
Untuk itu kau tenang saja, kita hanya perlu mengawasi Runa jika memang pantas untuk adikmu biarkan saja, Beri ia kesempatan. Kalau tidak aku yang akan turun tangan langsung. Mereka juga berhak memperjuangkan cinta mereka. Kau tahu sendiri Adikmu sangat keras kepala tidak penurut sepertimu. Kita lihat seberapa kuat Runa mendapatkan Nabila.
Mendengar pembicaraan tadi membuat Nabila menjadi lemas. Apa yang akan terjadi jika Runa tidak sanggup melakukan permintaan ayahnya.
Setelah mendapat tekanan dari keluargaku di tambah keadaan dari keluarganya sendiri rasanya tidak pantas aku bersikap cuek terhadap Runa. Tapi melihat kedekatan Runa dan Jessi membuat aku kesal di tambah sikap Runa yang pernah berbagi cerita apa pun terhadapku. Nabila mengepalkan tangan dan pergi ke kamar untuk menenangkan diri setelah rasa geram yang melanda hati dan fikirannya.
~
Hujan belum berhenti Nabila berdiri di balkon kamarnya menatap ke arah jalan melihat orang yang berlalu lalang kehujanan. Sambil menikmati secangkir coklat panas yang membuat suasana hatinya sedikit membaik.
Rasa dingin menusuk sampai ke dalam tulang, segera Nabila masuk ke dalam dan berbaring menatap langit - langit kamar hingga tanpa sadar ia ketiduran. Suara deringan hp membangunkannya saat di lihat James lah yang menelfon.
'Assalamualaikum Nabila lagi apa?" tanya James.
__ADS_1
"Walaikumsalam lagi tiduran aja, kamu dari jam berapa sampai di Singapuranya?" tanya Nabila.
Kurang lebih jam tigaan gitu, kamu udah makan. "Sudah, Kamu sendiri?"
Belum masih kenyang, kamu tadi telfon aku ada apa? James pura - pura tidak tahu. Padahal ia sudah menduga Nabila menelfonnya menanyakan tentang cincin.
Em itu, Aku nemuin kotak kado di dalam peper bag yang kamu kasih tadi siang, itu untuk siapa? tanya Nabila ragu - ragu.
"Untukmu, kamu udah buka belum isi kadonya" tanya balik James.
Bagaimana pas tidak di jarimu, Cincin itu memang untukmu. Lalu suratnya kamu baca juga.
Hehehe iya aku baca, Maaf ya lancang aku buka kado dan baca isi suratnya. Habis nya aku penasaran, Kalau cincinnya sangat pas di jariku sepertinya kau tahu ukuran jariku.
__ADS_1
Dari tadi minta maaf terus itu memang untuk kamu, gimana suka sama cincin nya tidak?.
Suka, cantik pas di jari manis aku, tapi kenapa cuma aku sendiri yang kamu kasih, sementara Karin tidak.
Itu khusus buat kamu, jadi Karin memang tidak dapat. Gimana menurut kamu isi suratnya?
Nabila menepuk keningnya karna sudah melupakan isi surat tersebut. Sudah, aku tidak mengerti apa maksud dari kata - kata di surat itu.
Setelah beberapa menit James terdiam, kini ia memberanikan diri berkata jujur. "Sebenarnya itu ungkapan perasaan aku ke kamu Nabila Hasyim Abdullah, Aku suka kamu dari pertama kita bertemu."
Bagai tersambar petir tiba - tiba Nabila mendengar ungkapan perasaan James. Belum selesai masalahnya dengan Runa kini mendapat masalah baru dengan Sahabatnya sendiri.
"Nabila, Kamu denger aku kan?" tanya James.
__ADS_1
Hening, Rasa nya seperti terkena gempa yang skala besar mengguncang dirinya sehingga meluluh lantakan keadaan yang Nabila alami. Jika barusan ia merasa seperti tersambar petir kini rasanya berubah seperti gempa dahsyat, ingin rasanya ia menghilang dari muka bumi sekarang juga.
Nabila, hallo Nabila Kamu dengar suara aku kan? kini James mulai panik bercampur takut setelah ia mengungkapkan perasaannya, kini mendapati Nabila yang diam tanpa suara. Ia takut Nabila akan memutuskan persahabatan mereka. bahkan menyesal telah menyatakan perasaannya.