
Beberapa bulan kemudian, Rina merasa ada yang aneh pada diri nya. Keanehan ini bukan hanya Rina yang merasa kan. Suami nya juga merasa kan hal yang sama.
Rina jadi sangat manja, mudah marah jika apa yang ia mahu tidak suami nya turuti. Bahkan sering nya ia merasa mual ketika pagi hari.
Ia jadi malas melaku kan hal yang ia sukai dan sebagai nya. Seperti saat ini, saat Firdaus akan berangkat kekelas. Ia melarang suami nya untuk pergi.
"Arin sayang, aku gak lama kok. Kamu kok manja nya berlebihan sih sayang." kata Firdaus memujuk.
"Aku mau kamu gak kekelas mas. Mau nya kamu di sini." kata Rina.
Itu berlangsung hingga beberapa menit, sampai umi tak tahan lagi. Umi pun angkat bicara.
"Ikuti saja Fir, apa yang ia mahu. Mungkin ia sedang isi kali." kata umi pada anak nya.
"Isi apa umi," kata nya tak paham.
"Mungkin istri mu lagi hamil Fir, tapi ini baru tebakan umi sih. Karna umi lihat dari perubahan nya sekarang. Seperti dia sedang hamil." kata umi.
"Benar kah umi, benar kah ia sedang hamil." kata Firdaus senang.
__ADS_1
"Umi rasa seperti itu, sebaik nya kamu bawa ia periksa kedokter ya." kata umi.
"Iya umi, akan Fir bawa Rina periksa sekarang umi." kata Firdaus.
Istri nya di kamar sedang merajuk karna suami nya tidak mau mendengar kan kata nya. Firdaus pun masuk kamar dan membelai istri nya itu.
"Sayang, aku gak kekelas kok. Bisa kah kamu jangan merajuk lagi." kata nya memujuk.
Setelah lama ia memujuk baru lah berhasil membuat istri nya tidak merajuk lagi.
"Maaf ya sayang, aku ikuti apa yang kamu kata kan oke, jadi jangan ngambek terus yah." kata Firdaus.
"Iya janji,,, tapi mau ya, kita kedokter sebentar aja ya." kata nya.
"Ngak mas, ngak mahu. Aku kan gak sakit. Ngapain kedokter." kata Rina.
Rina tetap menolak di ajak kedokter walau pun Firadus memujuk nya dengan berbagai cara. Akhir nya Firdaus menyerah, dan memutus kan untuk memanggil saja dokter untuk datang kerumah nya.
Beberapa saat kemudian, dokter datang kerumah mereka. Dengan susah payah Firdaus memujuk istri nya agar mau di periksa.
__ADS_1
Akhir nya Rina mau di periksa oleh dokter itu. Setelah dokter memeriksa istri Firdaus. Ia pun memberi selamat pada Firdaus.
"Selamat ya pak ustadz, istri mu hamil 6 minggu sekarang." kata Dokter.
Benar kah Dok, apa kah benar istri ku sedang hamil." kata Firdaus senang.
"Iya,,,, selamat ya." kata dokter.
"Terima kasih dok, terima kasih banyak." kata Firdaus sambil mengantar kan dokter sampai depan pintu.
"Bagai mana Fir, apa kah tebakan umi benar nak." kata umi.
"Alhamdulillah umi, Rina sedang hamil 6 minggu sekarang." kata Firdaus sangat bahagia.
Umi pun sangat senang dengan apa yang ia dengar kan. umi menelpon bunda untuk memberi tahu kan kabar bahagia pada bunda.
"Jagain istri mu dengan benar ya nak. Karna, ia baru hamil anak pertama kalian." kata bunda saat berbicara lewat telfon dengna Firdaus menantu nya.
😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇
__ADS_1
Maaf ya jika banyak yang tidak benar dalam cara ku menulis dan sebagai nya. Aku harap kalian maklum ya teman-teman. Karna yang nulis juga belum ada pengalaman akan hal yang seperti itu. Jadi, yah... Paham kan aja lah.