Identitas Tersembunyi Sang Menantu

Identitas Tersembunyi Sang Menantu
Satu Keluarga Jadi Hacker


__ADS_3

Sebelum  Daren  Pulang ke Indonesia


.


Saat itu, Vani dan Jonas kembali  meretas data-data  email dan ponsel milik Iyos, Andre, Rosa. Lalu  mereka tahu kalau Andre dan papinya berencana menggulingkan Sudung dan menggantikannya dengan Andre.


“Aku tidak akan membiarkan kalian berbuat sesuka hati lagi,” ujar Vani.


Di kantor.


Bonar mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari karyawan, ia ditolak sebagai pemimpin mereka, ia  juga mendengar kalau Andre meminta dukungan para pegawai untuk membuat surat protes tidak mau Bonar yang jadi wakil direktur, dia dan  Rosa membuat rumor kalau pak Sudung sakit keras  perusahaan akan di berikan pada Bonar.


Baru beberapa hari ia diangkat sebagai wakil direktur sudah ratusan surat protes bahkan hinaan ia terima dari para pegawai Lonax, Bonar tidak sanggup menanggung semua penolakan yang  ia terima.


Hari itu dia pulang ke rumah lebih awal,  hanya diam dan duduk sendirian.


“Apa ada masalah?”tanya Vani yang melihat Bonar duduk diam sendirian di luar.


“Aku bisa sebenarnya mengerjakan semua apa yang biasa di kerjakan Pak Sudung, mereka saja yang  tidak percaya”


“Ada apa?Ada masalah di kantor?”


“Setelah mereka mendengar kabar kalau aku pilih menggantikan Pak Sudung mereka semua protes, aku tidak tahan lagi, aku menyerah,” ujar Bonar dengan wajah frustasi.


“Jangan khawatir, itu pekerjaan Andre dan Rosa.” Vani menyerahkan kertas, kertas hasil penjelajahan  Vani dan putranya.


“Ah … bagaimana kamu mendapatkan ini?” Bonar kaget karena di sana tertera semua rencana busuk ibu tirinya .


”Aku dan Jonas meretas email dan ponsel mereka semua, lihat, Iyos yang  meminta  pak Burhan untuk membuat kekacauan di kantor, mereka ingin mencari kambing hitam dan kamu yang di jadikan tumbalnya”


“Apa …? padahal aku tidak melakukan apa-apa, tapi mereka semua kompak  menuduhku yang menyuruh mereka , untung Pak Sudung tau kalau mereka berkomplot”


“Mereka akan  mengusir daddy dari perusahaan, itu rencana Iyos. karena dia dan Rosa menggelapkan uang perusahaan  10 miliar dan mereka menyusun rencana menyebabkan  kerusuhan dan  mereka menjadikanmu jadi pelakunya, karena kamu menjabat direktur, mereka berniat mengusir mu, lalu setelah kamu keluar dari perusahaan  kamu akan jadi tersangkanya, itu rencana mereka”


“Kok kamu tau semuanya Van  … dari mana kamu tau skenario mereka”


‘Karena aku juga sudah sepuluh tahun mempelajari tentang bisnis ini Bonar … dan aku juga seorang CEO’ ucap Vani dalam hati.


Bonar tidak tahu kalau Vani pemilik Jonas Karya,  ia  taunya Vani komisaris keuangan di Lonax, dan  punya usaha toko pakaian, memiliki cafe kerja sama dengan William sahabatnya hanya itu yang Bonar tak tau.


“Aku mempelajarinya tadi setelah meretas  email dan ponsel Iyos dan Andre”

__ADS_1


“Kamu dan  Jonas, melakukannya lagi? Kalian dua tim yang hebat”


“ Bukan hanya kami berdua, tapi kamu juga jago Bang, kita bertiga keluarga hacker,” ucap Vani terkekeh.


“Tapi aku tidak sejago kalian Dek, kamu dan Jo, kalian berdua genius yang hebat,” ujar Bonar  kagum.


Beberapa hari yang lalu Vani akhirnya memberitahukan pada Bonar, kalau yang meretas  data di Lonax, ia dan Jonas, selama ini ia selalu menutupi kemampuan Jonas, tetapi setelah melihat Bonar akhirnya  memihak Vani , wanita cantik itu akhirnya mulai terbuka.


Awalnya Bonar kaget dan tidak percaya, setelah Jonas menunjukkan kemampuannya di depan Bonar . Akhirnya  ia percaya sekaligus kagum pada  bocah  itu dan mamanya.


Malam itu


Mereka bertiga akhirnya bekerja sama jadi hacker,  duduk di kamar Bonar, mencuri semua data-data pemegang saham di perusahaannya dan semua pegawai Lonax


“Ma siapa Andre ini … kenapa dia banyak mengirim pesan  yang menyudutkan Bapak sama Oppung,” ujar Bonar, Vani dan Bonar saling menatap.


“Dia orang jahat bang … musuh bapak dari  kami muda,” ucap Bonar.


“Dia juga mentransfer uang  dengan jumlah yang sama pada beberapa orang “


Vani dan Bonar langsung menoleh ke layar laptop Jonas.


“Bukankah … ini para pemegang saham?” Tanya Bonar terkejut.


Karena Satu keluarga menjadi  hacker,  akhirnya data-data semua  anggota pemegang saham di obrak-abrik sama mereka bertiga dan akhirnya menemukan petunjuk.


“Itu artinya dalam rapat itu mereka akan menolakmu Bang”


“Ya kamu benar, apa yang kita lakukan?” tanya Bonar panik.


Setelah  mereka bertiga meretas ponsel , semua orang Bonar, benar-benar panik, ia menyesal menerima tawaran Sudung untuk menggantikannya.


“Tadinya aku pikir daddy  sengaja menumbalkan mu, ternyata tidak. Lihat dia sudah booking rumah sakit untuk kontrol di Singapura sepertinya penyakitnya memang parah”


“Apa Bapak tidak tahu semua ini?”


“Tidak   makanya dia meminta  awal bulan untuk rapat besar, sekalian ia ingin mengusulkan mu jadi pengganti”


Setelah  beberapa lama  berpikir.


“Aku punya ide”

__ADS_1


“Apa ?” Tanya Bonar penasaran, ia sangat berharap ide yang di berikan Vani dapat menyelamatkan hidupnya”


“Ayo kita panggil Daren pulang”


“Memang kamu tau nomornya …?”


“Dia adikku satu-satunya Bang, tidak mungkin aku bisa melupakannya,  kami selalu berkabar lewat email, papi selalu melarangnya untuk pulang dan melarangnya untuk menghubungiku, tetapi kami biasa komunikasi lewat email saja”


“Baiklah, tapi apa dia bisa menggantikan ku?”


“Tentu, ini akan jadi kejutan untuk mereka, mereka akan bingung mengubah Skenario, mereka tidak akan mungkin menuduh Daren menggelapkan uang”


“Baiklah kapan kamu pergi?”


“Besok … kita tidak punya waktu banyak, karena rapat tinggal beberapa hari lagi, jangan  sampai ada yang tahu kalau aku akan pergi ke luar. Kalau Rosa atau Andre sampai tahu aku pergi mereka pasti curiga”


“Baiklah”


“Abang bekerja seperti biasa, cobalah bertahan  bersikap tenang sampai hari itu, aku tahu … akan banyak yang memancing mu marah, dengan begitu mereka punya alasan untuk menghujat abang”


“Baiklah aku akan bertahan Dek. Dengar satu lagi  jangan sampai kamu cerita sama  daddy kita tidak tahu mungkin ponsel atau penyadap sudah di pasang  di ruangannya atau di ponselnya”


“Baiklah Dek”


Besok harinya Vani terbang ke  London untuk menemui adiknya Daren, awalnya lelaki  tampan itu menolak pulang ke Indonesia.


Tetapi setelah dijelaskan dan dibujuk akhirnya Daren bersedia pulang dan membantu daddy mereka untuk mempertahankan perusahaan dan menyingkirkan orang yang korupsi  di perusahaannya.


  Vani berlomba dengan waktu, bahkan ia tidak memberi waktu untuk adiknya untuk pamit sama kekasih dan tempat kerjanya, ia memaksa Daren pulang   hari itu.


“Kenapa harus sekarang, besok kan bisa.” Daren protes.


“Kalau kita pulang besok … rapat itu sudah selesai dan Andre akan di pilih jadi direktur, lalu daddy di usir dari perusahaannya dan suami kakak akan dijadikan jadi tersangka”


“Kayaknya khawatir bangat, jadi penasaran sama wajah Lae Bonar itu,” ujar Daren bercanda


Mereka terbang dari London ke Jakarta, Vani sudah memperhitungkan lama waktu dalam perjalanan, bahkan di bandara ia sudah meminta William untuk menjemput,  tiba di bandara mobil yang dikendarai William  melaju secepat mungkin bahkan Vani harus berganti pakaian di mobil dengan pakaian formal untuk ke kantor. Akhirnya tiba saat dia mendengar nama Andre di usulkan jadi kandidat, telat lima menit saja perusahaan keluarganya akan jatuh ke tangan Andre dan papinya dibantu gundik ayahnya Rosa.


Saat ini Vani berdiri dengan percaya diri setelah dia dan Bonar menggagalkan rencana busuk Andre dan Papinya.


‘Kini saatnya aku memberi hukuman’ ucap Vani menatap sinis pada Iyos

__ADS_1


 Bersambung.


JANGAN LUPA VOTE ... VOTE ... LIKE  YA KAKAK


__ADS_2