Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat

Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat
IKPH . Bab 58


__ADS_3

Saat Felicia dijadwalkan untuk menyatakan keberatannya dalam sidang perceraian dengan Satria, tetapi wanita itu memilih diam dan menerima semua tuduhan dari Satria. Setidaknya, dengan begitu dia masih mendapatkan bagian dari harta Satria, dan juga harta bersama yang mereka dapatkan selama pernikahan.


Wanita itu juga mengakui di depan hakim bahwa dia memang berselingkuh. Namun, dia belum meyakini bahwa anak dalam kandungannya adalah anak Satria atau anak Andrew, karena itulah mereka pun memutuskan untuk membuat perjanjian.


Satria akan memberikan nafkah penuh sampai anaknya dewasa, dan apabila perempuan maka sampai dia menikah jika itu terbukti anaknya. Ya, walau Satria sudah membuktikan bahwa anak itu bukan anaknya, tapi dia tetap bersedia melakukan tes DNA ulang saat anak itu lahir.


Hingga akhirnya, pengadilan pun memutuskan bahwa Satria dan Felicia resmi bercerai. Feli hanya mendapatkan setengah dari harta bersama selama tiga tahun pernikahan mereka.


Setelah mendapatkan keputusan itu, kini keduanya telah resmi bercerai. Tidak ada lagi ikatan antara Feli dan Satria yang memungkinkan keduanya untuk hidup bahagia bersama pasangan masing-masing.


“Terima kasih untuk kerja samanya selama sidang, terima kasih juga untuk delapan tahun kebersamaan kita. Maaf kalau aku sering mengecewakan kamu,” ucap Satria sembari mengulurkan tangan.


Meski mereka telah resmi bercerai, bukan berarti Satria membenci Feli. Paerselingkuhan istrinya dengan Andrew tidak sepenuhnya salah Feli, dia juga turut andil karena tidak bisa tegas dengan karier Felicia. Karena kesalahannya itulah, Feli bisa berselingkuh dengan Andrew.


Feli juga terbukti tidak terlibat dalam kasus penyerangan Kania beberapa bulan lalu. Semua murni rencana mama Feli yang serakah.


“Makasih juga Sat, karena aku pernah menjadi ratu di hati kamu. Kebodohanku sendiri yang membuatmu melepaskanku. Maaf juga kalau aku tidak bisa menjadi istri yang baik selama bersamamu.”

__ADS_1


Satria mengangguk. Setidaknya dengan saling memaafkan, tidak akan ada permusuhan di antara mereka.


Namun, Feli tidak sepenuhnya bebas begitu saja. Dia yang sudah memulai membuka masalahnya di depan publik, sekarang dia pun harus menuai hasilnya. Para pemburu berita itu mulai mengejar-ngejar Feli untuk mendapat penjelasan mengenai anak dalam kandungannya.


Saat Feli keluar dari pengadilan, dia dikejar-kejar oleh para pemburu berita yang membuatnya buru-buru saat menyetir. Sementara Satria sudah pulang lebih dulu karena tidak sabar ingin menyampaikan kabar baik ini kepada Kania dan juga orang tuanya.


Dengan semangat, Satria memasuki rumah untuk mencari Kania. Akan tetapi, yang menyambut kedatangannya bukanlah sang istri, melainkan gadis cantik dengan penampilannya yang modis ala anak zaman sekarang.


“Bang Satria,” sapa gadis itu dengan suara cemprengnya.


“Ngapain kamu ke sini?” tanya Satria dengan malas.


“Kata Daddy Abang udah ketemu sama Kak Biel, dia ganteng, 'kan? Baik, 'kan? Makanya jodohin aku sama dia ya, Bang Satria yang ganteng,” jawab gadis itu yang terus bicara tanpa henti.


“Berapa kali ya kakak bilang jangan manggil kayak gitu,” marah Satria yang selalu kesal dengan tingkah sang adik.


“Mas, kamu udah pulang?” Kania muncul. Wanita itu berjalan menuruni anak tangga untuk menghampiri suaminya.

__ADS_1


Satria langsung mendekati Kania dan memeluknya. Mereka berpelukan di anak tangga terakhir yang diinjak Kania.


“Aku udah resmi cerai sama Feli,” kata Satria dengan sangat bahagia. Dia sampai mengangkat tubuh istrinya itu dan membawanya berputar-putar untuk melampiaskan rasa bahagianya.


“Yang benar, Mas? Jadi kita bisa nikah resmi?” Kania ikut bahagia mendengar kabar baik yang telah lama mereka nantikan.


“Kalian happy-happy sendiri. Terus aku gimana, Bang?”


.


.


.


Kamu nanyanya sama kakak iparmu Alana, jangan sama Bang Sattriamu 😂😂😂


Kembang kopinya jangan lupa 💋💋

__ADS_1


__ADS_2