HARLEY THE SECRET AGENT

HARLEY THE SECRET AGENT
Undangan Istimewa


__ADS_3

Alexander tengah mengawasi langsung proses menebang pohon di hutan industri dengan tim nya ketika dia tanpa sengaja melihat ada sekumpulan orang yang seperti sedang bersiap-siap untuk melakukan sesuatu, dia berpikir mereka pasti akan melakukan sebuah penyerangan jika dilihat dari alat-alat yang tengah mereka persiapkan.


Pria tinggi besar berahang tegas ini bahkan menyaksikan sesosok pria tinggi besar berpakaian rapi dengan setelan jas hitamnya yang datang dengan menggunakan sebuah helikopter, lalu memerintahkan kepada mereka untuk menghancurkan semua tanpa sisa.


Alex tidak mengerti apa yang mereka maksud saat itu dan menganggap semua hanya kebetulan saja, hingga tiba-tiba saja Jason hadir dalam kehidupan mereka.


Sikap Jason yang ramah dan baik juga sangat penolong memudahkan pria itu untuk masuk lebih dalam lagi di kehidupan keluarga Alexander dalam waktu yang relatif cepat, bahkan terlalu cepat jika Athena pikir lagi saat ini.


Mereka hampir saja menyerahkan Marilyn kepada pemuda tampan itu, untungnya sikap Mary yang sedikit urakan terkadang membuat Jason terlihat enggan untuk berada dekat dengannya.


Bahkan ide untuk perjalanan bisnis mereka kali ini didapatkan dari Jason, pria itu memperkenalkan Alexander kepada seorang pengusaha kayu di negara M dan mengatur pertemuan mereka diluar sepengetahuan Alex.


Malam itu Alejandro mengundang Alexander dan Athena dalam sebuah jamuan makan malam disebuah restoran terkenal di kota tersebut, semua terasa wajar dirasakan oleh Athena hingga tiba-tiba sang suami pamit untuk pergi ke kamar kecil dan tak lama Alejandro pun melakukan hal yang sama.


Tak lama setelah Alex kembali, tiba-tiba asisten kepercayaan Alejandro mengatakan bahwa bos besarnya mendadak harus menghadiri sebuah urusan bisnis setelah pria itu menerima sebuah panggilan telepon.


Dari situlah keadaan berubah drastis, apalagi dengan sikap Alex terhadap Athena. Pria yang sebelumnya begitu romantis dan lembut berubah menjadi ketus dan terkesan kasar.


"Jadi sebenarnya pria itu hanya berada dalam situasi yang salah disaat yang tepat" Ucap Rumius.


"Kita harus menemukan Alex untuk mengetahui siapa pria yang dia lihat saat itu dan lagi aku tidak habis pikir mengapa begitu mudah bagi mereka untuk menerima kehadiran orang baru di keluarga mereka" Lanjut Rumius.


Adalah hal yang sangat bodoh menurut pria tua itu jika hanya dalam waktu singkat mereka mempercayai orang asing, terlebih lagi dalam urusan bisnis.


"Well... Alejandro atau siapapun anda, sepertinya kita akan bertemu kembali dalam waktu dekat ini" Rumius memutar kembali kursi nya, lalu menghubungi Harley.


"Tuan muda, tuan Caesar mengundang anda untuk menghadiri jamuan makan malam bersama di kapal pesiar milik nya nanti malam" Ucap seorang wanita cantik bertubuh molek dengan rambut bergelombang yang indah.


"Apa dia memberi tahu siapa saja yang akan hadir disana?" Alejandro meletakkan pena nya, undangan khusus yang sangat luar biasa ini lebih menarik perhatian nya ketimbang dengan deretan angka yang sedari tadi dilihatnya.


"Hanya beberapa orang perdana menteri dan para pengusaha migas tuan" Leticia menyodorkan ponsel layar lebarnya kepada sang majikan, disana tertera undangan eksklusif dalam bentuk virtual yang akan terhapus dengan sendirinya setelah sang penerima undangan membuka sebuah file khusus didalamnya.

__ADS_1


"Persiapkan segala sesuatunya untuk nanti malam, aku tidak ingin ada kesalahan yang sama terulang kembali" Titahnya kepada sang sekertaris.


Pengalamannya dengan Jason cukup memberi nya pelajaran berharga untuk memilih seorang asisten yang tahu etika dalam menjalankan tugasnya, bukan seseorang yang hanya piawai dalam menjalankan hubungan dengan calon kliennya saja, tetapi dia juga harus benar-benar berhati-hati dalam mengambil keputusan apalagi bertindak.


Lagi pula dalam pikiran Alejandro, dia merasa dirinya begitu sangat berharga dimata Caesar saat ini. Karena tidak sembarang orang bisa mendapatkan sebuah undangan spesial seperti itu jika bukan orang-orang yang benar-benar terpilih.


"Aku layak...Ya, aku layak mendapatkan undangan itu" Kekeh Alejandro dengan bangganya.


Sesuai dengan petunjuk yang tertera pada undangan, Alejandro beserta para pengawalnya harus menunggu kedatangan seseorang yang akan menjemput mereka di lokasi yang telah ditentukan.


Tak lama mereka tiba di titik lokasi, sebuah helikopter mendarat. Bersamaan dengan itu seorang pria dan wanita berpakaian rapi turun dan mempersilahkan mereka untuk menaiki pesawat tersebut.


Malam itu Alejandro ditemani oleh Leticia dan dua orang bodyguard nya menghadiri jamuan makan malam itu, kedatangan mereka disambut langsung oleh dua orang wanita cantik yang menuntun mereka langsung kehadapan Caesar. Sementara dua bodyguard nya dipersilahkan untuk berjaga di luar ruangan bersama dengan para bodyguard lainnya.


"Malam Alejandro, saya yakin anda sudah mengenal mereka semua" Ucap Caesar sambil mengedarkan tangannya kepada para tamunya.


"Tuan-tuan ini adalah Alejandro Sabella, pria yang sedari tadi saya bicarakan dengan anda semua" Lanjut Caesar, lalu mempersilahkan pria itu untuk duduk disampingnya setelah Alejandro memperkenalkan diri nya.


Melihat kursi yang sudah terisi penuh, para pelayan mulai menyajikan makanan kehadapan para tamu tanpa mendapatkan perintah dari sang pemilik acara.


Satu persatu dari mereka menyajikan berbagai jenis hidangan untuk para tamu yang hadir dengan begitu luwesnya, mereka bahkan tidak sungkan untuk bertanya apakah mereka menghendaki hidangan yang lain jika mereka melihat tamu yang mereka layani seperti enggan untuk menyantap makanannya.


Selesai dengan makan malam bersama, acara dilanjutkan dengan perbincangan ringan di sudut yang lain. Disana sudah ada beberapa botol minum keras juga ringan yang akan menemani perbincangan mereka.


Satu hal yang sangat menarik perhatian Alejandro adalah ketika salah satu dari mereka berbicara tentang sebuah agensi agen rahasia, dimana saat ini dalam kepemimpinan agen 01 kualitas kinerja mereka sangat buruk dimatanya.


Pria ini menceritakan pengalamannya menyewa jasa mereka untuk membantu dirinya menyelesaikan masalah, endingnya justru dia harus merogoh kocek lebih dalam karena ternyata mereka memberikan tarif tambahan untuk hal yang menurutnya sangat tidak masuk akal. Belum lagi kinerja mereka yang buruk dimatanya.


"Andaikan saja Rumius masih hidup.." Keluhnya.


"Apa anda mengenal Rumius tuan Alejandro?" Lanjut nya kepada pria yang sedari tadi terlihat begitu tertarik mendengarkan ocehannya.

__ADS_1


"Maaf, aku hanya pernah mendengar tentang nya dari salah seorang teman ku" Jawab Alejandro, berusaha untuk tetap tenang.


"Ahh ..sayang sekali, dia itu pria yang sangat luar biasa pintar! Benarkan Caesar?"


Caesar hanya tersenyum tipis mendapatkan pertanyaan tersebut dari seorang pria yang saat ini menjabat sebagai seorang perdana menteri di negara Z, dia menyesap minumannya lalu menjawab pertanyaan pria itu dan langsung membuat Alejandro menelan saliva nya berat.


"Ya... Rumius adalah satu-satunya orang yang pernah bertemu langsung dengan pemilik Agensi, dan kami berteman baik" Jawabnya santai.


"Aku penasaran jangan-jangan Anda juga pernah bertemu dengan pemilik Agensi yang sangat misterius itu, kalian sama-sama misterius" Gelak salah satu dari mereka.


Tanpa mereka sadari sekelompok orang tengah mendengarkan percakapan mereka dari kejauhan.


" Pindahkan tahanan ketempat semula"


Para top agen ini pun tidak menyadari jika merekalah yang sedari tadi telah menjadi sasaran empuk seorang pria jenius.


"Cuci tangan rupanya"


.


.


.


To be continue


Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak kalian disini yah 😊


Mohon maaf othor baru bisa up lagi cerita di novel ini, othor baru sembuh nih...


Makasih doanya yah kakak-kakak tercinta, lop lop se alam semesta raya 😘🤗

__ADS_1


__ADS_2