Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat

Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat
IKPH . Bab 69


__ADS_3

Gabriel mengajak Alana ke rumahnya. Sebagai kekasih, meskipun hanya pura-pura, Alana harus menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap keluarga Gabriel. Gadis itu begitu luwes memerankan dirinya sebagai kekasih Gabriel yang datang untuk menjenguk opa yang sudah keluar dari rumah sakit.


Gabriel memberinya kode untuk membantu sang ibu di dapur. Sambil menganggukkan kepala, Alana berdiri kemudian menghampiri sang calon mertua idaman.


“Biar saya saja, Tante,” kata Alana berusaha membantu Sheina di dapur. Walaupun terbilang anak yang manja, tetapi Alana pintar memasak. Dia bahkan mengikuti kursus memasak yang dibimbing langsung oleh koki terkenal di Australia.


“Eh, Alana. Kamu di depan saja sama Gabriel,” balas Sheina yang merasa tidak enak hati. Sebenarnya dia tahu bahwa Alana adalah putri dari keluarga Hartono yang tidak mungkin akan melakukan pekerjaan di dapur.


“Enggak apa-apa, Tante. Saya bisa bantu-bantu kok. Saya juga bisa masak, kalau Tante mau kita bisa aduk masakan,” tantang Alana dengan percaya diri.


Dia ingin lebih akrab dengan Sheina, seperti yang orang bilang. Jika ingin mendapatkan hati anaknya, ambil hati ibunya dulu. Meskipun sekarang hanya pacar pura-pura, tapi siapa yang tahu bahwa Gabriel benar-benar jodohnya.


“Memangnya siapa yang mengajarimu masak? Mommy Alisha atau Mommy Anna?” tanya Sheina yang membuat Alana menatapnya dengan mata terbelalak dan juga mulut yang menganga lebar.


“Tante!” Alana seketika menutup mulutnya dengan kedua tangan.

__ADS_1


“Iya, tante tahu kamu anaknya Alfaro dan Anna, ‘kan? Yang ngebet minta dijodohin sama Gabriel,” kata Sheina yang mengerti dengan kebingungan Alana saat ini.


“Ya ampun. Jadi, aku ketahuan ya, sebenarnya aku enggak niat bohong kok, Tante, maaf ya.” Alana meraih tangan Sheina dan menciumnya berkali-kali. Dia harus membuat Sheina tidak salah paham yang nantinya akan membuatnya semakin sulit mendapatkan Gabriel.


“Tenang Alana tenang. Kamu enggak salah kok.” Sheina berusaha melepaskan tangannya dari Alana yang sedang merasa bersalah padanya.


“Kamu enggak bohong karena nama kamu memang Alana, yang tante bingung cuma kenapa kamu bisa pacaran sama Gabriel, tapi Gabriel menolak perjodohan kalian, kenapa?” tanya Sheina.


Alana melirik kanan kiri memastikan Gabriel atau siapa pun tidak ada yang mendengarkan mereka saat ini.


Sheina tertawa kecil mendengar penjelasan Alana. Sebagai ibu, tentu dia lebih tahu watak Gabriel. Ya, sebelas dua belaslah dengan suaminya.


“Salah dia sendiri sih. Waktu Om Bara kasih lihat foto sama nama kamu ke dia, dia malah menolak. Dengan sombongnya, enggak akan mau dijodohkan walaupun kamu secantik artis Korea, terus dia kabur dan sekarang malah ketemu kamu. Memang dasar itu anak kena karma karena sudah meremehkan kamu, Alana,” jelas Sheina masih menertawakan putranya yang kini terjebak dalam permainannya sendiri.


“Oh, berarti Kak Briel itu belum lihat foto aku, dan belum tahu nama aku, Tante.” Alana mendekatkan wajahnya pada Sheina yang mengangguk sambil menahan tawa.

__ADS_1


“Iya, Alana. Ya, mungkin kemarin-kemarin sudah pernah daddy-nya singgung tapi mungkin Biel lupa. Tapi, kamu tenang saja. Tante dukung kamu buat ngerjain balik pacar pura-pura kamu itu.”


Alana mengerutkan kening. Dia sama sekali tidak menyangka wanita yang sudah diklaim menjadi calon mertua itu malah mendukungnya.


“Ngerjain bagaimana, Tante?” tanya Alana dengan wajah berbinar-binar.


Sepertinya dua wanita yang sama-sama menyayangi Gabriel itu akan bekerja sama untuk membalas sang perjaka matang.


“Buat dia jatuh cinta sama kamu, saat dia tahu kalau yang dijodohkan sama dia itu kamu, tante yakin, dia akan sangat malu,” jawab Sheina setengah berbisik. Dia begitu semangat ingin membuat Gabriel menjiilat ludahnya sendiri.


.


.


.

__ADS_1


Kira-kira jatuh cinta dulu apa ketahuan dulu 😂😂


__ADS_2