JANJI NABILA

JANJI NABILA
part 51


__ADS_3

Tidak lama Rama keluar dari kamar dan melihat nanar ke arah Nabila dan ayahnya. Ada rasa bersalah yang menyelimuti perasaannya. Sebenarnya ini bukan kesalahan dari Runa maupun Nabila tapi karena Runa adik dari Dafa ada sedikit rasa tak suka, mengingat semua kejadian yang menimpa dirinya berawal dari kesalahan Dafa.


Lama menunggu akhirnya Nabila masuk juga ke kamarnya, segera di susul Rama agar kesalah pahaman antara dirinya dan adiknya segera membaik.


Tok tok tok

__ADS_1


Tidak lama Nabila membuka pintu dan melihat kedatangan Rama membuat wajahnya berubah masam.


"Boleh kakak masuk?" tanya Rama kemudian Nabila mengangguk. Setelah mendapat izin Rama masuk dan duduk di sofa kamar adiknya. "Kakak minta maaf untuk hal kemarin, Kakak sedang emosi dan kalut jadi fikiran kakak tidak menentu, sekali lagi kakak minta maaf" Rama manatap sendu kepada sang adik.


"Aku juga minta maaf, tidak seharusnya aku juga menyalahkan kakak, keadaanlah yang membuat kakak menjadi seperti ini." Nabila menatap balik sang kakak, karena dari kecil mereka didik saling mengasihi menjadikan Nabila selalu mengutamakan persaudaraan dari hal apa pun.

__ADS_1


Rama terdiam mendengar penuturan dari sang adik ia tahu semenjak menanam dendam ia hidup dalam ketidak tenangan selalu di bayang - bayangi rasa benci, marah dan menjadikan orang lain menjadi pelampiasan amarahnya meski ia juga selalu berusaha meredamnya namun puncaknya ketika ia kembali bertemu dengan Dafa dan berbuntut pertengkaran hebat dengan Nindy, istri yang ia nikahi dengan terpaksa dan mengorbankan cintanya untuk Nayla, perempuan yang ia sukai semenjak SMA.


Mungkin Kak Nindy jodoh yang terbaik untuk kakak, belajarlah menerimanya. Bukan aku bermaksud mengajari kakak tapi aku juga sudah dewasa bisa menilai orang lain dan aku melihat kak Nindy termasuk orang baik dan sabar, bisa kita lihat dari sikapnya selama kalian menikah. Aku juga tahu kakak sering mengabaikannya dan di belakangnya kakak sering menemui kak Nayla.


Rama tersentak mendengar ucapan Nabila. "Kamu tahu dari mana? Apa kamu diam - diam membuntuti kakak" Tanya nya kepada Nabila, karena ia selalu memastikan tidak ada yang tahu dan kondisi aman jika ia menemui Nayla.

__ADS_1


Aku melihatnya dengan tidak sengaja, Kak Nindy juga ada di sana tapi ia memilih diam dan meminta aku juga diam dan tidak mempermasalahkan hal itu. Bukankah ia istri yang luar biasa sabar? jika aku diposisi dirinya belum tentu bisa bersikap seperti itu.


Bukan aku ingin menjelek-jelekkan kak Nayla tapi cobalah kakak berfikir, sering bertemu atau jalan dengan suami orang, apa itu pantas menurut kakak? Meskipun kalian saling mencintai tapi kalian seharusnya bisa berlapang dada menerima takdir kalian. Dan kak Nindy tidak merebut kakak dari kak Nayla ia juga korban di sini. Kakak juga menikahinya tidak ada yang memaksa itu keinginan dari kakak sendiri terlepas apapun alasan kakak tapi sekarang dia sudah menjadi istri kakak. Kakak tahu, secara tidak langsung kakak sudah menyakiti perasaannya. Mata Nabila berkaca - kaca mengatakannya. Ia selalu ingin mengungkapkan ketidak sukaannya dengan sikap Rama namun ia tak cukup berani mengatakannya.


__ADS_2