abis nya gue males ke ruangan lu,kan lu ya juga lagi kerja. "Ucap gio.


"Nah ntuh lu tau gue lagi kerja ngapain lu telepon sama kali ganggu gue kerja. "Ucap radit.


"Tapi kan bentar, gue lagi bingung aja sama si gisha bisa-bisa nya dia langsung mau di ajak sama gue. "Ucap gio.


"Ya bagus lah kan egga usah pake acara ribut dulu. "Ucap radit.


"Iya juga sih, gue nya juga lagi males debat. "Ucap gio.


"Lu mau ngomong kaya gitu doang ke gue?"Tanya radit.


"Iya. "Jawab gio dengan santai.


"Gila ini orang kirian gue mau bahas kerjaan malah bahas kaya gini, kaya orang lagi bucin aja lu. "Ucap radit.


"Siapa yang bucin,lu kali. "Ucap gio.


"Terserah lu deh,gue mau lajut lagi kerja Okeh bay. "Ucap radit langsung menutup telepon nya.


"Eh ini anak egga sopan Main tutup telepon gue. "Ucap gio di hadapan telepon nya.


Radit di dalam ruangan nya menggelengkan kepala nya,yang egga habis fikir melihat kelakuan sahabat nya itu.Sedangkan gio di ruangan nya malah duduk santai padahal kerjaan nya sedang numpuk sekali.


.


.


.


.


**Happy Reading β˜ΊπŸ€—πŸ€—

__ADS_1


Jangan lupa vote like, and comment sebanyak -banyak nyaβ˜ΊπŸ˜πŸ€—πŸ™**


__ADS_2