Jerat Ex Pacar

Jerat Ex Pacar
Tamu Agung


__ADS_3

Setelah saling berkenalan, Tanisha mengajak Arkha dan Kanaya masuk ke dalam rumah. Dia mempersilahkan tamunya itu untuk duduk di ruang tamu.


"Kakak mandi dulu ya, Beibe," pamit Tanisha pada Arkha. Arkha pun membalas dengan kerlingan matanya.


Setelah Tanisha pergi meninggalkan mereka berdua di ruang tamu, Arkha segera mendekati Kanaya. Melihat Arkha yang mendekatinya, sontak saja Kanaya menggeser tubuhnya hingga ia duduk di pinggiran sofa. Saat hendak dirinya beranjak dari duduknya, dan ingin berpindah tempat duduk, dengan cepat Arkha mencegah pergerakan Kanaya.


"Sweetie... Jangan berusaha kabur dariku. Karena aku akan selalu bisa mendapatkanmu," bisik Arkha tepat di samping telinga Kanaya. Sehingga membuat tubuh Kanaya meremang seketika.


Melihat itu, senyum seringai terbit di bibir Arkha. Dia sangat suka membuat gadis bulenya itu ketkutan padanya. Itu adalah salah satu hobi baru yang Arkha miliki. Bertemu pada suatu kejadian yang tak pernah ia duga sebelumnya, apalagi setelha mengetahui permasalahan yang tengah di hadapi oleh Kanaya, membuat Arkha tidak bisa melepas Kanaya begitu saja. Dia bertekad akan melindungi gadis bulenya tersebut.


Selang beberapa menit, Karina datang dari arah dapur. Dia menyapa Arkha dan juga Kanaya dengan sangat ramah.

__ADS_1


"Kenapa kamu lama banget nggak ke sini, Sayang? Mami sampai kangen loh, sama kamu," ujar Karina setelah mengurai pelukannya pada Arkha.


"Maaf, Mi. Arkha baru saja nyelesain kuliah Arkha. Ini juga Arkha mau nemuin Papi, Mi. Membahas masalah yang ada di cabang," Arkha memberikan senyumannya yang paling tampan pada mama angkatnya itu. Namun, hal itu malah membuat Karina cemberut pada Arkha, karena Arkha lebih memilih menemui suaminya.


"Jadi kamu lebih memilih Papi, daripada Mami? Begitu?" Tanya Karina dengan wajah yang cemberut. Tentu saja Arkha langsung mengeluarkan jurus mautnya pada Karina.


"Arkha juga kangen sama Mami yang cantik ini, dong!" Rayu Arkha seraya mencolek dagu Karina. "Mi, malu ada kekasih Arkha," bisik Arkha kemudian dengan suara yang lirih.


Mendengar itu, Karina segera melepas diri dari Arkha. Kemudian mengamati gadis bule yang tengah menunduk malu di hadapannya itu. Membuat Kanaya demakin malu dan menundukkan kepalanya.


Kanaya mengangkat wajahnya ketika Karina berkata kalau dirinya menyukai pria dingin nan cuek seperti Arkha.

__ADS_1


"Maaf, Tante. Talk saya tidak menyummhh--" ucapan Kanaya terhenti di kala Arkha membekap mulutnya dengan tangan pria itu.


"Mami, sepertinya sebentar lagi tamu agung kita akan datang. Apa sebaiknya kita segera menyiapkan penyambutan untuk dia? Kak Yuta juga sebentar lagi pasti akan tiba juga," potong Arkha mencoba mengalihkan topik pembicaraan mereka. Lebih tepatnya jika dia tidak mau sampai kebenarannya bersama Kanaya akan di ungkap oleh gadis bulenya tersebut. Bisa-bisa nanti dia habis di tangan kakaknya sendiri, Yutasha Geraldine.


"Oh, iya. Mami sampai lupa! Kalau begitu, Mami pamit dulu ke belakang ya, Sayang. Kamu jaga Neng Bule cantik ini di sini sambil nunggu Nisha turun," setelah mengucapkan itu, Karina segera bergegas kembali ke dapur lagi. Dia tidak ingin sampai keduluan kalau Devan datang, sementara menu di meja makan belum siap tersaji.


"Siap, Mi!" Teriak Arkha, karena Karina sudah melemggang pergi meninggalkannya berdua dengan Kanaya di ruang tamu.


Kanaya memundurkan langkahnya, saat pria dingin itu melangkah maju ke arahnya. Senyuman yang terbit dari oria di hadapannya ini, entah mengapa selalu membuatnya takut. Padahal sebelumnya dirinya tidak pernah takut dengan siapapun.


"Jangan sesekali berani memgatakan pada mereka, apa yang sebenarnya terjadi pada kita," tekan Arkha dengan nada perintahnya. Tentu saja hal itu membuat Kanaya semakin menciut di hadapan pria ini.

__ADS_1


Maaf, jika banyak typo atau sejenisnya. Karena mataku udah sevet dan jariku minta dimanjain, tapi otakku malah selalu memaksa untuk segera nulis😥


Mungkin masih ada beberapa bab lagi. Aku usahain secepatnya ini cerita kelar. Karena aku udah nggak sabar pingin ketemu Samuel yang hangat. Eh!🤭


__ADS_2