
Gisha pun di terima kerja di perusahaan itu lalu gisha pun pulang ke rumah membawa kabar gembira kepada ibu nya karena ia mulai kerja nya besok pagi, Tak lama kemudian gisha telah sampai di rumah nya.
"Ibu kaya nya belum pulang deh, "Gisha ngomong sendiri gisha mengecek tas nya untuk mencari kunci rumah nya.
"Ah aku lupa membawa nya terus aku ke mana yah" Gisha sambil perfikir.
"Aha gue kontek si lala aja deh, "
Gisha pun memutuskan menghubungi lala lewat telepon nya namun lala tidak mengagkat nya lalu gisha mengirimkan pesan kepada lala.
.
.
.
Di kantor papah nya lala
Papah nya lala memperkenalkan lala sebagai pegawai biasa di kantor nya kepada karyawan yang lain dan menepatkan sebagai Manajer di kantor papah nya.
"Perkenalkan ini pegawai saya dan kenapa saya yang langsung memperkenal kan karena ada beberapa hal juga dan saya langsung tertarik dengan pegawai ini silahkan perkenalkan diri anda, "Dengan tegasnya papah nya lala berbicara.
"Baik perkenalkan nama saya lala wijaya senang bisa berkerja di sini dan mohon bimbingan nya juga untuk kalian semua,Terimakasi" Lala pun sambil tersenyum.
"Salam kenal dari kita semuanya ibu lala, "Salah satu karyawan menjawab.
Mereka semua pun kembali ke perkejaan nya masing-masing sedangkan lala masih bingung dan tidak tau ruangan nya di mana salah satu seketaris papa nya pun mengajak lala ke ruangannya.
"Mari mba saya antar ke ruangan mba"Seketaris papah pun mengajak lala.
"Oh iya mari. "Lala menjawab sambil tersenyum.
Seketaris papah nya lala pun mengatarkan lala ke ruangan nya sampai lah di ruangan lalal ruangan yang cukup luas dan sangat enak untuk di tempati.
"Ini mba ruangan nya silahkan masuk"
"Oh iya mba, "
Lala pun masuk keruangan ia pun masih tidak percaya bahwa dia akan punya ruangan sendiri dan sangat luas.
"Apakah ada yang bisa saya bantu lagi mba, "
"Tidak ada mba"
"Kalau tidak ada saya ijin keluar ya mba "
__ADS_1
"Oh iya silahkan"
Sang seketaris pun keluar dari ruangan lala sedang kan lala masih melihat-lihat isi ruangan nya lala pun menaruh tas nya lalu ia duduk di kursi ia berkerja dan ia pun memutuskan untuk membuka ponsel nya dan ternyata ada pesan dari sahabatnya.
"Gue mau cerita nih, "Isi pesan gisha ke lala.
"Kenapa nih si gisha mau cerita apa yah"Dalam fikiran lala yaudah gue bales dulu aja deh biar engga penasaran.
"Sory gue baru bales gue baru pegang handphoe soalnya luh mau cerita apa sha, "lala mengirim pesan.
"Poko nya gue pengen ketemu sama luh gue lagi bingung nih, "balasan dari gisha ternyata gisha mau kasih kejutan bahwa dia tidak di terima di perusahaan itu.
"Cerita dulu aja di sini gue engga enak kalau langsung keluar sekarang mah, "
"Gimana ya gue ngomong nya ke luh gue juga bingung, "
"Masalah apa kerjaan luh yang tadi?"Tanya lala.
"Ia itu yang gue mau bahasa tapi gue engga enak kalau cerita di handphoen mah, "
"Yaudah mau ketemu di mana sama gue"
"Di cafe biasa aja "
"Okeh ,gue jadi penasaran emang hasil interview luh gimana sih"
"Ah luh kalau ngomong jangan setengah-tengah dong, "Lala mulai penasaran.
"Nanti gue ceritain deh gue juga baru kali ini juga kan ngelamar ke perusahaan. "
"Yaudah nanti gue kabarin kalau udah waktu nya pulang."
"Okeh"
Lala pun mengakhiri pesan singkat bersama gisha namun lala tetap penasaran sama gisha sebenar nya ia di terima apa tidak ya di perusahaan itu ah kalau gue lagi di rumah gue udah berangkat nemuin si gisha sayangnya gue lagi di kantor jadi engga bisa seenaknya juga ninggalin kantor.
.
.
.
Di rumah gisha.
Ternyata ibu nya gisha sudah pulang dan gisha sedang duduk sambil tertawa melihat pesan dari sahabatnya itu sampai ibu nya heran melihat gisha.
__ADS_1
"Eh sha kamu sudah pulang, "Tegor ibu.
"Iya bu eh ibu baru pulang? "Tanya gisha.
"Iya nak hayo kita masuk,
Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah ibu pun duduk di sofa sambil menaruh tas nya, saat ibu mau mengambil ari minum ternyata gisha sudah membawa kannya.
"Ini bu minum nya"Gisha menyodorkan minuman ke ibu nya.
"Terimakasih nak, oh ya tumben kamu sudah pulang gimana tadi interviewnya? "Tanya ibu.
"Hmmm aku engga di terima bu di perusahaan itu, "Gisha menjawab dengan raut wajah sedih.
"Engga apa-apa sha nanti juga dapat di perusahaan yang lain jangan sedih dong semangat, "Ibu pun berusaha menyemangati anak nya.
"Tapi bu kan perushaan itu emang tidak menolak ku"
"Maksudnya "
"Aku di terima bu di perusahaan itu "Gisha tertawa.
"Hmm anak ibu sudah mulai yah jail nya"
"Heheh expresi ibu sangat meggemas kan, "Gisha meledek ibu.
"Kamu yah, "
"Oh ya bu nanti aku bakalan ke luar ya bu lala mengajak ku untuk ke cafe boleh kan, "
"Iya boleh nak, "
"Makasih bu, aku mau mandi dulu yah, "
"Iya sayang nanti pulangnya harus tepat waktu "
"Baik bu"
Gisha pun ke kamarnya ia menaruh tas dan ponsel nya lalu ia pun ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya yang lengket itu.
.
.
.
__ADS_1
Happy Reading☺🤗🤗
jangan lupa vote, like and comen☺🙏