Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 79


__ADS_3

sudah beberapa hari Safa menginap di kediaman Ar dan Sisi ,terlihat wajah Azam begitu kesal saat semua orang menyayangi Safa ,selam ini mobil Safa du tangani oleh kang soleh yang sudah cukup hebat dalam perbengkelan . mesk' tidak membuka bengkel namun ia sudah paham jika hanya masalah kecil . karena kang soleh tetap menjadi kaki tangan Ar di keluarga Ar dan Sisi.


" bunda Abang hari ini sudah siap berangkat dan kebetulan Rere sudah menumpuk kerjaan saat ini " keluhnya saat berpamitan .dengan lembut Sisi hanya bisa berdoa agar sang putra bisa kembali bekerja di kota nya atau di jakarta ,karena perusahaan yang di bangun Azam saat ini terlalu jauh . tidak bisa pulang setiap saat .


" hati hati nak ,o iyah ini kue bikinan Safa jangan lupa di makan yah, enak lo bang " dengan menyodorkan satu toples brownis kering niat hati ingin menolak ,namun sang bunda sudah terlebih dahulu memasukannya ke dalam mobil .


" bun kapan wanita itu pergi dari rumah kita " tanyanya heran


" kenapa nak ,ayah liat dia wanita baik dan sopan meski sedikit manja pada bundamu " bukan maksud Ar menjawab pertanyaan sang putra namun hanya ingin tau alasan apa Azam bisa sebenci itu pada wanita yang begitu baik di matanya .


" aku tidak suka dia berada di kelurga kita ,apa tidak sebaiknya dia pergi yah ,bun? " ucapnya lirih .


" sudah sudah tidak baik membicarakan orang lain ,sebaiknya abang berangkatlah keburu macet " lerai sang bunda .


" baiklah ayah ,bun aku berangkat Assalamualaikum " teriaknya saat menancapkan gas .


" abaaaaang..... , bunda ko abang berangkat gak pamit zura " ucapnya kesal .


" o iyah ,dia kayanya lupa de " ledek sang ayah .


" iiiiih aku benci abang ,suka suka dia pergi selalu ngumpet ngumpet dari aku " cibirnya karena Azam memang sengaja pergi tanpa pamit sang adik karena si kembaran nya itu pasti nangis kalo sudah di tinggal oleh nya .


" ayah ... iih bunda ayo kita masuk jangan ajak ayah "dengan gemas Sisi mencubit pipi sang putri meski sudah dewasa namun Sisi memperlakukan keduanya seperti masih kecil dulu .


pemandangan itu tak luput dari pandangan Safa yang tanpa di duga lelehan air mata membasahi kedua pipinya ,merasakan kerinduan pada maminya semakin besar .


" andai mami masih ada ,papi pasti sayang padaku " gumamnya pelan .


*


*

__ADS_1


*


" apa yang harus aku lakukan lagi ,,aku sudah menikah dengan mu dan anak kita pasti bahagia hidup dengan orang tua lengkap ,sedangkan aku tidak tau nasib Safa sekarang dan apa reaksinya jika dia tau kita sudah menikah " ucapan Rio membuat hati Cela emosi ,kenapa hanya perasaan Safa yang suaminya pikirkan .


" aku lelah sebaiknya kau pulang dan jaga baik baik kandungan ini ,aku tidak mau kau kenapa napa " titahnya meski sudah menikah dengan Cella tak bisa ia sembunyikan betapa hancurnya dia saat mengetahui cella hamil anaknya hanya karena satu malam .


"aku tidak memintamu mati di hadapan ku ,aku hanya meminta kamu lupakan gadis kecil itu hiduplah bahagia dengan ku dan anak kita ,maka keselamatan safa menjadi aman .


"aaaahh aku tidak tau kenapa hidupku sial seperti ini ,di cintai oleh wanita iblis sepertimu "dengan tegasnya Rio mengucapkan kata kata iblis di depan cella.


" ha ha ha ha ,aku tak suka jika milikku di ambil orang ,sebab dari itu lepaskan gadis kecil mu itu ,kalo tidak tunggu saja kabar buruk darinya " dengan seringai licik cella memanfaatkan kandungan nya demi ambisi mebalaskan dendam itu .


deg


tak jauh dari ruangan itu Dion mengepalkan tangan nya dan ingin rasanya ia marah ,namun ia tahan karena dia tak ingin putrinya dalam bahaya .


" dasar wanita iblis ,aku tidak akan biarkan kalian menyakiti putriku " gumamnya pada diri sendiri lalu meninggalkan perusahaan Rio .niat hati ingin menanyakan sang putri pada Rio namun Ternyata ia mendapatkan berita yang memebuat hati Dion memanas .


"aaaaaaaaaakkkh... sialan ,wanita iblis awas saja jika putriku kau sakiti , kita liat saja ku habisi kau "ada rasa sesal ada diri Dion dia selalu menyalahkan sang putri saat melda meninggal dalam kecelakaan demi menyelamatkan sang putri. namun ia berjanji akan mencari safa dimana pun ia berada .


" maafkan papi nak ,maafkan papi mu yang bodoh ini ,selalu menyalakan mu padahal semua itu mami hanya melindungi mu , maafkan papi ,papi janji akan melindungi mu saat ini papi akan cari kamu nak " dengan tekad nya kali ini tidak mau menyakiti sang putrinya .


" sepertinya aku butuh bantuan tuan bos, aahhh , sudah berapa tahun aku tidak mendengar kabarnya , aku kelamaan tinggal di sumatra sehingga lupa pulang"selain meminta bantuan jauh dari hati Dion begitu merindukan sahabatnya itu .


*


*


*


" mas di depan ada yang ketuk pintu ,kira kira siapa yah malam malam bertamu ?setau Sisi tak ada yang berani bertamu malam malam selain keluarganya .

__ADS_1


"ayo kita liat sama sama " ajak Ar karena tidak mungkin Denis karena Denis akan ke tempatnya bulan besok yang akan membawa bunda untuk tinggal di rumahnya .


"selamat malam tuan bos "dengan raut bahagia Dion menatap wajah yang sudah lama ia rindukan dia sadar semenjak pernikahan nya dengan melda dia memutuskan tinggal di luar pulau jawa .


" Dion " begitupun Ar masih kenal suara dan wajah sang mantan asisten nya dulu ,dia begitu bahagia bisa di pertemukan kembali dengan nya .


" apa kabar tuan bos ,sudah tua masih ganteng saja " ledeknya karena jujur melihat penampilan Ar meski sudah tua dia tampak masih tampan ,meski menggunakan kaca mata .


" ayo masuk ,sayang persiapkan jamuan untuk tamu agung kita kali ini " titahnya Ar pada sang istri .


" ok mas ,Dion duduklah aku tau kau sepertinya sudah lelah dan terlihat sudah lapar dan haus kan " ledeknya .


" nyonya Sisi bisa saja " balasnya


" ayah ,siapa om ini ? tanya zura saat mengambil leptop nya di ruang tamu .


" kamu ko lupa dia om Dion yang sering main dengan mu "zura menghampiri dan menyalami tangan Dion .


"Tuan bos ini si kembar ? " tanyanya takjub betapa cantik dan anggun putri Ar ini .


"hay om ,aku zura,maafbakubsedikit lupa ,silahkan di lanjut zura mau ambil ini " ucapnya lembut


" apa safa sudah tidur sayang ,bunda ko gak liat dia makan " pertanyaan Sisi memebuat hati Dion kaget karena menyebut nama seperti nama putrinya .


deg


"safa " mendengar nama safa Dion merasa aneh ,dan berpikir apa safa yang sisi sebut adalah safa putrinya .


bersambung


maaf kalo banyak tipo .. harap di maklum .. lanjut yah insya Allah bakaln tamat dengan ending yang di inginkan .

__ADS_1


__ADS_2