Harga Diri Adalah Harga Mati

Harga Diri Adalah Harga Mati
Kisah Silam Bag. 2


__ADS_3

Masuk SMP


Saat masuk SMP, untuk pertama kalinya Angeli mendapatkan teman perempuan. Angeli duduk di dekat seorang anak perempuan karena saat itu Reiner tidak mau satu bangku lagi dengan Angeli. Anak perempuan itu bernama Permata.


Permata seorang anak yang pendiam, banyak teman-teman yang menghinanya karena ia cacat. Angeli selalu membelanya karena Angeli merasa menyayanginya.


Hari berganti hari Angeli semakin mengenalnya, sampai-sampai Angeli tahu hal yang paling ia sukai adalah menuliskan curhatannya di dalam diary.


Angeli tidak tahu dan tidak begitu mempedulikan isi diarynya karena memang itu rahasianya. Angeli hanya menganggap itu sebagi hiburannya dikala sepi. Perlahan Angeli ketularan menulis di diary tanpa sepengetahuan siapapun.


Sampai akhirnya Permata meninggal karena Permata mempunyai penyakit meningitis.


Atas permintaan Mama Permata, Angeli membaca diary milik Permata. Angeli membaca kisah kehidupan Permata yang pahit dan keinginan Permata yang belum tercapai.


Angeli mengingat kata yang kalimat terakhir yang ia tulis, "terima kasih Angelina Alexandria, kau sudah hadir dihidupku dan memberi aku kebahagiaan."


Sejak saat itu Angeli tidak suka diary, Angeli pun membakar diarynya. Bahkan baginya diary adalah sebuah buku penghantar kematian.

__ADS_1


Sejak kematian Permata, Angeli suka menyendiri di sebuah jembatan. Dia sering membuang puisi karyanya.


****


Pemuja Angeli


Angeli anak yang sangat cantik, cerdas, manja dan tomboy. Angeli tidak pernah berpenampilan anggun, Angeli sama sekali tidak menyukai make up.


Sehari-hari Angeli memakai pakaian berlengan panjang, bawahannya selalu memakai rok pendek selutut dan high heels. Semua pakaian yang ia pakai harus sesuai dengan keinginanya.


Angeli tidak pernah memakai pakaian terbuka atau lengan pendek karena ia menyembunyikan luka bakarnya.


Angeli tidak segan-segan menghajar orang-orang yang mengusiknya. Ia juga sering menghancurkan fasilitas sekolah jika dia mengamuk.


Sikapnya yang sombong, pelit, dan suka menindas muncul saat ia sudah sering merasa teraniaya.


Dia tidak segan-segan melontarkan kata-kata kasar pada orang yang tidak disukainya, sekalipun itu seorang guru.

__ADS_1


Walaupun dipandang anak bandel, Angeli tidak pernah keluar malam, kecuali jika ada kakak yang menemani. Itu pun dia keluar menggunakan kacamata hitam, karena hanya dengan menggunakan kaca mata hitam pandangannya terasa normal.


Banyak laki-laki yang tertarik padanya tapi tidak bisa menyentuhnya sedikitpun. Sekali saja ada yang berani mendekatinya dia langsung menghajarnya, karena moto hidupnya "Harga diri adalah harga mati."


Angeli dikenal sebagai wanita sejuta pesona dan wanita sejuta gaya, tapi dibelakang itu dia juga sering dijuluki wanita iblis.


Menginjak kelas VIII SMP, ada seorang anak SMA yang sering datang menghampiri Angeli.


Awalnya Angeli mengira dia adalah seorang anak laki-laki, karena gayanya persis laki-laki. Nama anak SMA itu adalah Andani.


Sejak Angeli mengenal Andani, Angeli semakin liar. Pulang sekolah, Angeli hanya bermain bersama Andani.


Kakak-kakaknya melarang Angeli bergaul dengan Andani, karena takut Angeli terjerumus kedalam pergaulan bebas.


Angeli sering mengikuti balap kuda bersama Andani. Tentu saja Andani yang mengajaknya.


Angeli suka bermain taruhan dan dia selalu menang jika mengikuti balapan. Hal ini membuat Andani kagum terhadap Angeli.

__ADS_1


Meskipun Angeli dipandang liar, Angeli tidak pernah pulang malam. Paling telat pukul 17.00. Angeli juga tidak pernah terlibat dengan minum-minuman keras, ataupun obat-obat terlarang.


Next episodes, back to story.


__ADS_2