
"Jangan sentuh aku jika kamu tetap pada keputusanmu, Mas," ungkap Tanisha. Dia mencoba ingin menggoyahkan pendirian Devan dan akan mengajaknya pergi ke luar negeri bersama dengannya.
Devan tetap memeluk Tanisha dari belakang. Dia tidak bisa membalas ucapan sang istri. Karena ini juga berat baginya. Devan belum menyiapkan segala sesuatunya untuk Tanisha. Dia tidak mau jika Tanisha merasa tidak nyaman bersamanya kelak di sana, hanya karena kurangnya perhatian yang akan ia berikan nanti. Karena Devan bakalan sibuk mengembangkan perusahaannya itu.
"Honey... Tolong mengertilah posisiku saat ini," pinta Devan. "Aku baru mulai merintis usahaku dari bawah, dan nanti aku akan bakalan sibuk pergi ke beberapa kota untuk mencari investor. Aku nggak mau kamu akan kesepeian di sana nantinya. Setidaknya kalau kamu di sini, masih ada keluarga yang menemanimu. Juga kamu bisa pergi jalan-jalan dengan teman-temanmu di sini jika merasa bosan. Beda halnya dengan di sana," ungkap Devan dengan nada yang begitu lembut dan juga penuh ke-hati hatian di setiap kata yang dia ucapkan.
Kemudian Devan memutar tubuh sang istri agar menatap tepat ke hadapannya. Lalu, tanpa meminta persetujuan terlebih dulu pada Tanisha, Devan mengangkat tubuh sang istri ke dalam gendongannya. Tentu saja hal itu membuat Tanisha memekik kaget.
"Turunkan aku, Mas!" Pekik Tanisha di dalam gendongan suaminya. "Aku tidak mau tidur lebih awal," lanjutnya lagi dengan nada ketus. Devan tersenyum tertahan melihat istrinya yang seperti ini.
"Iya, tapi setelah kamu membuatku lelah terlebih dulu," ujar Devan dengan senyuman yang terus mengembang di bibirnya.
__ADS_1
"Aku nggak mau, sebelum kamu mengajakku ke manapun kamu pergi, Mas," Tanisha berusaha memberontak, tapi tidak sepenuhnya. Karena memang ini tujuannya memakai baju tidur se-seksi seperti sekarang ini. Ia ingin membuat Devan selalu merasa 'nagih' terhadapnya. Sehingga suaminya itu tidak akan betah berlama-lama berada jauh darinya.
Devan merebahkan tubuh Tanisha di atas tempat tidur, mengunci tubuh istrinya itu dengan cara mengungkungnya di bawah tubuhnya. "Itu bisa kita bicarakan nanti. Tapi sebelumnya kamu harus bertanggung jawab sama dia," tunjuk Devan ke daerah pribadinya yang terlihat sesak di dalam sana.
"Aku nggak mau!" Ketus Tanisha. "Aku mau tidur," lanjutnya lagi dengan wajah yang dibuat kesal. Padahal nyatanya Tanisha berusaha menahan tawanya, melihat suami mesumnya ini yang terus menggoda tubuhnya dan menaikkan libidonya. Kemudian, Tanisha memalingkan wajahnya ketika Devan berusaha mencecap, bahkan menghisap bibirnya.
"Jangan menguji kesabaranku, Honey," ucap Devan menahan geramnya karena sikap sang istri yang terus mempermainkan naf su makannya.
"Ho-honey...," panggil Devan tergagap. Karena tangan istri nakalnya itu mulai menyentuh daerah pribadinya, untuk kemudian dia remas dengan begitu kencang tapi juga nikmat.
"Apa Mas masih tetap tidak mau mengajakku?" Tanya Tanisha kembali. Kemudian tangannya semakin aktif di bawah sana. Bahkan sekarang tangannya menelusup ke balik celana yang di kenakan oleh suaminya itu.
__ADS_1
"Sudah aku katakan, Hon-mmmhh...," ucapan Devan tercekat di tenggorokan saat tangan istrinya itu semakin menggoda miliknya dengan begitu lebih intens.
"Honey...," geram Devan dengan suara tertahan. "Jangan salahkan aku jika aku tidak akan membiarkanmu menikmati makan malam mu kali ini," ancam Devan. Tanisha tak gentar sedikit pun. Ia malah menambah kecepatan pergerakan tangannya di bawah sana.
Saat mereka tengah sibuk saling menggoda dan saling mengancam, terdengar suara nada dering yang berasal dari saku celana yang Devan kenakan. Tanisha tidak menghentikan kegiatannya, sementara Devan dengan susah payah mengambil ponselnya di dalam saku celana.
Devan menatap istrinya, setelah tahu siapa yang menghubunginya. Lalu dengan pergerakan pelan dan penuh kehatian, Devan mengarahkan layar ponselnya itu ke sang istri. Dia meminta ijin untuk menjawab sambungan telpon dari seseorang tersebut.
"Jawab aja, jika menurut Mas itu sangat penting," jawab Tanisha dengan nada cuek.
Makasih atas dukungan kalian. Besok aku usahakan untuk up yang banyak juga☺
__ADS_1