Harus Memilih

Harus Memilih
Ingatan Masa Lalu V


__ADS_3

Zania kembali ke kampus untuk mengambil mobilnya setelah selesai mengerjakan tugas kelompoknya itu. Dia merasa lelah karena baru bisa pulang setelah jam 8 malam. Sungguh menyebalkan menurutnya.


Zania Pov'


Aku pingin segera pulang mandi dan tidur nyaman di kasur empuk ku, karena besok adalah hari liburku dan aku berdoa semoga besok tidak ada acara kuliah dadakan.


Aku pun mengendarai mobilku keluar dari parkiran kampus dan menuju kerumah. Sangat lelah rasanya tubuh ini. Ingin segera mandi rasanya.


Saat diperjalanan pulang Zania terkejut karena adanya sebuah kecelakaan disana. Zania merasa penasaran dan akhirnya menepikan mobilnya untuk melihat korban kecelakaan itu. Terkejutnya dia ternyata korban kecelakaan lalu lintas itu adalah Derren. Zania pun segera meminta orang-orang itu untuk membawa Derren ke mobilnya.


Zania pun secara tergesa-gesa membawa Derren ke Rumah sakit. Saat perjalanan ada sebuah tangan memegang pundak Zania yang sedang menyetir. dan tang itu adalah tangan Derren. Zania pun menoleh ke bangku belakang dan melihat Derren duduk dengan ekspresi menahan sakit.


"kamu tiduran saja. Saya akan segera membawamu ke rumah sakit kampus"ucap Zania ke Derren.


"antarkan saya pulang saja. Saya mohon"ucap Derren dan Zania tetap tidak mendengarkan ucapan laki-laki itu dan tetap membawanya ke rumah sakit.


Setelah selesai dilakukan perawatan.


"untung saja, gak ada yang patah. Kok bisa sih kamu menabrak pembatas jalan. Dasar bodoh"ucap Zania tidak tahu situasi kondisi.


Derren yang mendengarkan celotehan Zania hanya tersenyum dan berusaha duduk. Zania pun membantunya.


"kamu selalu tersenyum seperti itu. Kamu tidak dalam pengaruh obat bukan"tanya Zania lagi asal nyeplos.

__ADS_1


"boleh di cek, saya ketergantungan obat atau tidak"ucap Derren tenang dan Zania pun merasa bersalah dengan ucapan yang sudah terlontar itu.


"maaf...bukan maksudku seperti itu, hanya saja mulutku ini susah di rem"ucap Zania lagu.


"gak apa-apa santai saja sih. Sepertinya aku sering mendengar kamu berucap kata maaf deh, jadi bosen hehehe"ucap Derren menggoda Zania.


"ya karena aku salah


Jadi harus minta maaf dong"ucap Zania lagi. Zania melihat ekspresi yang susah diartikan itu dari wajah Derren.


"matanya dikondisikan dong"ucap Zania lagi tidak suka dengan tatapan yang di berikan oleh Derren untuknya.


"maaf"ucap Derren mengalihkan tatapannya kearah lain.


Derren pun memberitahukan alamatnya dan Zania sedikit terkejut setelah mengetahui alamat rumah yang disebutkan itu.


"kamu satu komplek dengan Riri"ucap Zania sedikit terkejut. Derren hanya diam saja, tidak ada ekspresi disana. Zania merasa canggung setelah itu. Namun, Derren tiba-tiba mengatakan sesuatu padanya.


"kamu pasti tahu hubungan ku dengan Riri bukan"ucap Derren dan Zania masih fokus menyetirnya. Zania pun membalas pertanyaan dari Derren dengan deheman.


"aku tidak ingin ikut campur dengan urusan pribadi kalian. yang penting kamu tidak menggangu hubungan Riri dengan kakakku"ucap Zania lagi dan tersenyum. Derren yang melihat senyuman Zania dari kaca ikut tersenyum.


"dan semoga saja kamu maupun Riri bisa menjadi teman dan juga temanku maksudnya"ucap Zania lagi.

__ADS_1


"semoga saja"ucap Derren memandang arah luar jendela.


"sudah sampai nih"ucap Zania setelah beberapa menit perjalanan itu.


Zania pun keluar dari mobilnya dan membantu Derren turun. Derren merasa ada kehangatan dari perhatian yang Zania berikan untuknya. Dia merindukan perhatian itu. Zania menyadari Derren tidak berhenti memandanginya. Membuat Zania merasa jengah dan mendorong pelan Derren.


"jangan bilang kamu jatuh cinta sama aku ya Derren"ucap Zania memincingkan matanya mengejek kearah Derren. Derren pun tertawa karena sikap Zania dan ada sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti dan seseorang di dalam mobil itu melihat dua orang yang sedang bergurau itu begitu bahagia dimatanya.


"Begitu cepat kamu melupakanku Derren"ucapnya.


.


.


.


.


**Jangan lupa untuk memberikan Like, comment, vote dan rete ya Gengs...


Jangan lupa juga untuk cek cerita author yang lain " Di Balik Senja" dan "Menjaga Hati"


SEE YOU NEXT TIME

__ADS_1


💛💛💛💛💛**


__ADS_2