
Saat mendengar kan apa yang Thala kata kan. Firdaus merasa sangat menyesal karna tidak memberi kan kesempatan untuk istri nya menjelas kan apa yang terjadi.
Di tambah lagi, Thala memberi penjelasan tentang siapa orang yang ingin istri nya beri kan hati. Dan apa maksud dari kata memberi kan hati yang istri nya kata kan.
Thala juga menjelas kan apa yang Rina maksud dengan memberi kan hati nya pada orang yang ia tunggu.
Memberi kan hati yang Rina maksud kan bukan lah sama dengan memberi kan hati yang di maksud cinta untuk saling memiliki. Ia hanya berjanji untuk memberi kan hati nya pada orang yang menolong nya dengan maksud menyayangi.
Karna mencintai itu banyak macam nya, bukan hanya mencintai seperti suami istri. Mencintai saling ingin memiliki.
Firdaus bergegas ingin meninggal kan tempat itu. Karna ia ingin menemui istri nya. Ia ingin meminta maaf pada istri nya.
"Mau kemana kamu buru-buru Fir." kata Thala ketika melihat Firdaus meninggal kan nya tanpa kata-kata.
"Aku ingin menemui istri ku Thala, aku harus pergi sekarang ya." kata nya pada Thala.
Athala hanya menganguk kan kepala nya. Dalam hati ia merasa bahagia, karna telah menyelesai kan permasalahan yang di akibat kan salah sangka.
__ADS_1
Firdaus dengan cepat menuju rumah, mungkin istri nya sekarang telah berada di rumah saat ini. Ia dengan cepat masuk kekamar. Ternyata istri nya tidak ada di sana. Ia mulai mencari nya kedapur. Di sana hanya ada umi yang sedang masak.
"Kamu cari apa Fir," kata umi ketika melihat anak nya kebingungan.
"Di mana Rina umi, kenapa dia tak ada rumah saat sore seperti ini." kata Firdaus.
"Lho, bukan nya di dari tadi gak pulang Fir. Umi pikir dia sedang bersama kamu. Karna dia bilang ingin menagntar kan makanan untuk mu." kata umi ikut panik.
Mendengar apa yang umi kata kan, rasa panik tiba-tiba saja menghampiri nya. Ia tidak tahu istri nya sedang di mana sekarang.
"Ngak tahu umi, aku pikir Rina ada di rumah. Sekarang kan udah magrib umi. Bukan nya Rina ngantar makanan pada ku kan tadi siang umi." kata Firdaus.
"Di mana istri mu Fir, ayo cepat cari." kaat umi panik.
Firdaus segerak keluar rumah untuk mencari istri nya di setiap sudut sekolah. Firdaus bertanya kepada semua santri. Dan ia juga menemukan Dorin di sana.
"Dorin, apa kamu melihat istri ku." kata nya.
__ADS_1
"Tadi nya kakak salju bersama ku kakak Firdaus. Tapi, setelah memberi kan makanan pada ku. Kakak salju pergi. Dia terlihat sangat sedih kakak Firdaus." kata Dorin.
"Baik lah, kemana dia pergi tadi nya." kata Firdaus.
"Aku tidak tahu arah mana kakak Firdaus." kata nya.
"Di mana kamu Rina, sebentar lagi magrib." kata nya sambil berjalan meninggal kan Dorin yang bingung.
Dia terus menyusuri setiap sudut sekolah. Begitu pun santri nya juga ikut mencari istri dari ustadz mereka.
"Ada apa Fir, apa kah istri mu menghilang begitu saja." kata Thala.
"Iya,,, dia sudah pergi dari tadi siang kata umi. Tapi sampai sekarang belum juga kembali." kata Firdaus sedih.
"Sabar Fur, kita akan cari kan sama-sama. Anak-anak juga sudah menyebar untuk mencari sekarang." kata Thala.
Adzan pun telah berkumandang, tapi tidaka ada tanda-tanda dari Rina. Ntah di mana dia sekarang tidak ada yang tahu.
__ADS_1