Jodoh Dari Allah

Jodoh Dari Allah
Suami istri


__ADS_3

Sekarang bukan hanya mencium istri nya, Firdaus juga memeluk nya. Rasa bahagia dan syukur pun menyelimuti hati nya. Ia sangat bahagia sekarang.


"Sudah lupa kan lah masa lalu itu, bisa kah kita mulai masa depan dengan lebih baik istri ku." kata Firdaus ketika mereka sudah berjalan untuk pulang.


"Iya,, aku akan bahagia, jika kita bisa menata masa depan dengan sangat baik mas. Kita mulai hari yang baru bersama." kata Rina pada suami nya.


"Jadi, sekarang apa kah kita sudah bisa menjadi suami istri dan bukan sebatas teman saja sekarang." kata Firdaus sambil mengengam erat tangan istri nya dan berjalan beriringan.


"Tentu saja bisa. Oh ya... Ada hal yang aku lupa kan mas. Bearti kamu sudah melihat dada ku sebelum aku mengizin kan nya ya." kata Rina.


Firdaus tersenyum geli, bukan kah ia suami dari gadis yang dada nya di lihat itu.


"Maaf kan aku... Maaf kan aku sayang ku. Itu adalah kecelakaan yang termanis yang kau dapat kan." kata nya sambil tersenyum genit pada istri nya.


"Berhenti tersenyum seperti itu mas, atau kamu akan menyesal nanti nya." kata Rina.


Di sana, di tengah perjalanan pulang. Mereka bertemu dengan Thala dan Ayunda bersama Dorin. Mereka berjalan bersama.

__ADS_1


"Wah... Pemandangan yang indah Yun. Apa kah kamu melihat ada kumbang yang berusaha mengusik bunga." kata Thala pada Ayunda.


"Aku rasa, aku tidak melihat apa pun. Mungkin saja karna hari sudah sore Tha. Jadi agak gak jelas." kata Ayunda.


Mereka bicara seperti itu, karna berpas-pasan dengan Firdaus yang mencium istri nya di tengah jalan. Maka nya mereka jadi bicara tidak jelas.


"Hey,,, aku tahu kalian membicara kan kami. Aku masih bisa memahami nya tahu." kata Firdaus.


Mereka tertawa bersama, tertawa karna Firdaus terciduk telah mencium istri nya di tempat umum. Dan mereka melihat wajah malu Rina karna ada yang melihat nya.


"Kamu tenang saja Rina, kami tidak melihat nya kok. Jadi jangan malu ya." kata Ayunda.


Mereka pun ikut pulang, mendengar apa yang Firdaus kata kan. Mereka bertiga berjalan di depan. Suami istri itu di suruh jalan di belakang.


Sesampai nya di rumah, Firdaus langsung masuk kamar dan membersih kan badan nya. Dia langsung mandi, sedang kan istri nya langsung kedapur untuk melihat umi nya sedang apa.


Setelah mandi, Firdaus kemusholla untuk sholat jamaah. Sedang istri nya jamaah di rumah dulu kata nya. Setelah pulang sholat, mereka melaku kan makan bersama.

__ADS_1


Selesai makan, Rina masuk kamar. Ia meninggal kan suami nya di luar sama abi nya. Karna Rina kecapeak kata nya, maka nya ia izin kekamar dulu.


Ketika Firdaus masuk kekamar, ia sangat kaget karna melihat istri nya sedang tidak pakai jilbab. Rambut nya terurai indah. Pertama kali ia melihat istri cantik nya sedang melepas jilbab nya yang selama ini ia pakai.


Sangat cantik, bahkan lebih cantik ketika ia melihat nya. Ia terpana melihat istri nya yang sedang duduk di depan cermin itu.


"Kenapa kamu gak masuk mas, ngapain malah melamun di sana." tegur Rina ketika melihat suami nya malah mematung di depan pintu.


"Kamu cantik sekali Rina, bahkan sangat cantik. Aku bingung tadi nya ketika melihat mu tidak berhijab. Karna aku tidak tahu apa kah kamu sengaja melepas nya atau karna aku tidak ada di kamar." kata Firdaus menghampiri dan memeluk istri nya dari belakang.


"Apa yang kamu pikir kan. Bukan kah ini di kamar kita, tidak salah bukan jika aku sengaja melepas hijab ku di depan mu. Aku sengaja melepas nya mas." kata Rina.


"Apa kah ini tanda nya, kamu mengizin kan aku melaku kan hal yang di laku kan suami istri Rina." kata Firdaus masih memeluk dan mencium bau harum nya rambut istri nya itu.


"Iya... Aku akan melaku kan tugas ku sebagai istri malam ini mas. Dan selanjut nya juga akan begitu. Aku akan jadi istri yang sebisa mungkin membuat mu merasa bahagia." kata Rina.


Firdaus pun melaku kan hak nya sebagai suami untuk pertama kali nya. Dan Rina membiar kan apa yang ingin suami nya laku kan.

__ADS_1


Catatan author:... Ini ada lah adegan berbahya, yang tidak bisa di cerita kan. Karna telah di sensor oleh pihak yang berwajib. Jadi, maaf kan author ya. Film nya di sensor jadi jangan berpikir yang macam-macam.


He... He... He... 😘😘😘😂😂😇😇


__ADS_2