
Suasana Rumah Sakit saat ini sudah lebih tenang ,paska di guncang gempa beberapa menit lalu , sebagian pasien tidak mau masuk kembali karena takut ada gempa susulan ,namun sebagian nya masih dalam perawatan .
Sementara Sisi dan mamah Shopi sudah mendapat penanganan dari pihak R.S .
ketika Sisi mengalami pingsan Arsya membatu membawa sisi ke ruang UGD
..
" Terima kasih banyak yah nak .. untung nak Arsya membantu tante , kalo tidak tante tidak tau apa yang akan terjadi dengan Sisi, mamah Sisi jauh lebih tenang tapi tidak dengan Sisi ,yang harus di rawat lebih lanjut kaki yang cidera tadi .
" Sama sama tante , tadi hanya kebetulan saja ,bukan kah kita sudah sepantasnya saling tolong menolong tan ?, ujar Arsya dengan suara lembut nya.
tiba tiba ... Sisi tersadar dan membuka matanya ..seketika Sisi terbangun dan kembali menangis ..
"mah.. hik ...hik ...hik .. Sisi takut mah ."
sambil menangis dalam pelukan mamah shopi .. sepertinya Sisi masih mengalami syok ..
" sayang gempanya sudah berhenti sayang.. kamu harus tenang disini sudah aman yah " Seketika tangisan pun berhenti .
" Tapi kaki Sisi mah , ko tambah sakit ya? , aduh duh duh " aduny manja .
"sayang jangan banyak gerak dulu ... kaki kamu keseleo tadi pas jatuh ... ,mamah panggil kan dokter dulu yah kita bisa pulang kapan , mamah khawatir papah belum ngasih kabar karena handphone mamah jatuh tau dimana ? "
Sisi hanya mengikuti saran mamahnya ..
__ADS_1
"Ehmmm "deheman Arsya mengalihkan kedua wanita yang sedang berpelukan .
"Maaf tante saya pamit pulang , karena
masih banyak kerjaan ,tapi sebaiknya tante dan anak tante jagan dulu pulang karena masih belum benar benar pulih, sepertinya malah tambah bengkak ".Arsya berlalu meninggalkan ruangan Sisi.sebelum mendapatkan jawaban terima kasih dari Sisi.
********
Tiga bulan telah berlalu paska kejadian gempa bumi yang sedikit memakan korban dan banyak bangunan bangunan runtuh ,namun secepat mungkin bangunan kembali berdiri kokoh seperti sebelumnya ,
Aktifitas kembali normal
begitu pun dengan Sisi semenjak kejadian itu Sisi sedikit ada rasa takut dan traumanya sendiri jika berada di R.S
Arsya yang semenjak kejadian itu tidak pernah bertemu lagi dengan wanita yang pernah di tolong nya , dan sampai sekarang hubungan nya dengan sang adik belum juga membaik , Arsya tidak pernah pulang kerumahnya,lebih memilih tinggal di cafe ,alasannya hanya satu ,dia tak mau membuat suasana hati sang adik bertambah marah .sebisa mungkin Ar mengindari pertemuan langsung dengan sang adik ,namun tidak dengan bundanya,sesekali Ar menghubungi dan mengirim kebutuhan yang di perlukan bunda dan adiknya ,hanya seminggu sekali Ar memberi kabar dan bertanya kabar pada bunda nya
di bawah da nona Rania ingin bertemu dengan tuan bos ".dengan hati hati Dion mengatakannya .
" Biarkan dia masuk Dion ,,suara dingin sang Arsya.
kini Rania bersama Rio masuk ke dalam ruangan Arsya ..
yah semenjak hubungan nya dengan Rio terbongkar , Arsya tak pernah berhubungan langsung dengan Rania ,atau bertemu dengan Rania perasan marah dan kecewa masih terasa menyakitkan hati.
itu sebabnya sekarang Arsya bersikap dingin dan tidak pernah menebarkan senyuman manisnya lagi,entah kepada keluarga maupun pegawai pegawai di cafe nya .
__ADS_1
" selamet siang Ar.".. tak da jawaban hanya tatapan datar yang diberikan kepada pasangan baru itu .
tapi Rania paham dengan sikap yang Ar lakukan itu memang wajar .
" sebaiknya cepat katakan , waktu ku tak banyak"suara tegas Ar.sekuat hati Ar menahan amarah nya.
"kami ke sini mau memberikan nie Ar? dengan tenang nya Rania memberikan undangan pernikahan nya dengan Rio , secepat mungkin Ar menetralkan emosi yang seakan akan tak bisa di tahannya .
"kalo tak ada lagi yang mau di bicarakan sebaiknya anda keluar ,dan satu lagi jangan khawatir saya pasti datang " ucapnya dengan formalnya Arsya mengatakan itu pada sang mantan .
tak bisa di pungkiri perasaan bersalah pasti ada ,Rania tau ini begitu menyakitkan Arsya,tak ada alasan Rania menolak Rio yang bersedia menikahinya ,karena memang benar mungkin Rio adalah Jodohnya yang tepat untuknya .
" maaf .. satu ucapan nyaris membuat hati Arsya kembali terluka,sebelum ucapan Rania berlanjut Ar sudah memotongnya dengan kata kata yang cukup kejam .
"SEBAIKNYA KALIAN KELUAR"
bersambung
vote
like
komen ..
terima kasih
__ADS_1
,