
Gio mengajak gisha untuk ke rumah nya kembali karena mamah nya gio ingin mengajak gisha ke suatu tempat, dan gio pun mengia kan perkataan mamah nya.
"Sayang nanti aku jemput ya ke rumah kamu. "Ucap gio dalam telepon.
"Mau apa emang nya? "Tanya gisha.
"Mamah ingin bertemu sama kamu. "Jawab gio .
"Oh yaudah ia, aku siap-siap dulu yah. "Ucap gisha.
"Okeh sayang. "Ucap gio.
Setelah gisha mengakhiri telepon nya gisha bersiap-siap untuk menemui mamah gio, tak lama kemudian gio sudah sampai di rumah gisha dan pada akhirnya ibu gisha pun sudah tau kalau anak nya pacaran sama bos nya sendiri.
Tok. Tok.Tok. Gio mengetuk pintu.
"Iya sebentar. "Ucap ibu.
Ibu berjalan ke arah pintu depan ia akan membuka kan pintu.
"Selamat pagi bu. "Ucap gio.
"Pagi. "Ucap ibu.
"Ada gisha nya? "Tanya gio ke ibu.
"Ada ayo masuk dulu aja."Ucap ibu.
"Iya bu. "Ucap gio.
"Silahkan duduk, ibu panggil gisha dulu ya. "Ucap ibu.
"Iya bu."Ucap gio .
Ibu meninggalkan gio di ruangan tamu, ibu berjalan ke arah kamar gisha ia akan memberitahu kan bahwa gio sedang menunggu di bawah. Ibu sudah sampai di kamar gisha dan membuka pintu kamar gisha.
"Shaa. "Panggil ibu ke gisha.
"Iya bu ada apa? "Tanya gisha.
"Di bawah sudah ada gio tuh. "Ucap ibu.
"Oh iya bu sebentar lagi aku ke bawah ko. "Ucap gisha.
"Yaudah ibu tunggu yah."Ucap ibu.
"Iya bu."Ucap gisha.
Ibu sudah keluar dari kamar gisha dan ibu pun turun ke bawah ibu membawakan air untuk gio, gio sedang duduk saja sambil melihat di sekeliling rumah gisha dan ibu gisha datang sambil membawa kan air minum.
"Ini nak silahkan di minum. "Ucap ibu ke gio.
__ADS_1
"Oh iya bu terimakasih. "Ucap gio.
"Cuman ada air doang. "Ucap ibu.
"Iya bu engga apa -apa. "Ucap gio.
Tak lama kemudian gisha datang ia sudah rapih dan langsung mengajak gio untuk pergi, gio langsung mengia kan karena mereka juga sudah ada janji dengan mamah gio.
"Taraa sudah siap. "Ucap gisha.
"Anak ibu udah cantik aja. "Ucap ibu.
"Ahh ibu mah bisa aja. "Ucap gisha.
"Emang anak ibu mah cantik. "Ucap ibu.
"Yaudah yuk kita jalan takut nya telat. "Ucap gisha ke gio.
"Yaudah ayo."Ucap gio.
"Bu aku berangkat dulu yah. "Ucap gisha ke ibu nya.
"Iya hati -hati di jalan. "Ucap ibu.
"Iya bu dahh. "Ucap gisha.
"Kita pamit ya bu."Ucap gio dengan sopan.
"Iya nak hati-hati yah. "Ucap ibu.
Mereka berdua pun pamit setelah gisha dan gio pamit ke ibu nya, mereka berdua masuk ke mobil dan gio pun menyetir dan menuju ke rumah gio. Tak lama kemudian mereka telah sampai di rumah gio, gisha aga sedikit nerpes karena ini kedua kali nya mereka akan bertemu lagi.
"Kenapa muka kamu kaya tegang gitu. "Ucap gio.
"Engga ko. "Ucap gisha.
"Kita masuk yuk. "Ucap gio.
"Ayo ."Ucap gisha.
Sambil pegangan tangan gisha dan gio masuk ke dalam dan di sambut oleh kedua astiten rumah tangga keluarga gio.
"Bi mamah ke mana? "Tanya gio ke salah satu astiten rumah tangga nya.
"Ada den, bentar bibi panggil dulu yah nonya nyah. "Ucap bibi.
"Iya bi. "Ucap gio.
Bibi bergegas ke kamar mamah nya gio sedang kan bibi ijah memperintah kan astiten rumah tangga yang lain untuk menyiapkan minuman untuk gio dan gisha.
"Kamu siapkan minuman dan cemilan untuk mereka berdua. "Ucap bi ijah.
__ADS_1
"Baik bi."Ucap astiten rumah tangga.
Bi ijah pergi ke kamar mamah nya gio untuk memberitahukan bahwa di bawah ada gio dan gisha, sedangkan astiten yang lain menyiapkan minuman untuk gisha dan gio.
Tok. Tok. Tok... Bi ijah mengetuk pintu kamar mamah gio.
"Permisi bu."Ucap bi ijah.
"Kenapa bi. "Ucap mamah gio.
"Itu bu di bawah ada den gio. "Ucap bi ijah.
"Oh iya bi nanti saya akan ke bawah."Ucap mamah gio.
"Iya bu saya permisi kembali lagi ya bu. "Ucap bi ijah.
"Iya bi. "Ucap mamah gio.
Bi ijah kembali kebelakang tak lama bi ijah kebelakangan mamah gio turun dari atas ke bawah untuk menemui gio dan gisha, mamah gio tersenyum dan ada satu astiten rumah tangga gio yang sedang menyuguhkan air minum berserta cemilan.
"Silahkan di minum non den. "Ucap astiten rumah tangga gio.
"Iya terimakasih. "Ucap gisha sambil tersenyum.
Mamah gio sudah turun dan saat astiten rumah tangga nya undur dan tepat di belakang astiten itu mamah gio ada di situ.
"Permisi bu saya kebelakang. "Ucap astiten tersebut.
"Iya silahkan. "Ucap mamah gio.
Astiten pun pergi ke belakang dan mamah gio menyapa gisha dan anak nya.
"Kalian berdua sudah ada di sini ternyata."Ucap mamah gio.
"Iya mah. "Ucap gio.
"Hay tante gimana kabar nya."Ucap gisha sambil tersenyum dan menyalami mamah nya gio.
"Baik ko. "Ucap mamah gio dan mengulurkan tangannya ke gisha dan cipika cipiki.
"Silahkan duduk. "Ucap mamah gio.
"Iya tan. "Ucap gisha.
Mereka pun duduk dan sedikit mengobrol tak lama kemudian ponsel gio berdering dan ia pun harus mengangkat telepon nya karena hal penting, gio meninggal kan gisha dan mamah nya biar mereka berdua lebih leluasa untuk mengobrol nya gio pergi ke tempat yang lain karena kalau mengangkat telepon di situ pun tidak enak apa lagi membahas masalah pekerjaan, jadi gio memutuskan untuk pergi dari area ruang tamu.
.
.
.
__ADS_1
**Happy reading 🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**