Jodoh Dari Allah

Jodoh Dari Allah
Menggoda istri


__ADS_3

Wajah Rina seperti terbakar karna malu, mendengar apa yang suami nya kata kan. Ia tidak menyangka, bahwa suami nya akan datang ke taman untuk menjemput nya.


"Rina, ayo pulang. Aku lapar lho sekarang, jangan melamun lagi yah. Dan jangan cemas kan masalah kamu bilang apa tadi sama Dorin." kata Firdaus sambil tersenyum.


"Bisa kah mas lupa kan saja apa yang kau kata kan. Aku tidak bermaksud untuk mengata kan hal seperti itu tadi." kata Rina sambil menunduk.


"Baik lah Arina istri ku, aku akan lupa kan apa yang kamu kata kan yah. Tapi, sebaik nya kita pulang sekarang saja. Karna aku belum makan dan sangat lapar." kata Firdaus pada istri nya.


"Baik lah, ayo kita pulang." kata Rina.


Mereka pun berjalan pulang bersama, Dorin berjalan di depan mereka. Sedang kan Rina dam Firdaus berdua di belakang Dorin.


Sejak dari melangkah kan kaki nya keluar dari taman, Rina hanya menunduk melihat jalan dan tidak mengeluar kan sepatah kata pun.


Firdaus hanya senyum melihat wajah istri nya yang memerah karna malu pada nya. Dalam hati ia merasa bahagia dengan apa yang istri nya kata kan. Karna mumgkin di sana ada sedikit harapan untuk cinta nya.

__ADS_1


Karna istri nya mulai merasa kan rasa cemburu ketika ia bersama gadis lain. Hal ini membukti kan bahwa, ada nya cinta yang tumbuh di hati istri nya untuk nya.


"Rina, apa kah hal ini yang membuat mu mendiam kan aku semalam." kata Firdaus membuka pembicaraan.


"Hal apa yang kamu maksud kan, dan aku tidak ada mendiam kan mu mas." kata Rina membantah.


"Karna aku berbicara dengan Ayunda di sekolah kan. Sampai kamu menabrak Athala dengan tidak sengaja. Karna kamu tidak ingin melihat aku dan Ayunda." kata Firdaus.


"Tidak, bukan karna itu. Tapi,,,, kamu kan sudah berjanji pada ku tadi. Untuk tidak membahas apa yang kau kata kan dengan Dorin." kata Rina. Dia tidak mau menagkui nya.


Mereka pun sampai di rumah, Rina bergegas masuk kedalam rumah untuk menyiap kan makanan untuk suami nya. Tapi tangan nya di tahan oleh Firdaus.


"Jangan buru-buru Rina, kamu gak perlu terburu-buru seperti itu." kata nya.


"aku mau menyiap kan makanan untuk mu mas. Kenapa tidak terburu-buru, kamu kan bilang kalau kamu lapar kan." kata Rina.

__ADS_1


"Gak kok, aku gak lapar. Tadi aku udah makan di kantin sama Ayunda." kata Firdaus.


Mendengar itu, ekspresi wajah Rina dengan cepat berubah. Wajah nya tak bisa membohongi apa yang hati nya rasa kan. Yaitu, hatu nya merasa kecewa dan sakit. Ketika suami nya mengata kan bahwa ia makan di kantin bersama gadis lain.


"Kalau sudah makan tadi kenapa kamu bilang lapar di taman. Kan aku gak perlu pulang jiak kamu sudah makan." kata Rina dengan nada kecewa.


"kamu kecewa ya,,, aku bohong kok Rin. aku belum makan kok sebenar nya. Aku hany ingin melihat wajah cemburu mu." kata Firdaus sambil tersenyum manis.


"Aku... Aku gak cemburu kok, dan aku juga gak kecewa. Kamu jangan salah sangak mas." kata Rina.


Sebenar nya ada perasaan senang saat suami nya bilang bahwa ia hanya membohongi nya soal makan di kantin dengan gadis lain. Tapi di hati nya juga ada rasa malu, kenapa wajah nya selalu menunjuk kan apa yang hati nya rasa kan.


"Aku mau kekamar mandi dulu mas," kata nya buru-buru. Sebenar nya ia ingin menghindar dari suami nya.


Firdaus tersenyum bahagia melihat istri nya, ia makin bahagia setelah berhasil menggoda istri nya itu. Bahkan, istri nya menunjuk kan wajah cemburu yang sangat kaut di mata nya.

__ADS_1


__ADS_2