Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat

Istri Kontrak Pelampiasan Hasrat
IKPH . Bab 64


__ADS_3

Alana berpura-pura menelepon ibunya, tetapi yang sebenarnya dia hubungi bukanlah nomor asli ibunya. Di depan Gabriel dia pura-pura bingung karena ibunya tidak bisa dihubungi.


“Aduh, bagaimana ya, masa aku pulang lagi dengan buah-buahan ini,” gumam Alana sembari menunduk.


“Kamu tidak tahu namanya? Saudara kamu yang lain mungkin?” Gabriel jadi ikut larut dalam kebingungan Alana.


“Yang kenal sama orang ini cuma aku sama Mama, Kak. Oh iya, Kak namaku Alana.” Alana mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan Gabriel yang sedang memicingkan mata menatapnya.


“Gabriel,” balas Gabriel sembari membalas uluran tangan Alana. “Kalau gitu, saya duluan ya.”


Gabriel tidak ingin membuang waktu demi Alana. Dia sudah salah menyapa gadis itu, yang membuatnya ikut bingung dengan apa yang Alana mau.


“Kak Briel mau ke mana?” tanya Alana untuk menvegah Gabriel pergi. Gadis itu kembali memutar otak supaya bisa bersama Gabriel terus.


“Kakek aku sedang dirawat di sini. Aku harus menemuinya,” jawab Gabriel.


Kesempatan bagus.


“Kalau gitu, boleh nggak aku kasih ini buat kakeknya Kak Briel, daripada aku bawa pulang lagi?” Alana mengedipkan matanya berkali-kali.


Ini orang padahal baru kenal, bisa-bisanya mau jenguk Opa. Hem, tapi boleh juga sih, dia cantik. Siapa tahu nanti Mommy sama Opa ngiranya dia temen deketku, biar aku enggak dijodohkan sama anak temen Daddy.


“Kamu serius?”

__ADS_1


“Iya, Kak. Ya, daripada aku bingung cari-cari. Lagian, salah mamku juga ditelfon malah enggak diangkat,” jawab Alana yang setelahnya menghela napas berat.


“Ya, terserah kamulah.”


Gabriel berbalik badan, lalu tersenyum. Meskipun kelihatan agak tidak waras, tapi dia lucu juga.


Gabriel dan Alanna memasuki kamar rawat kakeknya Gabriel. Kebetulan hanya ada sang kakek dan ibunya Gabriel yang datang sejak pagi.


“Halo, Kek. Ada yang mau jenguk. Alana, ayo! Ini kakekku,” kata Gabriel memperkenalkan Alana dengan kakeknya.


“Halo, Kakek. Apa kabar?” Alana mencium tangan Hendri Kusuma, kakek dari Gabriel Darren Kusuma.


Sheina belum pernah bertemu langsung saat dewasa dengan Alana, tapi dia pernah mendengar bahwa gadis yang ingin dijodohkan dengan Gabriel juga bernama Alana.


“Kamu cantik sekali, pantas saja Gabriel tidak mau dijodohkan sama keluarga Hartono,” kata sang kakek.


“Kakak mau dijodohkan?” tanya Alana yang kini menatap Gabriel. Ada rasa bahagia dan penasaran yang tersirat di wajah cantik gadis itu.


“Iya begitulah. Orang tuaku kurang kerjaan emang. Tapi, aku itu bukan tipe orang yang mau dipaksa-paksa, jadi ya aku mau pasanganku itu pilihanku sendiri.”


“Seperti Alana ini?” sahut Sheina yang sedari tadi hanya mendengarkan percakapan mereka.


Gabriel dan Alana sama-sama menoleh pada Sheina yang kini mendekati mereka.

__ADS_1


“Halo Tante,” sapa Alana yang kemudian mencium tangan Sheina.


“Kamu pacarnya, Gabriel?” tanya Sheina.


Alana menoleh. Dari sudut pandang Gabriel, mereka baru berkenalan, pasti terlihat murahan sekali kalau dia terima tuduhan Sheina, tapi di sisi lain, memang ini yang diharapkan Alana. Namun, tiba-tiba omongan kakaknya membuat Alana menegapkan tubuh.


“Bukan Tante.” Alana masih ingat apa yang Satria katakan, bahwa dia tidak boleh membuat malu dengan bersikap seperti wanita gampangan.


“Alana masih malu-malu, Mom. Jangan ditahya gitu,” sahut Gabriel. Tangannya tiba-tiba meraih Alana. “Kita bicara sebentar ya, Lan!”


Alana yang ditarik paksa, seketika menurut. Meski otaknya belum mencerna dengan sempurna maksud ucapan Gabriel itu, tapi dia tetap mengikuti Gabriel.


“Aku boleh minta tolong sama kamu, nggak?” tanya Gabriel dengan berbisik.


Saat ini mereka sudah ada di depan ruangan kakeknya Gabriel, sehingga opa dan mommynya itu tidak akan mendengar ucapan mereka.


“Kenapa, Kak?”


“Kamu pura-pura aja ya jadi pacarku, sekali ini saja. Nanti aku kabulin semua keinginan kamu. Yang penting mereka tidak akan menjodohkan aku.”


*


*

__ADS_1


*


Bang Biel, itu kan yg mau dijodohin sama kamu 🤧🤧 kamu bikin aku migrain tau gak 🤕🤕


__ADS_2