Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat

Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat
IKPH . Bab 70


__ADS_3

Alana mudah sekali akrab dengan keluarga Gabriel. Adik dan sepupu Gabriel juga dengan mudah menerima kehadiran Alana di antara mereka. Gadis periang yang menggemaskan, itulah yang ada dalam benak mereka.


Alana dan Gabriel tampak serasi menurut pandangan keluarga Gabriel, sampai-sampai sang kakek meminta Gabriel untuk segera membawa mereka bertemu dengan keluarga Alana.


“Buat apa pacaran terlalu lama, kalau nantinya kalian juga menikah. Atau mau putus di tengah jalan, terus cari pasangan lain?” tanya Pak Hendry Kusuma, kakek Gabriel.


“Ya, bukannya begitu, Opa. Aku sama Alana baru banget pacarannya. Masa iya mau lamar-lamar saja, apalagi Alana masih terlalu muda, Opa.”


Gabriel harus bisa mencari jawaban logis supaya kakeknya tidak terus-menerus mendesaknya nanti.


“Em, kayaknya kita memang perlu waktu, Opa. Kalau belum terlalu kenal sudah menikah, nanti saya ditipu sama kegantengannya Kak Briel,” sahut Alana sambil cekikikan.


Gabriel menatap gadis yang masih tertawa kecil di sampingnya itu. Setidaknya, rasa percaya diri Alana membuat Gabriel tersenyum tipis.


“Benar itu, Alana. Kak Biel itu sudah punya pacar dari kecil namanya Chika. Takutnya nanti kamu ditinggal pas Chika balik ke sini,” kata Brian, adik Gabriel yang membenarkan kata-kata Alana.


“Apa sih bocah, mulutnya suka fitnah,” balas Gabriel merasa tidak terima.


“Chika siapa, Kak?” tanya Alana dengan tatapan menyelidik. Dia memang tidak tahu apa pun tentang Gabriel, termasuk tentang kisah cintanya dengan wanita lain, yang Alana tahu Gabriel belum menikah karena belum memiliki pasangan.

__ADS_1


“Cuma teman masa kecil. Bukan siapa-siapa kok.” Gabriel memasang raut biasa saja, meskipun salah satu alasan dia memilih sendiri salah satunya adalah Chika.


“Oh.” Satu kata yang keluar dari bibir Alana membuat Gabriel salah tingkah.


“Kak Chika itu cinta pertamanya Kak Biel. Mana bisa disebut ‘cuma teman masa kecil’ memangnya Kak Chika sudah tergantikan dengan Alana ya?” tanya Brian yang sengaja mengompori keadaan.


“Enggak usah didengerin, Alana. Dia kalau ngomong memang suka ngawur.” Gabriel merasa tidak enak hati.


Meski dia dan Alana hanya berpura-pura, tapi di mata Gabriel, sepertinya Alana memerankan karakternya dengan baik. Tatapan mata Alana mengisyaratkan kecemburuan yang membuat sandiwara mereka terasa nyata.


“Brian, jangan begitu sama calon ipar. Kamu ini bagaimana sih, memangnya kamu pikir Alana enggak akan cemburu.” Gabriel menatap sinis adiknya, lalu memberi tatapan yang sarat dengan rasa bersalah pada Alana.


“Eh, kok pulang sih, Lan?” Gabriel mulai panik saat Alana hendak pergi.


“Loh, Alana sudah mau pulang?” tanya Sheina yang baru keluar dari kamar disusul suaminya.


“Iya, Tante. Sudah sore soalnya,” jawab Alana.


“Katanya mau ikut makan malam bareng, kok enggak jadi.”

__ADS_1


“Maaf ya, Tante. Mungkin lain kali saja.” Alana sebenarnya merasa tidak enak hati, tapi mau bagaimana lagi. Daripada dia terus di sana tapi hatinya menahan kesal dan cemburu, lebih baik pulang saja.


“Gab, antar Alana pulang!” perintah Bara.


“Eh, enggak usah Om, Tante. Aku bisa pulang sendiri. Lagi pula aku mau ” Alana memberi kode pada Sheina bahwa dia takut ketahuan jika Gabriel mengantar sampai rumahnya.


“Aku antar, Alana. Aku tahu kamu lagi kesel sama aku karena omongan Brian soal Chika, ‘kan?” Gabriel meraih tangan Alana dan menggenggamnya.


Mata itu menatap Alana sambil berkedip-kedip memberi kode rahasia. Gabriel harap Alana tahu bahwa dia sedang menyuruh Alana berpura-pura cemburu, padahal tanpa disuruh pun gadis itu sudah merasakan kecemburuannya.


“Brian itu, Mom. Bikin pacar aku cemburu.”


“Apa sih, Kak. Orang aku ngomong jujur kok.”


“Padahal Opa cuma menyuruh mereka segera mempertemukan keluarga Alana dengan keluarga kita, itu saja loh, kenapa jadi begini?”


***


Maklum Opa, mereka lagi mendrama 😅😅😅

__ADS_1


Betewe, maaf ya telat, tadi pagi sampek siang ngurusin si cerai biar beneran tamat. Terus si Shaka juga mau diikutkan lomba Insya Allah. Jadi, bukannya dikesampingkan, tapi gimana lagi pas barengan semua gaes.. maaf ya..🙏🙏🙏


__ADS_2