
Max melompat naik di atas tempat tidur Keysia, sambil menekan-nekan tempat tidur yang selalu Keysia gunakan tidur.
"Tempat tidurmu empuk juga, bahkan lebih luas dari tempat tidur kita di kost, kita berdua bisa berbalik badan dengan bebas tanpa harus jatuh"
Keysia hanya terdiam ketika mendengar ucapan Max, menyandarkan tubuh di sandaran tempat tidur, sementara Max yang melihat kediaman Keysia, merebahkan kepalanya di pangkuan istrinya lalu menatap wajah Keysia yang nampak gelisa.
Max menatap wajah istrinya yang kini nampak terlihat sedikit cemas dan khawatir, namun ia tidak tau apa yang membuat istrinya menampakkan wajah seperti itu.
"Kamu kenapa Key? Apa ada sesuatu yang tengah kamu fikirkan?" tanya Max pelan menyentuh wajah Keysia dengan sangat lembut.
"Tidak! Aku tidak memikirkan apapun, aku hanya memikirkan seperti apa kehidupan yang akan aku jalani nantinya," jelas Keysia yang tengah ia rasakan saat ini.
Hatinya merasa kalut memikirkan hubungan pernikahan yang tengah ia jalani saat ini, apakah nantinya ia akan bahagia? Atau berakhir dengan perpisahan.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu berfikir terlalu jauh Keysia, biarkan semuanya mengalir seperti ini"
Max terus menatap wajah istrinya ia tidak tau kenapa wajah Keysia terlihat sedikit sedih seperti ini, apa yang terjadi dengannya? Kenapa ia terus menampakkan wajah gelisahnya.
"Sekarang temani aku tidur siang," Max mengangkat kepala lalu meletakkan di bantal dan membiarkan Keysia ikut merebahkan tubuhnya di sampingnya.
Bukannya tidur namun Keysia semakin melayangkan pikirannya, hal yang tidak harus ia fikirkan semua telah ada di dalam fikirannya.
Keysia beralih melihat ke arah Max yang kini mulai berdamai dengan mimpinya, ia tersenyum ketika menatap wajah pemuda yang kini telah menjadi suaminya.
Keysia tidak berhenti berbicara dengan dirinya sendiri hingga akhirnya ia terlelap sambil menaruh tangannya di wajah Max.
Hingga malam Keysia terbangun dari tidurnya, ia melihat sekeliling kamar yang mulai nampak gelap, sepertinya ini sudah malam dan mungkin akan lebih baik jika aku bangun untuk membersikan diri, setelah itu aku akan menyiapkan makan malam bersama.
__ADS_1
Keysia bangun dan mulai menyalakan lampu di dalam kamarnya, kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk segera membersihkan diri, selesai membersikan diri, Keysia keluar dari dalam kamar mandi menggunakan pakaian yang biasa ia gunkan ketika berada di rumah.
Keysia melihat ke arah tempat tidur dimana saat ini Max masih berdamai dengan mimpinya, tanpa membangunkan Max. Keysia berjalan ke keluar dari dalam kamarnya menuju dapur.
Dengan langkah pelan Keysia berjalan ke arah dapur, dari arah dapur ia bisa menghirup aroma yang sangat lezat, dan ternyata mamanya Keysia tengah memasak makan malam untuk mereka semua.
"Malam Keysia, kamu sudah bangun nak?" tanya pelan Eli yang terdengar aneh di telinga Keysia karena ini tiba-tiba memanggilnya dengan cara lembut seperti itu.
"Iya bu, aku sudah bangun," jawab santai Keysia beralih melihat makanan yang ada di atas kompor.
"Suami kamu juga sudah bangun?" tanya Eli.
"Belum, nanti aku akan membangunkannya setelah makan malam telah siap."
__ADS_1
"Oh begitu?"
"Iya"