Iam Come Back

Iam Come Back
Hadiah pertama


__ADS_3

“Hari ini, karena Albert memanggil preman, aku menelepon dan memberi tahu departemen terkait bahwa seseorang akan menyerang Jenderal Dragon Lord, makanya banyak pasukan langsung datang.”


Max hanya bisa menjelaskan seperti itu karena Alena tidak mempercayai kebenaranya.


“Ohh jadi begitu! Tidak heran mayor jenderal Sebas mengatakan bahwa Jenderal Dragon Lord tinggal di sini, masuk akal juga.”


Blue Sea House


Tempat itu adalah salah satu rumah paling mewah di kota S dan keluarga Setiono tinggal di situ.


Pukul 9 pagi, bagi orang-orang keluarga Setiono, itu belum waktunya untuk bekerja. Maka kebanyakan orang masih berada di rumah.


Keluarga Setiono dapat kabar kalau Albert masuk rumah sakit. Sanny, Rony, Lia, Luis, dan Rachel langsung pergi ke rumah sakit.


Kemudian Lia bertanya kepada salah satu dokter yang menangani Albert, “Ada apa dengan Albert suamiku dok?”


“Tuan Albert sekarang dalam masa kritis, sebenarnya ia mengalami kelumpuhan. Dalam kondisi koma seperti ini, saya khawatir dia tidak akan pernah bangun lagi.” Ucap dokter sambil menghela napas.


“Kritis? Lumpuh?” Lia tercengang, dia tak tahu harus berbuat apa.


“Tuan muda Albert sepertinya dipukul dan ditendang dengan keras, yang merupakan faktor utama dia masih belum sadarkan diri.”


Kemudian Rony bertanya dengan cemberut, “Siapa yang mengirim Albert ke sini dok?”


“Tadi ada dua orang seram, mereka pergi setelah mengirim Albert ke sini. Bahkan mereka meninggalkan sebuah pesan ...” kata dokter.


“Hah? Pesan apa? Cepat katakan!”


Dokter segera berkata, “Ini adalah hadiah pertama dari Max!”


“Apa? Hadiah dari Max? Yang berarti ini semua disebabkan oleh Max?” ucap Lia yang terkejut.

__ADS_1


Rony sangat kesal berteriak dengan keras, “Max, aku akan segera membunuhmu! Katakan padaku di mana posisi


Max saat ini, aku inginpergi dan membunuhnya!” ucap Rony dengan keinginan membunuhnnya.


“Tunggu sebentar pa! Max sedang memperingatkan kita, jika ini adalah hadiah pertama, maka akan ada hadiah selanjutnya! Aku tidak menyangka kalau suatu hari nanti aku akan diperingatkan oleh Max! Hahaha ...” ujar Luis.


“Pa, aku sudah menyuruh bawahanku untuk mencari tahu apa yang terjadi, pasti akan segera ada hasilnya.” Ucap Lia.


Begitu kata-kata Lia keluar, salah satu bawahannya masuk dengan tergesa-gesa, “Nona Lia, Tuan besar Rony ... saya sudah mencari tahu! tuan Albert dan Max bertengkar karena Rumah yang dulu punyanya Max, kemudian Albert dipukuli oleh Max!”


“Benarkah? Bukankah Albert udah aku suruh bawa Isaac? Kenapa dia bisa dipukuli sampai koma?” tanya Rony.


“Nah itu anehnya tuan besar, Isaac sudah membawa anak buahnya berjumlah ratusan bersama tuan Albert, tetapi tuan Albert masih saja dipukuli. Dan sekarang Isaac tidak ingin mengungkit masalah ini dan menasihati kita untuk tidak menyinggung perasaan Max!” ucap bawahannya.


“Tidak mungkin Isaac mengatakan itu? Kalau iya Isaac mengatakan itu, berarti dia takut? Apakah ini berarti kalau Max memiliki kekuatan yang bisa menakuti Isaac?” kata Luis.


Lalu Rony berpikir dan mengatakan, “Kalau memang iya betul, Isaac pasti takut dengan kekuatan Max. Tetapi apa yang telah Max lakukan selama 6 tahun itu? Apakah dia memiliki kekuatan seperti ini?”


Setelah mendengar kata yang dikatakan Rony, “Pa, mungkin Max memiliki kenalan dengan beberapa orang selama 6 tahun itu, dan mereka bersedia membantunya.” Sahut Sanny.


“Aku tak peduli boss besar mana yang Max kenal, tetapi dia sudah berani memukuli anakku seperti ini dan aku harus balas dendam!” ucap Rony dengan penuh kebencian.


“Pa, kita pasti akan balas dendam! Tapi kita harus mencari tahu situasinya, seperti siapa yang dibelakang Max dan apa yang dia andalkan? Meskipun kita tidak takut, tetapi kita harus berjaga-jaga!” kata Lia.


“Kak Lia benar, Max akan berpikir kalau dia sudah mengalahkan Isaac dan melakukan apa pun yang dia inginkan. Sungguh bodoh! Isaac bahkan buka apa-apa bagi keluarga Setiono! Berapa banyak orang yang bisa menyaingi keluarga Setiono di kota S?” sahutnya Luis.


Keluarga Setiono memiliki kekuatan di seluruh bidang, mereka memilki bisnis, politik, dan militer, bahkan banyak preman-preman di jalanan. Walaupun Max memiliki boss terkuat di seluruh kota S, dia tidak akan bisa menyentuh keluarga Setiono!


Rachel, istri dari Luis, tidak bisa menahan diri dan mengatakan, “Aku selalu merasa ada sesuatu yang akan terjadi. Max pasti tenang-tenang saja dan menghitung setiap langkah! Kita sebaiknya hati-hati!”


“Istriku, sepertinya kamu terlalu khawatir. Apakah kamu tidak pernah mendengar kata-kata ini? Di hadapan kekuatan Absolut, seluruh rencana licik tidak akan berguna. Denga kekuatan keluarga Setiono, kita tak perlu takut!” kata Luis sambil tersenyum.

__ADS_1


Tetapi Rachel menghela napas, “Lebih baik kita hati-hati saja, aku merasa ada yang tidak beres!” Rachel selalu memiliki firasat yang kuat, tetapi wanita itu selalu diam.


......


Malam hari, Max kembali ke apartemennya dan Alena kembali ke rumahnya. Ketika Alena masuk, tiba-tiba Arya berteriak.


“Apa maksudmu Alena? Apakah kamu ingin dibunuh?”


“Pa, ada apa ini?” tanya Alena yang terkejut.


“Kami sudah tahu kamu dan Max ke rumah lamanya Max, kalian membuat onar di keluarga Setiono. Dan keluarga Setiono sudah memberitahu bahwa keluarga kita akan sengsara.”


Amarah Arya dan Nanda hampir meledak, Arya kesal sampai nafasnya terengah-engah.


Alena juga berpikir bahwa Max terlalu berbahaya, kali ini kebetulan bertemu dengan Sebas bagaimana dengan selanjutnya?


“Pa, Ma, sebenarnya rumah itu ...” Alena menjelaskan apa yang telah terjadi pada hari itu.


“Oh begitu, ternyata Jenderal Dragon Lord juga tinggal di daerah itu. Tapi jangan mengikutinya lagi! Terlalu berbahaya, cepat cari cara untuk meningkatkan investasi!”


Arya dengan tegas mengatakan, “Ketika keluarga Setiono murka, bahkan keluarga Veyron tidak akan bisa menahannya, apalagi kita. Kalau nanti kamu masih mencari masalah pada keluarga Setiono, kamu tidak akan ketemu dengan sahabatmu yaitu Max lagi.”


Hari berikutnya


Alena segera pergi untuk mencari investor. Sebelum Alena pergi, Nanda berkata, “Alena, beberapa hari lagi adik angkatmu libur musim panas, nanti jemput dia ke sini saja. Kami akan sibuk saat itu, sepertinya tidak ada waktu.”


Arya dan Nanda memiliki anak angkat yang telah diadopsinya, anak itu berasal dari panti asuhan.


“Baiklah Ma”


Hari ini, Alena tetap sama, dia mengalami hambatan dalam mencari investor. Max tidak ikut campur dalam hal ini, dia hanya diam-diam mengingat beberapa nama perusahaan ini.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian, Alena tetap tidak mendapatkan investor. Proyek tersebut sudah berulang kali terbengkalai, dan hanya tersisa 4 hari sebelum waktu mulai yang ditetapkan dalam kontrak.


Sekarang Alena menjadi sangat panik, Arya dan Nanda juga terlihat panik.


__ADS_2