
mobil Ar berhenti tepat di halaman rumah Sisi, dengan rasa sedikit takut ,membuat Sisi paham dengan perasaan suaminya ,
"mas kenapa ko pucat, mukanya ,mas takut , warga disini baik ko ,mereka sudah di beri pengertian sayang , lihat tidak da siapa siapa kan , cuman ada bu dijah saja di dalam rumah " Sisi merasa bersalah karena secara tidak langsung sudah membuat suaminya terluka dan sedikit trauma ,
" maaf ,mas hanya khawatir saja ,baiklah ayo sayang , mamah sisi yang sudah samapi lebih dulu , menyiapkan tempat agar tidur dan menyiapkan makanan yang sudah di masak bu dijah .
" ayo masuk mas ,maaf rumah kami tidak begitu besar , yang penting nyaman ya,
"iya sayang ,maafkan mas , belum menjadi suami baik".
"sudah ngobrol nya nanti lagi ,Ar kamu sebaiknya makan dan minum obat ,terus istirahat ya,mamah gak mau punya menantu sakit he he he dengan sedikit becanda,
" siap mah ,Ar pasti sembuh .
"Dion kamu tidur di kamar tamu yang di sebal sini yah , maaf kamarnya tidak luas ,
" tidak apa tante ini sudah lebih dari cukup"
"yasudah yu kita makan mumpung masih anget".
" kang soleh kemana tidak ikut makan mah ?"
" dia dan bu dijah pamit pulang ".
" oh "
suasana makan begitu hikmat , dan tak da seorangpun berbicara .
*****
" Dion bisa minta tolong ,ambilkan koper di mobil ? ,sebab baju gue udah kotor banget ni.
" siap , wih gak nyangka lo berpetualang ampe jauh gini .
" sudah jangan meledek saja ,buruan gue udah gerah ni"
"iya bawel "
" sayang mas mandi ya , nanti mas mau di peluk kamu ,mas kangen pengen di peluk peluk " dengan mata genitnya Ar sambil melangkah ke kamar mandi ,, yang terletak di dapur .
" mas mesum ,,, teriaknya ".
__ADS_1
beberapa menit Ar telah menyelesaikan mandinya , dan menghampiri Sisi yang sudah berbaring dengan posisi miring .
" sayang nya mas , mas gak suka di belakangi , mas suka di peluk , ayo sayang dengan perlahan Sisi berbalik dan memeluk Ar .
" maaf mas aku hanya mencari kenyamanan ,soalnya selama hamil besar Sisi susah tidur jadi harus nyari posisi nyaman .
mendengar penjelas Sisi ,Ar begitu tidak peka , dia menyangka jika Sisi masih marah ," maaf mas tidak tau , sini mas pijit biyar nyaman , sini kaki kamu luruskan , Ar mengubah posisinya menjadi duduk dan memberi pijatan pada kaki istrinya yang sedikit membengkak .
" maksih sayang sudah mempertahankan anak mas, mas gak mau terjadi apa apa lagi , kamu harus sehat ".
" pasti sayang ,Sisi seneng ko bisa hamil anak mas , cuman baru kali ini mereka sering bergerak , mungkin mereka senang sudah ketemu sama ayahnya yang ganteng, he he canda tawa Sisi dan Ar terdengar begitu menyejukkan hati mamah Sisi yang tak sengaja di balik pintu,dan mamah Sisi bersyukur Sisi sudah kembali ceria,
sesat hening ,hening
pijatan sang suami, membuat Sisi tampak begitu nyaman dan tak terasa mata nya kini terpejam ,sedangkan Ar menatap perut Yang begitu besar merasa takjub .
" sayang sayangnya Ayah ,jangan nakal lagi yah ,biarkan bunda tidur yah , kalian tenang saja ayah selalu ada buat kalian, dengan mata berkaca kaca Ar terus mengusapkan lembut pada perut istrinya sehingga dia merasakan gerakan dari dalam ,
" loh loh loh ... ko malah pada main sih sayang sekarang kalian ikut bobo juga yah, ayah temenin ok .dengan cepat Ar memeluk istrinya dari belakang karena dia tidak mau membuat Sisi tak nyaman .
******
Pagi pun tiba , Ar yang sudah rapi dan Sisi sedang menikmati udara segar di pagi hari ,mereka berjalan di halaman rumah,yang begitu asri , karna udara pagi bagus untuk kesehatan,Sisi melepaskan sandal dan berjalan pelan pelan mengelilingi halaman depan , Ar yang menemani begitu bahagia, bisa menyaksikan momen ini .
" ok ,sini tangan mu ,mas gak mau jauh jauh dari kamu".
"sini sandalnya mas bawain , mas gak tega liat nya ".
" nie mas , dengan senang hati ".dengan riang nya Sisi memberikan sendal.
para warga yang melihat momen itu begitu bahagia ,sisi yang di kenal gadis baik hati dan pekerja keras membuat semua warga menyukai sisi. mereka juga sudah mengerti keadaan rumah tangga nya .
" neng Sisi makin cantik saja , ema jadi pengen muda lagi ,pengen hamil terus di temenin jalan sama suami ,he he he suara ketawanya para ibu ibu membuat Sisi ikutan tertawa...
" ema iroh ,meskipun mak iroh masih muda dan lagi hamil emang kang jupri mau gandeng ema kaya gitu ,bu Sarmah menimpali candaan ema iroh .
"iya juga yah "
dan seketika itu semua tertawa ,tak terkecuali Ar dan Sisi .
" kalo gitu kita duluan yah ibu ibu"
__ADS_1
" iya neng cantik , hati hati yah ... "
" sayang mereka baik baik yah ,mas jadi betah di sini ."
" mas.... serius mau tinggal di sini ".
" mas gak mau tinggal terpisah lagi sayang, mas gak sanggup ",tak terasa air mata menetes ,
" uluh uluh uluh ,,, ayah ko nangis si. iya aku pun sama ,tak mau tinggal berjauhan ,apalagi anak anak kita sebentar lagi akan lahir ",sisi memeluk lengan sang suami dan melanjutkan perjalanan pagi ini.
" mas serius sayang dan mas dukung jika kamu mau tinggal di sini ".
sejenak Sisi berhenti melangkah dan menatap Ar begitu intens.
" sayang ,mas ku yang ganteng , Sisi siap ko jika harus kembali ke rumah kita,tapi dengan syarat mas gak boleh deket sama sembarang wanita ,mau menerima persyaratan aku gak ?"
" janji sayang , mas akan turuti kemauan sang ratu mas ,yang cantik.tapu kita sebaiknya bicarakan ini dengan mamah dulu ya,
" iya dong ,pokonya mamah harus ikut kita " ,dan setelah perdebatan yang cukup panjang mereka melanjutkan jalan kembali ,
*******
" neng Sisi ,mau tinggal di kota lagi? dengan hati sedih Sisi mengatakan rencana Nya untuk kembali ke kota suatu saat nanti,
" iya bu ,secara Sisi harus ikut kemana suami Sisi tinggal ,tapi jika ibu mau ibu ikut Sisi dan bekerja di rumah sisi , sekalian kang soleh juga , gimana mas ,sejenak Sisi meminta persetujuan suami .
" boleh sayang asalkan ibu dijah mau tinggal sama kita , pokonya mas ngikut saja ".
" beneran neng , aduh kalo gitu ibu dijah mau atuh, pasti kang soleh mah setuju aja secara bu kan emang udah janji mau jagain dede bayi nya eneng, Bu dijah begitu antusias,
" terima kasih yah bu dijah ,selama ini selalu menjaga Sisi istri saya ,dan menjaga kedua malaikat saya,semoga kang soleh menyetujui rencana kita ".
tiba tiba.....
" tidak bisa "...
bersambung
like
vote
__ADS_1
komen
dukung terus karya pertama ku ya.