Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 87


__ADS_3

"apa kamu tidak liat mereka sudah bahagia Za aku mohon kini saatnya kita menjalani hubungan dengan baik ,dan aku harap kamu mau menerima kami dalam hidupmu ,jangan pernah berharap untuk kembali pad Azzam ,camkan itu " suara tegas Rudi membuat hati Za semakin membencinya ,dia tidak terima jika Azzam bahagia dengan orang lain.


" aku tidak pernah berjanji pada siapapun mas ,aku hanya berjanji akan kembali merajut asmara dengan nya ,setelah aku melahirkan anak haram mu " teriakan za berhasil menghentikan langkah Rudi dan menghampiri istri sirinya dengan tatapan menusuk , sudah habis ksabaran nya selam ini kini Rudi kembali membawa sang putri yang sedang tertidur dan melangkah pergi tanpa sepatah katapun sehingga membuat hati za semakin marah . ,ternyata Rudi memerintahkan anak buahnya agar menyiapkan semua kebutuhan sang putri karena Rudi akan membawa Vie ke kota dimana Rudi sudah membuat rumah untuk sang putri meski tanpa sang istri di sampingnya ,dia akan memberi pelajaran berharga atas perbuatan Zahra selama ini .


" dasar aneh ,ngapain juga gue harus repot repot mencegah dia, paling dia bawa vie ke rumah mamah dan mengadu seperti yang sudah sudah ,dasar cowo pengecut " umpatnya . dan zahra kembali menatap wajahnya di cermin dan memikirkan rencana yang akan membuat Sifa merasa tidak di butuh kan lagi .


dengan senyum mengerikan berbagai rencana sudah Zahra pikirkan .


sementara itu ,kediaman Sisi sudah kembali menghangat setelah mengetahui jika Sifa mengandung anak kembar , Ar maupun sisi begitu bahagia .


" sayang jangan cape cape yah,aku gak mau kamu dan beby nya kesakitan ," perhatian Azzam begitu manis sehingga Ar melihat nya begitu bangga dia tidak menyangka sang putra akan lebih dewasa setelah menikah dengan Sifa putri sahabatnya dulu ,meski perjodohan dulu mereka tolak namun takdir yang menyatukan nya setelah beberapa bulan Azzam bertemu kembali dengan Sifa ternyata Sifa dalam keadaan terpuruk setelah kejadian pelecehan itu ,namun Azzam meyakinkan bahwa dia akan baik baik saja dengan adanya dirinya ,ternyata usaha tak pernah meng hianati hasil, kini Azzam menikahi Sifa dengan adanya benih benih cinta yang tak terasa mereka rasakan kembali .


" bunda ,sifa ingin rujak yang pedas boleh? dengan hati hati Sifa mengatakan itu dia merasa takut jika Azzam melarangnya .

__ADS_1


" benarkah ,kamu sepertinya sedang mengidam nak ,bunda bikinkan mau ? " dengan antusias dia ingin melakukan itu pada sang menantu karena dulu ia pun merasakan apa yang Sifa rasakan saat ini .menginginkan rujak di saat hamil muda ,dengan sorot mata yang tajam Ar maupun Azzam merasa ini sudah malam kenapa bunda mau membuat rujak.


" tidak boleh " tanpa mereka sadari Ar dan Azzam melarang permintaan Sifa .


" kenapa tidak boleh pi?,kan aku maunya rujak titik "dengan hati kesal Sifa meninggalkan ketiganya di halaman depan


" kamu sih ,itu wajar sayang ,ibu hamil itu maunya yang seger seger ,kamu mau anak anak mu ngeces saat lahir " dengan santai Sisi meninggalkan ayah dan anaknya .


"yah aku gak mau anak anakku ileran pokonya bunda harus bikin rujak untuk Sifa ," dengan Cepat Ar mengejar sang istri untuk membantu nya,karena ini permintaan cucu cucunya .


" ayah ko lari sih tunggu aku " dengan cepat Azzam mengejar sang ayah yang akan membujuk bunda .


" bunda , tolong buatkan Sifa rujak yah " dengan mata sendu Azzam memeohon karena sudah Satu jam Ar merayu namun masih tak bergerak .

__ADS_1


" baiklah dengan senang hati ,bunda gak tega liat matamu begitu sakit melihat mata ini jika meengeluarkan air mata lagi nak " pernayataan bunda berhasil membuat Azzam kembali memeluk sang bunda yang selalu mengerti dia .


"bunda gak sayang ayah ,bunda curang tadi gak mau saat ayah bujuk ,eeeh giliran Azzam memohon bunda langsung ok ,ayah sedih bunda gak sayang ayah lagi " Ar pura pura merajuk dan itu membuat muka sang suami semakin lucu .


" uluh uluh yayah ganteng cemburu yah ,gimana kalo kita semua yang membuat rujak untuk Sifa gimana ide nya mau gak membantu bunda " dengan cepat Ar dan Azzam menyetujuinya karena mereka ingin Sifa kembali ceria .


"hik hik hik ,pipi Azzam tega banget sih ,,, huaaak rujakk oh rujakkk "terikanya dan tanpa Sifa tau Azzam dan kedua orang tuanya sudah menyiapkan rujak di dapur .


beberpa menit berlalu kini rujak nya sudah selesai kini mereka memasuki ruangan dimana sang ratu nya sedang menanti


" sayang ko tidur ,ini rujak nya sudah jadi"


bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2