Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 94


__ADS_3

waktu yang di tunggu tunggu kini telah tiba ,meski awalnya ayah Ar sempat meragukan kesungguhan Geri namun dia sudah melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana ia memperlakukan begitu baik pada sang putrinya dan tidak ada alasan lagi untuk menolak menjadikan nya menantu .


pernikhan Zura akan segera di mulai .


" sayang kamu cantik sekali nak , bunda bangga padamu nak " ucap seorang ibu yang melihat penampilan sang putri dengan balutan kebaya yang sederhana namun terlihat anggun dengan hijab semakin terpancar kecantikan nya .


" bunda , zura cantik karena bunda juga cantik loh ,udah yah bunda gak usah nangis nanti aku bisa nangis juga '' ucapnya seraya menghapus air mata sang bunda yang lolos begitu saja .


'" air mata bunda kali ini air mata bahagia nak , ternyata bunda sudah mau punya menantu dua saja yah " ucapnya


semntara itu wajah tegang begitu tampak di wajah tampan nya siapa lagi kalo bukan wajah sang mempelai laki laki yang sedang menjabat tangan ayah mertuanya uantuk melaksanankan ijab .


" rilex aja jangan tegang banget Ger " ucap Azzam yang mengerti perasaan calon adik iparnya .


" hem iya bang , do'akan aku bang " jwabnya sedkit tenang .


" sip "


" Sah " seru semua orang dengan hikmat doapun di panjatkan dengan suasanya sudah lebih tenang .

__ADS_1


" ayo sayang suamimu sudah menanti di bawah " dengan hati hati Sifa dan Sisi membawa sang pengantin untuk di serahkan kepada sang pengantin laki lakinya .


" cantik " ucapan itu lolos begitu saja dari mulut sang pengantin ,


" ayo sambut ka ,itu kaka Zura udah sampai " perkataan sang adik membuyarkan lamunan sang kakak.


" Assalamualaikum wahai istriku yang cantik oh zuyaku " sambutan itu sontak membuat orang orang di sekitar menjadi senang .


" waalaikum salam suamiku yang tampan " balasnya meski ragu ragu karena masih sedikit malu namun Zura menyambut nya dengan romantis pula .


pesta sederhanapun berlanjut ,banyak sanak saudara dan sahabat terdekat nampak menghadiri acara sakral itu dengan suka cita , ibu mertua yang tak henti hentinya tersenyum , ada perasaan kelegaan secara putra yang dulu berprilaku mines jauh dari kata baik , menjadi laki laki yang akan bertanggung jawab ,ia bersyukur zura yang menjadi istri sang putra ,yang memberi dampak positip kepadanya .


" mamah bahgaia pah, Geri sudah menikah semoga bahagia terus yah pah ,dan semoga Zura bisa memberikan kita cucu yang banyak , mamah udah gak sabar loh pengen punya cucu yang cantik dan tampan .


" Amiin ,semoga , papah pun bahgia mah ,mereka harapan kita mereka kebahagiaan keluarga kita mah ,papah yakin Geri akan bahgia terus" .


" selamat yah pak Geri , semoga kalian bisa menjadi keluarga samawa ' ucap sang wanita yang tak lain adalah pengemar rahasia Geri selama ini .


sementara itu ada ketegagang di atas pelaminan ya.. seorang wanita yang tiba tiba memberikan selamat dan mencoba memeluk geri dengan tak tau malu .namun tak bisa di elak oleh nya .

__ADS_1


" monik lepas .. " ucapnya sambil melihat stuasi yang begitu horor.dimana ibu mertua dan ayah mertuanya begitu syok melihat tamu undangan yang tiba tiba memeluk Geri .


" sory yah Ger , aku hanya melakukan ini seperti kita dulu kan, aku mau ucapain selamat yah .. ini istrimu aku juga kenal ko jangan takut yah Zura kita memang dulu fatner kamar " bisiknya saat mengatakan itu kepada Zurra yang membuat hatinya sedikit perih .


" ok , maaf itu kan dulu tapi sekarang akulah istrinya jadi singkirkan tangan kotormu di tubuh suamiku " teriak zura seraya mendorong tubuh yang masih mencoba menempel di tubuh sang suami .


" aw.. kamu kasar banget sih ra, liat Ger dia menyakitiku " adunya manja .


dengan sigaf Geri memerintahkan pengawalnya agar membawa monik keluar dan tak ingin sang istri lebih kecewa lagi padanya .


setelah kejadian yang tidak mengenakan itu terjadi , suasana tampak tenang dan semakin ramai dengan pengunjung lain nya yang mengucapkan selamat kepada keduanya .


" pi ,gendong Kia dong , nie anak lama lama berat pi " ucap manja Sifa .


" sini mi, pipi juga kangen nie ama si cantik dan si gemoy pipi ni" ucapnya sambil membawa sang putri montok kepangkuan nya , kini putra dan putrinya sudah berusia 5 bulan .


" pi mimi ke kamar lagi yah sus Dian tadi lagi makan jadi aku mau tungguin Abang nya kia dulu " yang di anggukin sang suami .


Sifa perlahan menaiki tangga dan kembali kekamar sang anak namun tiba tiba

__ADS_1


ceklek ...


__ADS_2