Jangan Pisahkan Aku

Jangan Pisahkan Aku
SAMA SAMA TERSAKITI


__ADS_3

Keesokan harinya, sebelum berangkat kekantor Burhan kerumah Fitri untuk mengantarkan surat perjanjian dan uang yang telah dia janjikan kepada Fitri semalam.


Sesampainya dirumah Fitri, Burhan berbincang bincang dengan Fitri dan menjelaskan isi dari surat perjanjian tersebut. Bahwa Fitri hanya akan menjadi istri Burhan sampai dia melahirkan seorang anak. Dan hak asuh anak tersebut akan jatuh ketangan Burhan dan Salma. Setelah itu Fitri tidak boleh lagi mengganggy keluarga Burhan dan Salma apapun alasannya. Fitripun menyetujuinya dan langsung menandatangani surat tersebut.


Tanpa direncana, tiba tiba ada 3 orang lelaki gagah datang untuk menagih hutang kepada Fitri. Burhan langsung melunasi hutang hutangnya.


"Ini saya lunasi semua hutang hutang Fitri. Dan jangan pernah ganggu hidup dia lagi." Kata Burhan tegas.


"Nah, gini kan enak. Jadi saya tidak perlu mengejar ngejar kamu lagi." Ucap salah satu rentenir itu dan semua tertawa.

__ADS_1


"Ayo pergi." Ajak rentenir yang lain.


"Makasih ya mas." Ucap Fitri dengan mata berkaca kaca.


"Iya sama sama. Saya yang harusnya berterimakasih karena kamu sudah mau menyelamatkan keluarga saya." Ucap Burhan.


Fitri tersenyum kearah Burhan. Fitri sadar, betapa Burhan sangat mencintai istrinya. Sampai rela melakukan apapun agar tidak dipisahkan dengan istrinya oleh ibunya. Fitri merasa sangat iri dengan istri Burhan. Dan merasa kasihan juga. Makanya dia ingin membantu mereka.


"Nanti malam bagaimana? Lebih cepat lebih baik. Soalnya semakin lama perut istriku akn semakin membesar. Aku tidak mau Orangtuaku curiga." Terang Burhan.

__ADS_1


"Baiklah. Tapi apakah istri mas sudah menyetujuinya?" Tanya Fitri lagi.


"Aku akan jelaskan pada dia nanti. Ya sudah, aku pergi kekantor dulu." Pamit Burhan pergi.


Sesampainya dikantor, Burhan menelepon Salma dan menjelaska ke Salma bahwa dia telah bertemu dengan wanita yang mau menikah dengan perjanjian yang sudah dia buat. Dan Burhan akan menikahinya nanti malam. Salma yang merasakan hancur hatinya karena suami yang sangat dicintainya akan menikahi wanita lain, hanya bisa menyetujuinya dengan berat hati. Airmata Salam bercucuran keluar dan tak mampu Salma membendungnya. Salma mematikan teleponnya setelah menyetujuinya.


"Ya Allah, aku tau bahwa mas Burhan menikahi wanita itu hanya diatas surat perjanjian bukan karena rasa cinta. Tapi kenapa aku tetap merasakan hancur didalam hatiku? Hatiku retap merasakan sakit yang tak bisa aku tahan." Ucap Salma dalam hati dengan tangisnya yang semakin keras.


Sedangkan Burhanpun ikut sedih dan sakit karena harus menghianati istrinya dengan menikahi wanita lain. Meskipun terpaksa untuk menyelamatkan pernikahannya dengan istrinya, tapi Burhan tetap merasakan sakit hatinya.

__ADS_1


"Maafkan aku sayang. Aku terpaksa melakukan semua ini untuk menyelamatkan pernikahan kita. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku tidak ingin dipisahkan denganmu. Hanya ini satu satunya solusi yang bisa kita lakukan. Aku tau hatimu sakit karena ini semua. Aku lebih sakit karena harus menyakitimu. Aku tak sanggup melakukannya, tapi harus aku lakukan agar keluarga kita tetap aman. Aku sayang kamu Salma." Ucap Burhan dalam hati karena rasa bersalahnya.


Burhan menangis tak kuasa membendung airmatanya. Hatinya terasa ditusuk pisau tajam karena harus menghianati istrinya. Semua tak pernah terbayangkan olehnya. Tapi Burhan mengambil sisi positifnya dan berpikir bahwa semua yang dilakukannya untuk keutuhan rumah tangganya bersama Salma.


__ADS_2