
Angeli membawa cat dan mengecat goresan yang ada di mobil merah kesayangannya.
"Jadi tukang cat mba?" ucap Reiner.
"Aku gak suka dipanggil mba! Emangnya aku mba-mba apa!" Angeli kesal.
"Kamu ngapain aja sama Surya?" tanya Reiner.
"Kepo." Angeli cemberut.
"Jangan gitu dong! harusnya kamu berterima kasih pada kakakmu ini yang memberikan kesempatan pada adik kesayangannya agar dekat dengan orang yang dicintainya. Iya gak?" sambil mengerutkan keningnya.
"Gak lucu!" Angeli berlalu pergi meninggalkan Reiner.
Angeli masuk ke dalam kamar, dan mengambil bunga plastik dari Surya.
"Surya, ini terlalu cepat, seharusnya kita saling mengenal terlebih dahulu!" Angeli kembali menyimpan bunga itu dan pergi mandi.
Setelah selesai mandi, Angeli menyiapkan barang-barang untuk kemping.
Tiba-tiba hand phonenya berdering, Angeli melihatnya. "Surya. Ada apa?" bisik hatinya, Angeli tidak menghiraukan telpon dari Surya.
Surya merasa sangat gelisah, "Angel. Kenapa kamu tidak mengangkat teponku? Apa kamu marah? Angel. Ayolah angkat." sambil berkali-kali memanggil Angeli. Namun tetap tidak ada jawaban.
Surya pun langsung mengirim pesan.
Surya :
"Angel, kenapa kamu tidak mengangkat telponku?"
"Apa kamu masih marah padaku?"
"Angel, jawab dong!"
"Angel, dimana letak kesalahanku? Kamu jelaskan dong apa yang kamu mau!"
__ADS_1
"Angel."
"Angel?"
"Angelina Alexandria. Aku mencintai kamu. Izinkan aku memahamimu."
"Angel. Setidaknya kamu balas pesan aku."
"Angeli."
Tidak ada satu pesan pun yang dibalas oleh Angeli, "Surya, aku tidak mengerti apa yang aku rasakan, aku juga tidak tahu apa yang aku lakukan ini salah?" gumam Angeli.
Surya :
"Angeli. Aku berjanji akan menuruti semua maumu. Asal kamu terbuka sama aku. Please. Jangan membuat aku merasa tak karuan begini!"
"Angeli, Please bales!"
Angeli :
"Kamu juga gak usah lebay deh! Aku gak papa, aku cuma lagi beresin barang buat besok. Kamu udah nyiapin belum?"
Surya :
"He, aku belum siap-siap tuh."
Angeli :
"Ya udah siap-siap sana!"
Surya :
"Angel, kamu gak marah kan sama aku?"
Angeli :
__ADS_1
"Udah, jangan bahas hal-hal yang membuatmu gak tenang!"
Surya :
"Siap tuan Putri."
"Aku ini kenapa sih? Kenapa aku bisa jatuh cinta pada Surya? Padahal aku tidak punya masa depan! Sisa hidupku ini hanya ingin membuat mama dan papa bahagia. Kenapa aku bisa terjebak disini? Kenapa aku tidak ikut bersama mama dan papa saja? Kenapa? Kenapa Angel?" bisik hati Angeli sambil menangis.
"Surya, seandainya kau tahu apa yang aku rasakan! seandainya kau tau keadaan aku sebenarnya? Apa kamu akan menerima aku apa adanya? Apa kamu akan menyayangiku?" pertanyaan-pertanyaan itu terus berkecamuk dalam hati Angeli.
"Surya, seiring berjalannya waktu, aku akan mencoba menjelaskannya padamu. Aku akan mencari cara agar tidak menyakiti hatimu. Walaupun semua itu sangat berat." Angeli menghapus air matanya yang tak berhenti mengalir.
"Apa sebaiknya aku memberi tahu semuanya pada Surya? setelah itu aku pergi ke Prancis menyusul mama dan papa. Tapi, kalau begitu aku lari dari kenyataan dong? Aku kan harus belajar tanggung jawab."
"Kalau pergi begitu saja? Aaaahhh, kepalaku pusing!" sambil membanting hand phonenya ke arah kaca tanpa ia sadari.
Suara berisik dari kamar Angeli membuat semua orang yang ada di ruang tamu kaget.
Steven langsung pergi ke kamar Angeli, "Angel. Kamu kenapa?" Steven langsung mendekati Angeli yang tergeletak lemas di atas lantai.
Aaron pun masuk ke kamar Angeli, mengambil hand phone Angeli. "Kaca kamar kamu pecah lagi?" ucap Aaron sambil memberikan hand phonenya.
"Sudahlah kak! itu kan bisa diperbaiki lagi." ucap Steven.
"Maaf." sesal Angeli.
Kata maaf yang terucap dari Angeli membuat Aaron khawatir, Aaron takut kalau kondisi Angeli semakin lemah. "Biasanya dia berontak, tapi sekarang dia?" bisik hati Aaron.
"Sudah, kaca bisa dibeli, yang penting kamu baik-baik saja." Aaron menenangkan Angeli.
"Kamu kenapa? cerita dong sama kakak!" pinta Steven.
"Aku mau tidur." Angeli pun berbaring di tempat tidurnya.
Steven berbaring di sofa kamar Angeli, karena takut terjadi apa-apa dengannya. Sementara Aaron pergi meninggalkan mereka untuk menyuruh orang memperbaiki kaca kamar Angeli.
__ADS_1
BERSAMBUNG...