
Gio akan mengusap noda yang ada pada bibir nya gisha, gisha malah terkejut karena tangan gio akan mengusap nya.
"Mau ngapain? "Tanya gisha.
"Itu ada noda di deket bibir kamu. "Ucap gio.
"Terus itu tangan mau ngapain. "Ucap gisha.
"Mau bersihin tuh."Ucap gio.
"Engga usah bisa sendiri. "Ucap gisha.
"Yaudah,makanya kalau makan jangan kaya anak kecil. "Ucap gio.
Gisha membersihkan noda tersebut namun gio melihat masih ada noda nya dan gio langsung mengusap noda nya.
"Tau noda nya di sebelah sini. "Ucap gio sambil mengusap nya.
"Hmmm. "Gisha hanya berdehem saja, gisha merasa aga gelisah.
"Kita ke mana lagi habis ini? "Tanya gio.
"Terserah mau nya ke mana. "Ucap gisha.
"Habisin dulu aja makanan nya. "Ucap gio.
Mereka berdua menghabiskan makananya, setelah makan gisha dan gio keluar dari tempat makan tersebut. Mereka berdua berjalan mengelilingi kota tersebut saat berjalan mereka menemukan semacam ada acara begitu gisha dan gio menghampiri nya.
"Di sebelah sana ada apa ya ko rame-rame. "Ucap gisha sambil menujuk ke arah kiri.
"Engga tau deh. "jawab gio.
"Kita ke sana yuk. "Ucap gisha sambil menarik gio.
"Iya ayo. "Ucap gio yang udah di tarik sama gisha.
Gisha dan gio menghampiri tempat tersebut di sana banyak sekali jajanan dan ada juga permainan, dan gisha menghampiri sebuah permainan tebakan dan kalau dapet mendapatkan boneka.
"Ngapain ke sini. "Ucap gio yang bingung.
__ADS_1
"Kita main ini seru tau. "Ucap gisha.
"Emang bisa kamu. "Ucap gio.
"Ya bisa lah gampang. "Ucap gisha.
"Yaudah maen aja. "Ucap gio sambil melihat gisha.
"Okeh. "Ucap gisha.
Gisha menghampiri permainan tersebut ia pun mulai main ia menembak namun gisha kurang sasaran, permainan gisha kalah satu kali ia pun pantang menyerah karena ia ingin mendapatkan boneka tersebut.
Gisha mencoba lagi namun gagal lagi dan gisha pun menyerah, tiba -tiba gio menghampiri gisha dan mengambil tembakan tersebut gio menembak dan langsung mendapatkan nya.
"Wah hebat sekali. "Ucap gisha.
"Nih boneka nya. "Ucap gio.
"Ko bisa sih satu tembakan aja. "Ucap gisha yang penasaran.
"Kalau kita nya fokus mah ya dapet lah, katanya tadi jago tapi cetek juga. "Ucap gio yang meledek gisha.
"Ngeles aja, yaudah pergi yuk dari sini. "Ucap gio.
"Mau ke mana lagi kita? "Tanya gisha.
"Kita jalan-jalan aja siapa tau dapet apa ke. "Ucap gio sambil berjalan.
Gisha mengikuti langkah gio mereka berjalan -jalan di daerah situ, gio dan gisha mencoba jajan di sana tak terasa hari semakin larut mereka masih saja di situ Gisha pun duduk di bangku .
"Nih minum nya. "Ucap gio sambil menyodorkan minum.
"Makasih. "Ucap gisha.
"Ternyata enak juga ya di sini apa lagi sudah malam kaya gini. "Ucap gio.
"Iya engga kerasa dari siang sampe malam gini. "Ucap gisha.
"Tapi menghilangkan penat sih. "Ucap gio.
__ADS_1
"Iya, kita pulang yuk. "Ajak gisha.
"Bentar baru aja jam berapa,ini tuh bukan indonesia ini. "Ucap gio.
"Bukannya kita besok harus pulang yah. "Ucap gisha.
"Gampang pulang mah. "Ucap gio.
"Hmmm. "Gisha hanya bisa pasrah saja.
Gisha berajak dari duduk nya ia mengahampiri tukang jajanan, ia membeli harum manis ternyata di sini juga ada bukan hanya di indonesia saja. Gisha membeli dua satu untuk nya dan satu lagi untuk gio.
"Nih buat kamu. "Ucap gisha sambil menyodorkan harum manis nya.
"Kaya anak kecil aja kamu beli kaya ginian. "Ucap gio sambil tersenyum.
"Mau anak kecil ke mau anak gede pasti tergiur sama jajanan ini. "Ucap gisha.
"Biasa aja tuh. "Ucap gio.
"Yaudah kalau engga mau mah siniin buat aku aja. "Ucap gisha dan mengambil punya gio.
"Ngasih tapi di ambil lagi. "Ucap gio.
"Lagian suruh siapa bilang gitu tadi. "Ucap gisha.
Gio hanya tesenyum melihat tingkah gisha kaya anak kecil gio melihat gisha makan harum manis dengan nikmat, dan tiba-tiba saat gisha menggigit harus manis nya gio pun menggigit harus manis tersebut seketika gisha membulatkan bola mata nya ia pun terkejut melihat gio begitu.
.
.
.
.
**Happy Readingš¤š¤
Jangan lupa vote like and comenāŗš**
__ADS_1