Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 270


__ADS_3

Gio dan radit masih di cafe lala sudah pulang namun radit masih saja melihat ke arah luar, dan gio pun menepuk punggung radit.


"Orang nya juga udah pergi masih aja di liatin. "Ucap gio.


"Apaan sih eluh orang gue engga ngeliatin lala. "Ucap radit.


"Dih siapa juga yang bilang eluh liatin lala orang gue engga bilang kaya gitu ."Ucap gio.


"Tadi eluh bilang. "Ucap radit.


"Tadi gue cuman bilang jangan liat ke arah luar mulu orang nya udah engga ada. "Ucap gio.


"Sama aja kan tertuju nya ke situ juga. "Ucap radit.


"Yaelah sensi bener eluh, emang bener kan apa yang gue bilang tadi. "Ucap gio.


"Dah ah gue mau pulang. "Ucap Radit,dan radit pun pulang.


"Bareng lah gue juga mau pulang ini. "Ucap gio.


"Yaudah ayo, eh bentar dulu eluh mau pulang ke rumah apa ke mana nih. "Ucap radit.


"Ke rumah lah ngapain juga gue ke rumah eluh. "Ucap gio.


"Bagus lah kalau gitu ."Ucap radit.


Gio dan radit meninggalkan cabe tersebut mereka pun mengendarai kendaraan nya masing -masing,radit pulang ke rumahnya begitu pun gio ia pun pulang rumah nya.


Di pagi hari.


Gisha sudah terbangun dari tidurnya ia pun langsung membereskan tempat tidur nya lalu mandi, tak lama kemudian gisha sudah selesai mandi ia pun memakai baju dan sudah rapih tak lupa ia sedikit memakai make up dan tak lupa juga ia memakai jam tangan, setelah selesai semua nya gisha pun keluar dari kamar nya.


"Selamat pagi bu. "Ucap gisha kepada ibu nya.


"Selamat pagi juga sha. "Jawab ibu.


"Wahh kaya nya ibu bikin sarapan yang enak nih pagi ini. "Ucap gisha.


"Oh iya dong ibu masakin masakan yang enak buat anak kesayangan ibu. "Ucap ibu.


"Heumm bau nya sudah menggoda nih. "Ucap gisha.


"Sini ibu ambiliin untuk kamu. "Ucap ibu.


"Ini bu piring nya. "Ucap gisha sambil menyodorkan piring ke ibu nya.


Ibu mengambilkan sarapan kan untuk gisha, setelah ibu mengambilkannya gisha sarapan begitu lahap tak lama kemudian gisha sudah selesai sarapan nya ia pun pamit kepada ibu nya.

__ADS_1


"Bu aku berangkat ke kantor dulu yah. "Ucap gisha.


"Iya sha hati-hati di jalan, itu susu nya di habis kan dulu. "Ucap ibu.


"Iya bu. "Ucap gisha sambil meneguk segelas susu.


"Pelan -pelan dong sha kamu tuh. "Ucap ibu.


"Buru-buru bu, aku berangkat ya bu. "Ucap gisha sambil mencium pipi ibu nya.


"Iya sha hati -hati. "Ucap ibu.


"Iya bu. "Ucap gisha sambil berjalan.


Gisha keluar dari rumah nya taxi online yang di pesan gisha sudah berada di depan rumah nya gisha, gisha masuk ke dalam mobil.


"Mau ke mana bu? "Tanya supir taxi tersebut.


"Sesuai aplikasi aja mas. "Jawab gisha.


"Oh iya bu. "Ucap supir tersebut.


Taxi pun berjalan ke arah kantor gisha, gisha sangat menikmati perjalanan ke kantor nya beberapa saat gisha melihat ponsel nya namun tidak ada notif dari pacar nya gisha hanya menghelas kan nafas nya, Tak lama kemudian gisha sudah sampai di kantor nya.


"Sudah sampai bu. "Ucap supir taxi yang membuyarkan lamunan gisha.


"Sudah bu. "Ucap supir taxi.


"Oh iya pak, makasih yah. "Ucap gisha dan gisha pun keluar dari taxi tersebut.


Gisha keluar dari taxi ia pun berjalan menuju ke gedung,gisha masuk ke dalam saat gisha akan masuk seperti biasa gisha menempelkan kartu tanda pengenal dan gisha pun masuk saat gisha akan masuk rena pun datang memanggil gisha.


"Gisha. "Panggil rena ke gisha.


Dan gisha pun menoleh ke arah sumber suara tersebut, rena berlari kecil untuk menghampiri gisha.


"Kenapa lari-lari kaya gitu? "Tanya gisha.


"Gue ngejar eluh dari tadi tau. "Ucap rena.


"Ngapain ngejar-ngejar gue engga ada kerjaan banget sih eluh. "Ucap gisha.


"Gue pengen bareng aja soal nya engga ada temen nya gue. "Ucap rena.


"Kirain gue kenapa, yaudah ayo masuk. "Ucap gisha.


"Heheh. "Rena hayan tersenyum.

__ADS_1


Di dalam lift gisha hanya terdiam saja biasanya ia selalu ngoceh apa lagi ada rena pasti ada aja yang di omongin, rena pun heran kenapa dengan gisha hari ini ia keliatan tidak begitu semangat.


"Eluh kenapa sih lagi sakit bukan? "Tanya rena ke gisha.


"Engga gue engga kenapa -kenapa. "Jawab gisha.


"Kaya yang engga semangat gitu. "Ucap rena.


"Engga ko biasa aja."Ucap gisha.


"Apa eluh lagi ada masalah? "Tanya rena.


"Engga juga. "Jawab gisha.


"Apa gara-gara pak gio. "Ucap rena.


"sutttt suara eluh bisa di kecilin engga. "Ucap gisha sambil menutup mukut rena.


"Santai aja kali toh semua yang di kantor juga udah pada tau. "Ucap rena.


"Tapi tetap aja engga enak. "Ucap gisha.


"Santai aja kali,toh engga ada siapa-siapa juga."Ucap rena.


"Noh bentar lagi nyampe ruangan eluh. "Ucap gisha.


"Galak bener nih pacar pak gio hari ini. "Ledek rena.


"Apa sih ren."Ucap gisha.


Dan suara lift pun berbunyi Tink.


"Gue duluan yah bye pacar pak gio. "Ucap rena sambil keluar.


"Heh bener-bener yah luh. "Ucap gisha sambil mau mukul rena namun rena keburu lari dari lift.


Rena pun berlari dan pintu lift pun tertutup gisha masih saja kesal dengan rena, akhir-akhir ini gisha aga sensitif biasanya ia tidak seperti itu apa lagi kalau di bencandai sama rena, Tak lama kemudian gisha sudah sampai di ruangan nya seperti biasa gisha menaruh barang-barang nya terlebih dahulu dan menghidupkan komputer nya.


.


.


.


**Happy ReadingšŸ¤—šŸ¤—


Jangan lupa vote like and comeā˜ŗšŸ™**

__ADS_1


__ADS_2