
1 tahun berlalu , kehidupan rumah tangga Sisi dan Ar sedang mengalami fase jenuh karena sampai saat ini Sisi belum juga hamil ,
" sayang ,,ko diem aja si... kenapa ? sisi bertanya pada Ar yang akhir akhir ini begitu dingin padanya .
" tidak papa, aku lelah mau istirahat saja ,berlalu meninggalkan Sisi yang masih di ruang tamu .
"ada apa lagi sih ini .kebiasaan suka pergi tanpa penjelasan " gumamnya dalam hati .
" mas kamu marah karena aku belum hamil ya ? Ar pura pura tidak mendengar , dia memilih memejamkan matanya.sepertinya Ar lelah dengan pekerjaan dan keinginan nya memiliki anak .
" aku juga mau mas punya anak , tapi yah mungkin belum waktunya ,mas jangan cuekin aku kaya gini mas ". ucapnya lirih .
" sebaiknya kamu istirahat saja , aku lelah . suara dingin yang sering Ar keluarkan akhir akhir ini .membuat hati sisi sedih .
keheningan , dan ke canggungan membuat hati Sisi berpikir apa Ar sudah bosan dengan pernikahan yang baru saja 1 tahun mereka jalanin.
keesokan harinya Sisi sedikit pusing ,mungkin efek lelah bekerja dan lelah berpikir , keadaan rumah tangganya yang semakin hari semakin dingin ,tak ada perlakuan manis lagi .
" pusing banget nie kepala , mana ada Om Reza lagi bikin Bt banget ,pasti om mau nyerahin kerjaan lagu deh ,guamamnya . aduh Sisi semangat semangat kamu pasti kuat , semangat nya pada diri sendiri .
sedangkan Ar sudah pergi ke cafe tanpa menunggu Sisi entah kenpa dia begitu malas bertemu Sisi saat ini .
*
*
*
"abang... nie sarapan nya sudah siap.
" makasih Mel ,kamu tau aja kebiasaan abang kalo datang nya pagi pagi "ucapnya lembut,melda begitu senang mendapat pujian dari Ar .
"abang kenapa jadi sering berangkat sepagi ini ,ada masalah ? cerita sam mel " tanyanya lembut .
" gak tau sepertinya abang lagi malas lama lama di rumah , bawaan nya pengen marah terus . selalu emosi entahlah mel " jawabnya lemas .
" mungkin abang cuman lagi bosen aja . butuh liburan aja itu mah bang ,melda pura pura memberi saran yang baik untuk mencuri simpati Ar .
"maaf kerjaan aku banyak sekali , sepertinya belum bisa . Dion juga belum bisa datang ke cafe pusat ".jawabnya sedikit kesal .
" abang serahkan saja sama mel . mel bisa di andalkan " tawarnya .
Ar sejenak berpikir mungkin benar Sisi dan dia butuh liburan .
" ok maksih yah mel udah ngasih ide yang bagus ,semoga berhasil " ucapnya senang .
*
*
*
" kesel kesel kenapa gue ngasih ide konyol gitu ya. udah 1 tahun gue di sini masih belum juga dapetin mas Ar . gumam Melda.
*****
" Assalamualaikum Bunda .. suara lesu Sisi begitu masuk ke rumah bunda ..tak ada jawaban .
tak lama suara lembut itu terdengar
" wa'alaikumusalam ,ya ampun cantiknya bunda , Sisi ke sini ko tumben di jam kerja aad apa sayang ? ..tanyanya lebut .
" bun hik hik hik .. mas Ar sudah berubah ,sikap nya sekarang kasar Sisi bingung bun "sambil menangis di pelukan ibu mertuanya Sisi sudah gak kuat dengan masalah ini . sehingga dia juga tidak fokus dengan kerjaan nya . terpaksa dia serahkan urusan kepada om Alif asisten papahnya dulu .
__ADS_1
karena, om Reza barusan pamit , untuk menjalani pengobatan istrinya yang lama sakit kangker .
" yang sabar ya , bunda yakin mas mu gak akan lama marahnya , dia mungkin lagi lelah aja sayang, cup cup mantu bunda gak boleh nangis nanti jelek loh " ucapnya lembut , entah kenpa Sisi begitu melow dan gampang tersinggung .
" bunda gak tau aja Sisi di cuekin dua hari bunda , ". membuat sang mertua malah tersenyum gemas melihat Sisi menangis sambil ngoceh ngoceh gak jelas .
" gini aja kita bikin kue kesukaan Ar saja , nanti makan siang Sisi yang antar , dijamin bakalan Mas gantengnya Sisi gak marah lagi " saran nya pada sang mantu.
dengan mata berbinar Sisi kembali ceria , moodnya kembali baik lagi,membuat Sang bunda heran pada mantunya kali ini .
"ok bunda ayo .." ajaknya senang .
beberpa jam kemudian Ar yang masih sibuk dengan laporan laporan akhir bulan ini ,begitu menumpuk . membuatnya lupa waktu makan siang .
" abang nie makan siang nya . melda udah siapin . sibuk terus makan dong biar gak sakit , perhatian kecil melda membuat hati Ar sedih, berharap bukan melda yang perhatiin dia melainkan Sisi .
dengan senyum getir Ar menuruti perintah Melda , dan langsung memakan makanan Melda dengan lahap ,namun tiba tiba
" sayang .... .. suara melengking Sisi saat memasuki ruangan kerja Ar,dengan bibir menganga Sisi melihat posisi Ar yang duduk berhadapan dengan melda membuat hati dan pikiran Sisi kacau .
PLAK ...
"dasar cewe gatel , kenapa sih kamu cari kesempatan berduaan dengan suami gue " tamparan yang membuat Ar tak percaya Sisi menampar melda ,cuman gara gara melda nemenin dia makan .
"Sisi Anatasya .. cukup jaga ucapan mu " bentakan Ar membuat Melda menyunggingkan senyuman nya , dan bergumam .waktunya telah tiba .
"mas Ar kenpa membentak aku , kenpa mas ?apa mas juga suka sama dia "tuduh nya .
belum sempat Sisi meluapkan unek-unek di hatinya . tamparan hebat dari Ar membuat hatinya sakit , suaminya rela menamparnya demi membela wanita lain .
PLAK
"keluar dari ruangan saya. karena saya lelah dengan sikap kamu dan belum lagi sikap egois mu ,sekarang juga keluar" ucapnya tegas dengan suara dingin Ar berbicara pada Sisi tanpa melihatnya.
" maafkan sikap kekanak-kanakan sisi mel , sebaiknya kamu keluar " perintahnya pada Melda.
" iya bang " singkatnya .meski di tampar tetapi dia begitu puas dengan adegan tadi .
*****
" sial sial sial .... bisa bisanya Si melda cari perhatian " umpatnya sebenarnya Sisi mengetahui niat melda bekerja di cafe suaminya ,hanya ingin dekat dengan suaminya ,namun Sisi belum begitu ambil pusing , dia masih menjaga batasan nya .belum kelar masalah rumah tangganya.
tiba tiba da telpon masuk ...
" apa ... baik tunggu aku di kantor". secepatnya Sisi kembali ke kantornya .
" kenapa data data kantor bisa bocor , apa saja kerjaan kalian ini ? kemarahan Sisi kepada semua staf yang bersangkutan , emosi yang dia tahan sejak di cafe suaminya semakin bertambah .
" maaf bu sepertinya ada pihak yang curang di bagian keuangan , tapi sayang ,hari ini dia tidak masuk",dengan suara bergetar pak surya mengungkapkan nya .
" cepat cari pak Surya sekarang juga " .
rasa pusing di kepalanya semakin menjadi di saat pak surya di nyatakan kabur . di membawa sejumlah uang perusahaan begitu besar , sehingga perusaan Sisi menjadi pailit ,bahkan di ambang kehancuran .
******
waktu malam pun tiba di kediaman rumah Sisi ,seorang gadis cantik masih menangis di dalam pelukan sang mamah .merasa hari ini begitu melelahkan hati dan pikiran nya .sepertinya masalah mulai mengusik rumah tangga dan kelurganya .
" mamah sisi gak bisa menjaga amanah papah mah, sisi menangis di pelukan mamahnya , dia gak bisa merahasiakan masalah besar ini ,termasuk masalah kelurganya ,namun dia gak mau suaminya mengetahui kasus yang berat ini , dia sudah gak peduli hubungan rumah tangganya ,x ini yang di pikirkan keadaan mamah nya dan perusahaan nya .
" sayang jangan salahkan dirimu,semua ini sudah takdir , rezeki kita mempunyai perusahaan ini mungkin samapai di sini" ucapnya dengan hati yang sedikit kecewa namun dia tak mau egois ,dia harus menerima ini dengan ikhlas ,dan tidak mau membuatbuat sang putri makin sedih .
" mamah ikhlas jika rumah ini kita jual , untuk menggaji para pegawai . mamah gak mau mereka ikutan menderita" pungkasnya lagi .
__ADS_1
" tapi mah ,Sisi gak bisa jual rumah ini , banyak kenangan kita di sini mah " .
" kamu harus jual rumah ini demi kariawan papah dulu , mereka butuh upah sayang , jalan satu satunya dengan menjual rumah ini . mamah akan ikut om Reza ,papah pasti mengerti sayang " .nasehatnya pada sang putri .
"gak usah mah ,mamah ikut aku kita cari kos kosan saja , aku udah gak mau pulang ke apartemen mas Arsya.
terlalu sakit mah " lirihnya .merasa sesak jika harus tinggal dengan suami yang tak lagi menyayanginya .
mamah sisi yang sudah mengetahui masalah Sisi dan Ar hanya bisa pasrah ,dia tidak mau mencampuri urusan anaknya , karena mereka sudah dewasa.
" gimana kalo hasil jual rumah ini ,pertama urusan pegawai kelar kuta cari rumah kecil di pedesaan pasti murah gimana sayang " usul sang mamah .
" aku setuju mah, pasti seru aku bisa julan kue giman mamah dukung ku kan ? " ucapanya senang .
"mamah begitu bangga mempunyai putri sudah cantik pintar ,dan satu lagi kamu tidak lemah , kamu jagan sedih ya da mamah yang selalu da buat kamu ya sayang".sambil memeluk kembali tubuh putri nya yang terlihat tidak baik baik saja .
******
semenjak kejadian itu Sisi tidak pernah menghubungi Arsya , karena dia sudah begitu lelah dengan sikap nya yang masih kekanak-kanakan, merasa suaminya tidak peka jika istrinya tidak suka ada wanita lain di samping suaminya .
******
sebulan telah berlalu , kini Arsya masih di kota B dia masih butuh waktu , untuk menenangkan pikiran dan hatinya .
semenjak kejadian itu Ar belum pernah pulang ke apartemen nya ,dia langsung pergi ke cafe yang ada di kota B , tidak sekalipun Ar menghubunginya karena dia sengaja menonaktifkan no nya .
" Dion .. apa kamu sudah memiliki kekasih ?" tanyanya iseng .
" maaf tuan bos,saya belum kepikiran , setelah saya pikir pikir lebih baik saya jadi jomblo saja , bos sendiri pusing kan dengan hubungan rumah tangga bos"..
pernyataan Dion sedikit menampar hatinya .
"pergi dari hadapan ku , kalo masih berani meledek ".ucapnya kesal .
" maaf tuan bos, bukan nya bos cinta mati ya ,kenapa bos menghindar seperti ini . kalo menurut saya bos harus hadapin masalah ini dengan kepala dingin , jangan sampai Sisi pergi tinggalin bos".jawabnya santai tapi menusuk .
" tapi dia itu semakin manja ,kamu tau kan dia selalu berprilaku aneh ,cemburuan . aku pusing Dion . kesal Ar .
"wajar lah bos , sisi manja ama bos , secara bos kan Suaminya . kecuali dia manja sama saya baru bos pusing" .jawabnya .
jaeaban Dion membuat hati Ar panas dan hampir melayangkan pukulan ke wajah Dion ,yang langsung di tahannya.
" jangan coba coba ,lo manjain istri gue Dion " dengan suara lantang Ar mengingatkan .
" bos sabar bos, bos jangn cemburu , kan saya cuman ngomong , gak diperaktekan ,
sedangkan bos selama di cafe selalu berduaan dengan Melda , makan bareng , dan kadang lupa waktu , dan kurang perhatian sama Sisi , Wajar kalo sisi cemburu ,berarti Sisi itu cinta mati sama bos "ucapanya Dion pada tuan bosnya .merasa geram dengan sikaf yang di ambil bosnya ini malah menghindar .
Ar yang mendengar kata kata Dion begitu sesak , rasanya ucapan Dion membut Ar berfikir selam menikah hanya beberapa bulan saja bersikap manis dan romantis .
"kau benar Dion , sebaiknya aku pulang ".
pergi meninggalkan sang Asisiten andlan nya .
" kalo aku jadi tuan bos sih ogah ninggalin istri cantik di rumah sendirian "gumamnya pelan sehingga Ar tak mendengarnya.
bersambung.
like .
vote.
dan komen .
__ADS_1