
"Aku mau jajan dulu, kamu mau ikut?" tanya Andani pada Angeli.
"Boleh, aku ikut." Mereka pun pergi menuju warung yang ada disana.
"Ada makanan kesukaan kamu." ucap Andani.
"Apa?" tanya Angeli.
"Gorengan tempe." jawab Andani.
"Ternyata kamu tidak bisa move on dari aku. Masih ingat saja apa yang aku suka" Angeli tersenyum.
"Kamu jangan coba-coba menggoda aku! Aku tidak mau kena kasus lagi!" tegas Andani.
"Maaf. Aku juga tidak mau kena kasus lagi." Angeli berkata dengan lemah lembut.
Setelah jajanannya dibungkus, Angeli membayarnya. "Berapa semuanya pak?" tanya Angeli.
"Opat puluh rebu Neng." jawab pedagang itu.
Angeli memberikan uang lembaran seratus ribu.
"Neng meni geulis, sanes urang Bandung nya?" sambil memberikan kembaliannya.
Angeli hanya tersenyum, "Maaf pak, saya tidak bisa bahasa Sunda." Angeli pun pamitan.
"Ini milikmu." sambil memberikan kantong keresek pada Andani.
__ADS_1
"Terima kasih udah traktir aku" ucap Andani.
"Aku harus belajar bahasa Sunda, supaya aku gak kikuk kayak tadi." ucap Angeli dalam hati.
"Hey. Jangan melamun!" sentak Andani.
"Aku senang berada didekat kamu dan aku hanya minta satu hal pada kamu, jangan ungkit lagi kasus kita dua tahun yang lalu! karena itu sangat menyakitkan dan membuat aku hilang arah tujuan." pinta Angeli.
Andani melihat butiran air mata di ujung mata Angeli, "Iya. Apapun yang kamu mau, akan aku lakukan!" tegas Andani.
Andani mengantarkan Angeli ke depan tenda dan berpamitan.
"Darimana? Lama banget?" tanya Reiner.
"Jajan dulu. Mau?" tanya Angeli.
Tepat pukul 10.00 seluruh mahasiswa berkumpul di lapangan, "Mohon perhatian semuanya, sebelum kegiatan dimulai semua mahasiswa akan dibagi kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok berjumlah dua belas orang." tegas Boni.
"Setiap kelompok kami campur, jadi beda lagi dengan kelompok tenda."
"Satu kelompok dibimbing oleh dua panitia. Untuk kelompok satu : (1) Angelina (2) Awan (3) Cahya (4) Doni (5) Elsa (6) Friska (7) Kayla (8) Rayna (9) Reiner (10) Rio (11) Surya dan (12) Tria."
"Panitia pembimbingnya kak Andani dan akan akan dibantu oleh kak Steven Alexander, itu juga atas pertimbangan panitia dan dosen dikarenakan kondisi Angeli sedang lemah dan hanya kak Steven yang tahu kondisinya saat ini!" jelas Boni.
Boni pun melanjutkan pembagian kelompok sampai selesai.
"Untuk kegiatan hari ini kita akan bermain mencari jejak, saat mencari jejak kalian akan menemui pos-pos panitia, disetiap pos kalian harus menjawab soal yang disediakan panitia."
__ADS_1
"Setelah mencari jejak, kita akan bermain halang rintang, spider web, flaying fox dan lain-lain."
"Untuk hari kedua, kalian harus menampilkan bakat yang kalian bisa, mau berkelompok, mau individu, itu terserah kalian, kakak sarankan lebih baik individu! Nanti malam kalian berlatih untuk besok!"
Untuk hari Minggu pagi kita akan mengadakan penghijauan/penanaman bibit di daerah pegunungan ini yang terlihat gundul, setelah itu kita akan membagi-bagikan sedikit harta kita yang kita kumpulkan sejak hari Senin kepada warga yang kurang mampu di perkampungan sekitar bumi perkemahan ini."
"Apa kalian semua paham?" tanya Boni.
"Paham." jawab semua mahasiswa.
"Ada pertanyaan?" tanya Boni.
Reiner mengacungkan tangan, "Kak, apa akan ada acara api unggun?"
"Tentu saja ada, malam Minggu nanti." jawab Boni.
"Ada pertanyaan lagi?" tanya Doni.
"Kak, apa ada rincian jadwalnya?" tanya Awan.
"Tenang saja nanti kami akan membagikannya kepada kakak panitia pembimbing kalian." sahut Doni.
"Apa ada pertanyaan lagi?" tanya Doni lagi.
Semua mahasiswa terdiam, "Baik kalau tidak ada pertanyaan lagi, silahkan kalian ikuti kakak panitia pembimbing kalian!"
Seluruh mahasiswa pun mengikuti panitia pembimbingnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG...