JANJI NABILA

JANJI NABILA
Part 24


__ADS_3

"Gerimisnya sudah berhenti bagaimana kalau kita makan Bakso iga kesukaanmu di lesehan pak Retno, mau tidak?" tanya Runa.


"Itu kan jauh butuh waktu dua jam untuk kesana. Nanti mama marah kalau aku pulangnya terlambat" Jawab Nabila.


Kalau begitu kita cari cabang lesehan pak Retno yang di sini saja mudah mudahan ada, Runa mengeluarkan hp nya segera mencari di google.


Aku masih kenyang jadi mau langsung pulang saja. Nabila tidak ingin berlama - lama berada di dekat Runa, karna itu akan menggoyahkan pendirian dan semakin sulit melupakannya .


Baiklah aku akan mengantarmu pulang, Runa tidak ingin berdebat sebab Nabila yang tidak mau di ajak makan. Ia memilih mengalah agar Nabila tidak semakin membencinya.


~


"Bangun Nabila, Kita sudah sampai di depan rumahmu." Nabila yang terbangun langsung terkejut karna mereka sudah sampai di depan rumahnya padahal ia belum mengatakan di mana alamat rumahnya.


Dari mana kau tahu rumahku padahal aku kan belum memberi tahumu?.

__ADS_1


"Kau ketiduran jadi aku menelfon kak Rama" jawab Runa.


Apa? kak Rama, Kau menelfonnya. Nabila menggaruk - garuk kepalanya. "Bagai mana ini, batin Nabila, ia mengerutuki kebodohan dirinya sendiri karna sampai ketiduran di bonceng Runa."


Sudah jangan terlalu berfikir negatif, kak Rama juga tidak akan marah karna aku sudah memintanya untuk tidak memarahimu. Sana lekas masuk Runa mengacak - acak rambut Nabila.


Nabila menepis tangan Runa. "Gak usah di acakain juga rambutnya nanti makin kusut" Kesal Nabila.


"Kalau gak boleh di acakain aku usap aja deh. Tanpa menunggu lama Runa mengusap lembut rambut lalu turun ke wajah Nabila. wajah ini yang selalu buat aku selalu rindu dan juga terlihat seperti orang bodoh" ucap Runa.


Sudahlah, aku pulang dulu kirim salam sama semuanya, jangan lupa mimpikan aku dalam tidurmu. Daadah Runa melambaikan tangan dan melesat pergi meninggalkan Nabila yang masih bingung.


" Ehem, dari mana saja baru pulang jam segini" tegur Rama. Nabila yang terkejut langsung mengusap dadanya. "Lama - ⁸lama aku bisa kena serangan jantung" Sunggut Nabila.


"Ia kena serangan jantung karna terlalu sering di dekat Runa" balas Rama.

__ADS_1


Kenapa harus Runa sih. Aku jantungan karna terlalu sering kakak kagetin. Nabila yang kesal berlalu meninggalkan sambil menginjak kaki Rama.


"Nabila..." teriak Rama.


Nabila menjulurkan lidahnya, itu karna kakak yang selalu kepo in aku. Nabila masuk ke dalam kamar dan menguncinya, ia takut Rama akan mengejarnya sampai ke kamar karna biasanya selalu seperti itu dan berujung dengan tangisan di karena kan Nabila yang kegelian karna di kelitiki Rama sampai sampai ia menangis.


Runa... Nabila membayangkan wajah Runa sambil ia merebahan di kasur empuknya. Akhh hidup ini terasa sulit untuk di artikan.


derett derettt


Nabila segera merogoh tasnya dan melihat siapa yang mengirimi nya pesan. "Selamat beristirahat" pesan dari Runa.


Nabila tersenyum mengingat Runa yang mengusap rambut dan wajahnya. Akhh Runa Runa di saat aku berusaha lupain kamu, kamu datang lagi mendekat giliran di harapin malah gak jelas plus di cuekin akunya. Apasih maunya kamu.


Nabila memilih mengabaikan pesan Runa karna ia takut Runa merasa kepedean dan ia juga takut terulang kembali ditinggalkan pas lagi sayang sayangnya.

__ADS_1


__ADS_2