Harga Diri Adalah Harga Mati

Harga Diri Adalah Harga Mati
Kejutan


__ADS_3

Steven membawa makanan memasuki kamar Angeli.


"Kamu mau ke kampus?" tanya Steven.


"Bagaimana kondisi badanmu?" Steven khawatir.


"Kepalaku masih agak sakit, tapi aku mau melihat pertunjukkan karate!" tegas Angeli.


"Kalau begitu makan dulu ya, nanti kakak antar!" ucap Steven.


"Oke." Angeli pun menuruti kata Steven.


Sebelum berangkat Angeli menyimpan kotak puisi itu di dalam lemari. Angeli pun menyimpan bunga plastik pemberian Surya di samping kotak itu sambil mengatakan "Surya, aku malu untuk menerimamu, kamu tidak tahu siapa aku sebenarnya, tapi aku takut kehilanganmu, apa yang harus aku lakukan?"


"Jadi berangkat gak? Udah jam satu nih." Steven membuat Angeli kaget, "Ngelamun ya?" Steven tersenyum.


"O ya kak, diary aku yang dari kak Aaron dimana ya? Kakak tau tidak?" tanya Angeli.


"Maaf ya, udah kakak bakar, kamu tidak marah kan?" tanya Steven.


"Owh. Ya udah gak papa! Yu kita berangkat!" ajak Angeli.


Angeli langsung bergegas pergi bersama Steven. Saat di depan gerbang Angeli meminta Steven menurunkannya.


"Kamu yakin tidak usah diantar sampai ke dalam?" tanya Steven ragu.


"Iya kak, nanti aku pulang bersama Cahya, dah." jawab Angeli.


"Tapi kamu masih sakit?" Steven khawatir.

__ADS_1


"Aku akan baik-baik saja kak" sambil berlalu pergi meninggalkan Steven.


"Aku telat. Eh, apa tidak ada masalah apa-apa disini mengenai putusnya hubunganku dengan Doni?" bisik hati Angeli, "Aduh ngapain juga aku mikirin si Doni lagi!" Angeli berlari menuju tempat demonstrasi.


Sesampainya di tempat demonstrasi, langkah Angeli terhenti.


"Tuh kan benar aku telat, demonstrasinya sudah dimulai. "Angeli menghela nafas.


"Angel. Kenapa kamu kesini? Bukannya kamu sakit?" Surya mendekati Angeli.


"Udah mendingan kok." Angeli tersenyum.


"Sekarang saatnya mendemonstrasikan pemenang olimpiade karate tahun lalu, berikan tepuk tangan yang meriah untuk Andani!" ucap pembawa acara.


Teg. Tiba-tiba jantung Angeli berdetak lebih kencang, seluruh tubuhnya gemetar. "Kenapa aku seperti ini? Apa yang direncanakan Andani?" bisik hati Angeli.


"Sial. Aku benar-benar kena jebakan Andani! Akh gak peduli juga, udah basah ya tenggelam aja sekalian!" ucap Angeli dalam hati.


"Kamu kenapa Angel?" tanya Surya.


"Kepalaku masih sedikit sakit aja." Angeli tersenyum.


"Karena tidak ada yang mengajukan diri, aku akan menantang mahasiswa baru!" ucapan Andani sontak membuat kaget semua mahasiswa.


"Aku ingin menantang Angelina Alexandria!" semua mahasiswa kaget dengan perkataan Andani.


"Sesuai dugaanku." Angeli melepas kacamatanya dan menitipkannya pada Surya yang masih kaget.


Angeli berjalan mendekati Andani, dan mengulurkan tangannya. "Ada imbalannya gak?" tanya Angeli.

__ADS_1


"Yang kalah harus menuruti semua yang diinginkan pemenang!" membalas uluran tangan Angeli.


"Berapa lama?" tanya Angeli.


"Kita bicarakan nanti!" langsung menghajar Angeli, dan pertandingan pun dimulai.


Andani yang jago karate menggunakan jurusnya dengan teratur, sedangkan Angeli hanya menggunakan jurus apa saja yang dia bisa "Yang penting tidak kalah!" itu salah satu motto Angeli.


Semua mahasiswa yang baru tahu kalau sebenarnya Angeli adalah seorang model keluaraga Alexander yang terkenal dengan sebutan 'Purti Alexa' sangat kaget, termasuk Doni.


Pertadingan dimenangkan oleh Angeli, namun sayangnya kondisi Angeli kembali drop dan langsung terjatuh saat keluar arena.


Andani bergegas mendekati Angeli. "Mengenai kesepakatan tadi, kita bicarakan kapan-kapan saja" ucap Angeli pada Andani.


"Oke." Andani setuju.


Reiner, Surya, Rio dan Doni langsung mendekati Angeli. Entah apa yang mereka katakan, Angeli tidak peduli.


"Andani, bukankah kita punya kesepakatan? Jangan sentuh Angeli lagi!" bentak Reiner pada Andani.


"Rei. Aku mohon sama kamu, berikan Andani satu kesempatan lagi!" teriak Angeli.


"Oke, nanti kamu bicarakan dengan kak Aaron! Sekarang kita pulang!" ajak Reiner.


"Rei. Boleh kan kalau aku mengantarkan Angeli" pinta Doni.


"Angeli mau pulang sama Surya! sekarang Angeli pacar Surya! Jadi kamu jangan deket-deket sama Angeli lagi!" ucap Reiner.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2