
Mereka berjalan menuju kamar, Rina berjalan di depan kemudian di ikuti Firdaus dari belakang.
"Anak mu sangat lucu Zaka. Tak sia-sia aku menikah kan anak ku dan anak mu." kata Hafis pada ayah.
"Iya,,, ibu nya juga sangat jahil pada anak nya ya. Baru tahu aku, kalau kamu sangat jahil Wulan." kata Fitri.
"Sesekali kan gak papa, pengantin baru harus di kerjain lah." kata bunda.
"Aku yang beruntung Hafis, kamu bersedia menikah kan anak mu yang memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi dengan anak ku yang hanya tamatan biasa." kata ayah.
"Jangan terlalu merendah Zaka, kamu dan istri mu sangat baik mendidik nya. Itu adalah hal yang langka." kata Hafis.
Mereka pun terus mengobrol dengan bahagia nya di sana.
Sedang kan Rina dan Firdaus tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut mereka berdua. Hingga sampai depan pintu kamar pun tidak bersuara.
Rina pun membuka kan pintu kamar nya, dan masuk kedalam kamar nya. Tapi, Firdaus masih juga belum masuk.
"Masuk lah, ini kamar ku. Kamar ku memang tidak terlalu luas. Tapi, mungkin kamu juga bisa mengangap nya sebagai kamar mu." kata Rina basa basi.
"Terima kasih." kata Firdaus sambil masuk setelah yang punya kamar mengizin kan ia masuk.
"Kamar my lumayan besar juga." kata nya.
"Kamu bisa istirahat di ranjang itu, dan aku akan ganti baju dulu." kata Rina masih cangung pada suami nya.
"Kamu mau ganti baju di sini," kata Firdaus. Ternyata niat usil nya kambuh.
__ADS_1
"Ya ngak lah. Aku ganti baju di kamar mandi." kata Rina.
"Ganti baju di sini juga gak papa kan. Kamu dan aku udah halal pun." kata Firdaus mengoda istri nya.
"Aku saran kan kamu jangan terlalu banyak berpikir yang bukan-bukan ya. Nanti kamu bisa sakit hati." kata Rina. Ia merasa kesal dengan suami nya ini.
Bukan nya apa, ternyata suami nya ini jauh dari kata pendiam. Tak sama seperti yang ia bayang kan barusan. Karna apa yang ia lihat di depan orang tua nya tadi sangat berbeda ketika mereka sedang berdua di kamar seperti saat ini. Suami nya ternyata lelaki yang usil.
Rina pun pergi kekamar mandi dengan membawa baju nya. Dalam hati nya merasa kesal karna ulah suami nya itu. Sedang kan Firdaus, ia tersenyum geli melihat tingkah istri nya itu.
Beberapa saat kemudian terdengar ada yang mengetuk pintu kamar mereka. Firdaus bangun dari baring nya, lalu membuka pintu.
"Ini barang-barang mu nak. Sekarang kamu tidur di kamar ini yah." kata orang yang mengetuk pintu tadi. Ternyata abi nya yang datang untuk mengantar kan barang-barang milik nya kekamar Rina.
"Terima kasih abi, harus nya Fir yang jemput. Bukan abi yang antar bi." kata nya.
Kata-kata abi sukses buat hati nya geli. Karna ia ingat bagai mana istri nya tadi di goda nya.
"Kenapa kamu tersenyum Fir." kata abi.
"Gak papa bi, hanya ada yang lucu saja." kata nya pada abi.
Abi mengerti, ia pun pamit pada anak nya dan turun kebawah. Kembali bergabung dengan keluarga nya lagi.
"Siapa,,, " tanya Rina yang baru keluar dari kamar mandi.
"Abi, ngantar barang-barang ku." kata nya.
__ADS_1
"kamu tidur sekamar dengan ku. Apa kah tidak keberatan." kata Firdaus lagi. Ketika melibat ekspresi wajah tak senang dari Rina.
"Gak papa, aku gak masalah jika kamu tidur di sini. Hanya saja, aku akan tidur di sofa ya." kata Rina.
"Pertama, kamu adalah istri ku yang halal. kedua, gak mungkin kamu tidur di sofa sementara aku tidur di ranjang." kata Firdaus.
"Tapi kan aku.... " kata nya terhenti.
"Aku tahu kamu tidak ingin menikah dengan ku kan."kata Firdaus.
"Dari mana kamu tahu". Kata Rina.
"Yah,,,, aku bisa melihat dari cara mu memperlaku kan aku." kata nya.
"Maaf kan aku, apa kah cara ku memperlaku kan kamu begitu kelibatan." kata Rina.
"Tidak juga, hanya aku bisa merasa kan. Jiak kamu tidak suka pada ku." kata Firdaus.
"Hanya saja, jika kita tak bisa menjadi pasanagan. Bisa kah kita menjadi teman." kata Firdaus lagi.
"Teman????" kata Rina tak percaya.
"Iya,,, menjadi teman ku. Itu lebih baik kan dari pada kamu memusuhi ku." kata nya.
"Baik lah, jika itu yang kamu ingin kan." kata Rina setuju.
"Oke, sekarang kita teman. Jadi aku saran kan kamu tidak perlu terlalu cangung pada kau yah". Kata Firdaus menyaran kan.
__ADS_1