
Hari berlalu begitu cepat. Alana dan Gabriel telah menemukan kebahagiaan mereka dalam ikatan suci pernikahan. Begitupun dengan Satria dan Kania yang saat ini sedang berdebar menanti kelahiran anak pertama mereka.
Momen-momen suka dan duka telah mereka lewati bersama, begitupun dengan momen-momen kehamilan yang membuat Satria kerepotan karena harus merasakan ngidam. Ya, bukan Kania yang merasakan ngidam layaknya wanita hamil, tetapi Satria yang merasakannya. Dia yang tiba-tiba ingin makan sesuatu yang sulit didapatkan.
Saat ini, Kania sudah merasakan tanda-tanda melahirkan yang sudah ditunggu-tunggu.
Satria memegangi tangan sang istri yang kini sudah dibawa ke ruang bersalin. Wanita cantik itu terus meneteskan air mata merasakan sakit, haru, sekaligus sesal. Dia sampai meminta maaf dengan semua anggota keluarga Satria karena telah menjadi orang ketiga.
Ya, saat-saat menegangkan seperti ini, nyawa seorang ibu sedang dipertaruhkan. Mungkin karena hal itu, Kania takut jika dia tidak kembali dari ruang bersalin selamanya.
"Aku yakin kamu bisa, Sayang. Kamu semangat ya, aku bangga sama kamu," bisik Satria saat menemani Kania memasuki ruang bersalin.
"Mas, aku takut," balas wanita itu dengan perasaan takut yang luar biasa.
"Sayang, kamu bisa. Kamu pasti bisa. Demi anak kita yang telah kita tunggu, Sayang. Jangan takut, kamu wanita hebat yang kuat," kata Satria memberi semangat.
Setegar-tegarnya hati wanita, jika dihadapkan dengan kelahiran pertama pasti menyisakan rasa takut yang luar biasa. Hal itulah yang sedang Kania rasakan sekarang.
Kania mengangguk. Kehadiran Satria memberikan kekuatan yang besar sekarang ini. Laki-laki itu sangat meyakini bahwa dirinya bisa melewati semua ini.
...
Kania akhirnya berhasil melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Matanya persis seperti Satria, tapi bibir dan hidungnya seperti Kania.
__ADS_1
Bayi cantik itu digendong oleh Anna dan didampingi Alfaro yang sangat bahagia mendapatkan cucu pertama. Sementara Satria tampak bahagia dan bangga menemani istrinya yang masih lemas.
"Mau aku gendong ke kamar mandi?" tanya Satria saat istrinya telihat tidak nyaman.
"Boleh deh, Mas. Kayaknya aku harus ganti pembalut, Mas. Nggak nyaman banget rasanya," jawab Kania.
"Ya udah sini yuk, aku gendong!" Satria langsung membantu Kania bangun dari ranjang, lalu membopongnya ke kamar mandi yang berada di dekat Anna dan Alfaro.
"Kenapa, Sat?" tanya Alfaro saat melihat putranya itu membopong sang menantu.
"Kanya mau ke kamar mandi, Dad," jawab Satria.
"Biarin, Dad. Baru anak pertama masih hangat-hangatnya, dulu kita juga begitu," sahut Anna yang masih sibuk memandangi wajah cantik cucunya.
"Surprise, baby girl. Onty datang. Sini gendong, Onty," ucap wanita yang masih menikmati indahnya masa-masa awal pernikahan dengan Gabriel.
"Jangan deh, nanti malah nangis kejer, kaget sama Onty yang dandanannya udah kayak reog begini," balas Anna sembari memperhatikan penampilan putrinya yang dipenuhi jepit-jepit ala Korea.
"Ih, Mommy. Kok ngatain Alana reog sih." Istri Gabriel itu merajuk, tidak mau disebut reog karena dia merasa sangat cantik. "Baby girl, nanti kalau udah gede juga pasti seneng dandan kayak onty ya, dandan ala-ala barbie," ocehnya sembari menowel pipi bayi Kania.
"Nggak nggak, aku nggak rela. Punya anak sendiri dong, jangan ngerecokin anak aku," sahut Satria setelah keluar dari kamar mandi, masih membopong tubuh Kania yang
"Mas, kamu kenapa sih malah ikutan jadi seperti anak kecil?" protes Kania dengan wajah cemberut.
__ADS_1
Satria dan Kania kembali ke ranjang pasien supaya Kania bisa beristirahat.
"Ya, habisnya dia nyebelin."
"Jangan gitu loh, nanti kalau anak kita senyebelin dia gimana?"
"Nggak akan, Sayang. Kamu wanita baik, anak kita juga pasti akan sebaik kamu," kata Satria.
Dia membantu sang istri tiduran di ranjang, lalu mengecupnya dengan sayang.
"Aku mencintaimu, Kanya."
"Aku juga, Mas. Terima kasih sudah kasih aku putri yang sangat cantik."
"Hem, nanti kita bikin lagi yang ganteng ya," balas Satria yang sengaja menggoda istrinya.
...Tamat...
Loha, trimakasih sudah baca sampai ending. Maaf ya, aku lagi sakit jadi agak lama banget updatenya 🙏🙏 Jangan hapus dari daftar favorite ya, siapa tau hilaf kasih bonchap 😂 betwe mampir dong ke nupelnya Shaka : Terjerat Pesona Tuan Amnesia ❤️❤️ itu kisah sepupunya Satria, sama adiknya Gabriel ya wkkk
Sekali lagi, thank you gaess 🥰🥰🥰
__ADS_1