Jodoh Dari Allah

Jodoh Dari Allah
Ternyata Rahmat


__ADS_3

Mereka bercanda di dalam kamar itu, karna lama sudah tidak bersua. Maka nya terkuak semua rasa Ketika mereka bersama. Karna dulu nya, tiga sahabat di lebih sering menghabis kan waktu bersama.


"Oh ya Mah, kata nya kamu mau nikah kan kemaren." kata Rina setelah ingat dengan apa yang Rahmah kata kan.


"Iya, aku memang mau nikah. Sebenar nya sudah nikah Rina. Maaf kan aku yah." kata Rahmah.


"Lho kok gak ngasih kabar pada ku sih. Kamu nya gak ingin aku datang ya." kata Rina.


"Buka gak ingin kamu datang Rin, tapi kamu pingsan saat aku menikah. Dan aku tidak bisa mengundur kan lagi hari pernikahan ku karna sudah terdaftar." kata Rahmah dengan wajah bersalah nya.


"Gak papa, itu bukan salah kamu kok. Kamu udah kasi kabar pada ku waktu kamu mau acara kan. Jadi semua ini bukan salah mu, melain kan kehendak allah tidak ingin aku datang." kata Rina.


"Jadi, kamu tak marah pada ku Rin." kata Rahmah kembali ceria.


"Tidak lah. Untuk apa aku marah pada mu. Ini kan bukan salah kamu." kata Rina.

__ADS_1


"Tapi, di mana suami mu. Apa kah dia ada di sini juga." kata Rina.


"Iya,,, dia ada di sini Rin. Dia ada di tengah-tengah kita." kata Rahmah.


"Di tengah-tengah kita, maksud mu siapa sih." kata Rina makin penasaran.


"Dia...... Dia.... " kata Rahmah berhenti sambil memandang Rahmat.


"Siapa... Ayo kata kan." kata Rina makin penasaran.


"Dia Rahmat," kata Rahmah.


"Iya,,, aku dan Rahmah telah menikah. Aku juga minta maaf ya Rin, tidak memberi mu kabar. Bukan aku tidak menganggap mu sebagai teman ku, hanya saja aku tahu kamu lagi sibuk dengan urusan mu." kata Rahmat juga menyesal.


"Aku tidak marah pada kalian, hanya saja aku seakan mengangap ini mimpi. Karna kalian menikah, ini hal yang tidak bisa aku terima dengan pikiran ku." kata Rina.

__ADS_1


"Sayang, mungkin ini lah yang di kata kan jodoh dari allah kan. Sama seperti aku dan kamu yang tidak tahu asal mula nya namu akhir nya bersama." kata Firdaus pada istri nya.


"Mat,,,, mereka bikin kita sakit hati yah. Ini nama nya penghangatan sosial kan Mat." kata Rahmah pada suami nya Rahmat.


"Biar aja, itu karna kalian membelakangi ku sebagai teman." kata Rina.


Mereka pun tertawa kembali. Melepas kan semua masalah yang selama ini mereka hadapi.


Yah, Rahmat dan Rahmah memang menikah saat di hari Rina menghilang. Karna pernikahan nya tidak bisa di tunda lagi. Mau, tidak mau mereka harus melaku kan pernikahan tanpa mengundang sahabat nya. Karna nomer hp Rinq tidak bisa di hubungi beberapa hari sebelum acara mereka.


Pernikahaan yang di ada kan secara sederhana, itu mereka langsung kan di rumah Rahmah.


Ketika Rahmat tahu tentang perasaan Rahmah pada nya. Dia pun memutus kan untuk menanya kan pada keluarga Rahmah. Itu ia laku kan tanpa mengharap keluarga itu menerima nya.


Karna Rahmah dan dia sangat jauh berbeda, Rahmah yang memiliki pendidikan tinggi. Dengan dia yang tak ada pendidikan. Kalau di pikir-pikir kan mana ada orang tua yang mahu menerima. Jika anak nya menikah dengan orang yang tak punya pendidikan.

__ADS_1


Tapi lain hal nya dengan orang tua Rahmah. Mereka menerima niat baik Rahmat tanpa syarat. Jika Rahmat ingin berbuat baik dengan anak mereka. Maka mereka terima dengan lapang dada.


Karna bagi orang tua Rahmah, harta bukan lah segala nya. Ketika Rahmat datang untuk mencoba meminang anak mereka. Maka, dengan tangan terbuka mereka terima.


__ADS_2