Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 86


__ADS_3

kembalinya Sang mantan suami ke tanah air membuat hati Sang wanita menjadi bahagia ,dia akan berjanji akan menjadi wanita yang lebih baik lagi,dia masih menyimpan rasa itu untuk sang mantan meski kini dia sudah hidup berama keluarga kecilnya ,ada rasa tidak rela jika Azzam melupakan nya begitu saja .


" aku harus pergi ke rumah bunda ,tunggu tunggu,kira kira Rudi sudah sampe belum yah di Bandung pokoknya aku gak mau dia mengetahui rencana aku " gumam nya .


meski tak ada cinta namun putrinya masih membutuhkan sosok ayah di sampingnya .meski dia terpaksa menerima pernikahan ini di hatinya hanya ada Azzam seorang .


" mas Azzam tunggu aku mas "ucapnya saat mendatangi rumah bunda Sisi yang tidak jauh dari tempat ia bekerja .


" Assalamualaikum ... tanpa menunggu orang mempersilahkan masuk Zahra langsung menghampiri Azzam dan keluarganya yang sedang melaksanakan makan malam nya .


" waalaikumsalam .. suara serempak dan begitu stoknya Azzam kembali merasakan sakit melihat Zahra yang kini melepaskan hijabnya dan berlari memeluknya seperti wanita tidak tau diri .


" lepas za " ucap Azzam dingin dan mendorong tubuh za .


" mas ,aku kangen mas ,aku sudah lama menantikan waktu ini dan kamu kenapa seperti ini mas " ucapan Zahra membuat hati wanita yang di samping nya sakit hati dan merasa cemburu .


" tutup mulutmu za ,aku dan kau sudah lama bercerai dan perlu kamu tahu aku dan Sifa sudah menikah dan bukan hanya itu sebentar lagi kami akan menjadi orang tua za ,jadi tolong hargai perasaan kami ,kami mohon jangan ganggu kebahagian kami za ,fokuslah dengan keluarga mu ,kami sudah memafkan semuanya tapi tidak untuk berhubungan baik seperti semula maaf " setelah mengucapkan itu sifa yang sedari tertunduk di kagetkan dengan tubuhnya tiba tiba melayang karena Azzam menggendongnya dan itu membuat hatinya semakin yakin jika Azzam benar benar sudah menerimanya saat ini .


" maafin suami mu ini yah ,masih membuatmu meneteskan air mata mu ."ucapnya saat sudah tiba di dalam kamar .


" bee perlu kamu tau ,aku beruntung memiliki rasa ini, kamu mau menerima aku si gadis centil dan manja "

__ADS_1


" cukup sayang kamu adalah belahan jiwa ku, untuk saat ini nanti dan seterusnya aku gak mau yang lain ,kamu harus percaya ok ,di hati ini sudah penuh dengan namamu " ucapan manis Azzam membuat hati Sifa kembali berbunga bunga dan tanpa komando Sifa mengecup kedua pipi sang suami ,mencoba membaringkan tubuhnya di atas tubuh sang suami entah kenapa dia menginginkan nya saat ini .


" sayang..... lengkungan keduanya menggema kamar yang sudah menjadi saksi pergulatan pertamanya di kamar sang suami .


" beby tak apa kah ? " Azzam mengelus perut sang istri dengan lembut dia tak mau perbuatan yang membuatnya bahagia itu mencelakai kedua janinnya .


" baik baik saja pipi ku yang ganteng maksimal " jawaban sang istri memebuat Azzam tak mau melepaskan pelukan nya .


" bicara jika aku menyakitimu sayang ku "


" hemm ,aku lelah bee ,aku boleh makan malam di kamar? "


" untukmu akan ku lakukan " tak henti henti Azzam membelai rambut panjang sang istri .


" maaf zahra ,bunda tak mau kamu berada di sini ,ingat suami dan anak mu menunggu mu "


" aku masih mau menanti kehadiran suamiku bun "


" Azzam bukan suamimu lagi " teriakan sang suami membuat suasana rumah Ar kembali heboh .


"mas Rudi ,,vei " lirih Zahra .

__ADS_1


" sudah cukup aku bersabar dengan sikap cuekmu pada Anak kita ,aku harap kamu mau kembali pulang dengan ku Za " mohon nya .


" tapi suamiku itu Mas Azzam mas ,dan kau hanya masa lalu ku ," teriak nya sehingga membuat seseorang mengepalkan tangan dan tak terima jika dia menyebutnya sebagai suaminya .


" cukup zahra... , rudi bawa istrimu sekarang aku sudah menikah dan tidak mau istriku mengalami stres karena dia sedang mengandung anak anakku " permintaan Azzam begitu menyakitkan Zahra dan membuat hati Rudi sedikit bahagia karena ia pikir Azzam akan merebut sang wanitanya kembali .


" aku akan membawa istriku pergi ,terima kasih Zam ,jaga baik baik keluargamu juga zam ,aku pamit " dengan cepat dia menggendong vie dan menarik tangan Zahra dengan kasar .


"lepass berngsek " meski meronta namun Rudi tetap membawa istrinya untuk pulang .


"pipi kenapa wajahmu terlihat masam sih "tanya Sifa.


" gak sayang ,tadi habis ngusir belatung "


" oh ,trus belatungnya sudah pergi kah"?


" sudah dong ,suaminya sendiri yang bawa ".


" sini makanannya pi"


" sepertinya sudah laper berat yah anak anak pipi " dengan telaten Azzam menyuapi sang istri yang sudah terlihat bersih dan cantik ,karena Sifa sudah membersihkan diri agar bisa tidur nyenyak setelahnya .

__ADS_1


bersambung


lanjut gak yah ..


__ADS_2